
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
.
author POV
" Nara..!!"
pekik Rama ,mata yg mulai merah dan rahang yg mengeras
" lepasin Nara....!!!" geram Rama ,melihat Nara dengan mata tertutup nya sudah ada dalam gendongan Kenzi .
Kenzi tersenyum meremehkan " loe minta gue lepasin Nara ,,,,jangan harap....kalo seandainya loe bisa jaga pacar loe lebih baik lagi , Nara ga akan ada di tangan gue sekarang...." ucapan Kenzi semakin membuat Rama geram ,entah sejak kapan Nara merasa tubuhnya berat dan pandangan nya menjadi gelap namun saat ia tidak merasakan apa-apa lagi ,tubuhnya tidak terjatuh ke lantai.
" apa yang loe lakuin sama Nara ??,,,kalo sampai gue tau loe ngapa ngapain Nara jangan harap ada hari esok buat loe...."
Rama mengambil alih paksa Nara dari gendongan Kenzi dibantu Gilang ...lalu membawa Nara ke UKS terlebih dahulu ,untung saja petugas UKS belum pulang.
" ya Allah Nara...kamu kenapa ???" Rama membaringkan Nara di kasur UKS
Rama menyentuh kening Nara " panas Lang....." ia mendongak ke arah Gilang....
" Nara sepertinya sakit....mungkin karena kelelahan ia pingsan " ucap petugas UKS sambil melakukan tindakan mengusapkan minyak kayu putih
" Ram....kasian Nara kalo sampe diantar cuma pake motor ....angin ..."
Rama mengangguk mengiyakan pernyataan Gilang. " Lang boleh minta tolong ??" lalu Rama berbisik pada Gilang tak lama Gilang pun keluar ke arah warung kopi lalu pulang menggunakan motor Rama ...
POV end
penciuman ku terasa panas ,sayup sayup terdengar suara seseorang yg mencoba membangunkan ku ,mataku mengerjap beberapa kali menghalangi silau lampu di ruangan UKS.
" Alhamdulillah..... Ra....." kini jelas terlihat Rama yg menaruh minyak kayu putih di nakas samping ranjang ,rupanya panas yg kurasakan dari minyak kayu putih yg Rama taruh di depan hidungku
aku melihat sekeliling bukan kelas ku " Rama..."
" ini di UKS Ra....kamu kenapa ? sakit ???" tanya Rama terlihat khawatir ,namun aku hanya menunduk tak menjawab terakhir yg kupikirkan adalah rasa bimbang terhadap Rama dan hubungan ini .
" handphone kamu ko ga aktif ?? "
" aku ga apa-apa cuman pusing aja....aku mau pulang..." jawabku yg mencoba turun dari ranjang.
" sebentar aku bantu..." Rama membantuku turun
" mau digendong ???" tanya Rama yg melihatku masih terlihat lemas..aku menggeleng " aku berat loh..."
Rama menggeleng " syukur kalau sadar ....berat kamu berapa sih tanganku sampe kebas gendong kamu...??" goda Rama..
rupanya saat aku tak sadar tadi Rama lah yg membawaku ke ruang UKS " suruh siapa gendong???aku ga minta kamu gendong aku..???" ucapku memberengut sambil menepuk bahunya pelan
" sama sama " kekehnya
" lagian kalo kamu ga kugendong cara bawa kamu kesini gimana ??di gelindingin....??" tanya nya ,memang benar juga sih
" ihh nyebelin...." aku menepuk bahunya lagi
" udah bisa mukul berarti sakitnya ga parah ,,,,kalo sakit tuh bilang...kenapa harus maksain sekolah ???" tanya Rama yg kini membawaku keluar ruang UKS .
" aku ga papa Ram..." ucapku datar ,dari parkiran Gilang turun dari mobil
" Ram... " panggil Gilang.
" happp..." Gilang melempar kunci mobil yg langsung ditangkap Rama
" ya udah kalo gitu gue duluan Ram..." diangguki Rama
tapi Rama tidak mendengarku ,ia memasukkan ku ke bangku samping pengemudi dan memasangkan seatbelt...
sepanjang jalan pulang tak ada obrolan diantara kami seperti biasanya aku lebih banyak diam dan Rama pun begitu...hingga akhirnya gerbang rumahku sudah terlihat Rama mematikan mesin mobilnya...
" Ra...jujur sama aku kamu kenapa ???" Rama menoleh padaku
" aku ga apa-apa ,cuman lagi mikirin hubungan kita Ram...." jawabku jujur ,bukankah kejujuran yg dia inginkan dari awal hubungan aku hanya ingin ada kejujuran diantara aku dan Rama
alisnya terangkat sebelah" memangnya ada apa dengan hubungan kita???"
" apa kamu merasa tersiksa dengan hubungan kita ???" tanya Rama lagi
bukan itu maksudku aku sedikit terkesiap kenapa Rama bisa bisanya mengucapkan itu ,tapi belum aku menjawab Rama sudah menyela
" sudahlah tidak usah terlalu dipikirkan ,kamu lagi sakit sekarang, sebaiknya kita pulang ...." Rama kembali menyalakan mesin mobilnya .
" Ram..." aku menyentuh tangannya yg bebas , Rama melirik
" apa kamu sedang bohong sama aku , Ram ???" tanyaku ,wajah Rama datar tanpa ekspresi lalu ia kembali fokus .
aku masih menunggu jawaban nya " apa yg kamu dengar di luar ??" tanyanya ,kami masih berdiam di luar gerbang rumahku .
" apa kamu benar benar ijin ???ingat ??aku lebih menghargai kejujuran ??" aku mendongak .
Rama seperti sedang menimbang nimbang " iya... jawabnya singkat lalu menunduk
" kenapa ???apa karena masalah kemarin ??" tanyaku kembali
" sebaiknya kita turun ..." tanpa menjawab dan meminta persetujuan dariku Rama membuka seatbelt nya lalu turun , membukakan seatbelt ku lalu memapahku keluar
sungguh sesak rasanya ....dengan kediaman Rama...apa pacaran denganku hanya membawa kesialan di hidup Rama??apa sebaiknya kita sudahi ...mataku memanas
" tok... tok... tok....."
" assalamualaikum..."
" wa'alaikumsalam....."
" Nara !!kenapa ???"
" Ram ?? Nara kenapa ???"
" Nara ga apa-apa mah ..." jawabku
"Nara sakit mah...tadi dia pingsan di sekolah..." jawab Rama jujur
aku melirik Rama yg sudah membuat ucapan bohongku sia sia...
" ya Allah....badan kamu panas Ra , Rama bisa tolong bawa Nara ke kamar mamah mau ambil obat dulu..."
Rama mengangguk
" wahh perdana nih...." ucap Rama sambil tersenyum...sikap Rama inilah yg selalu kusukai dan kurindukan.
" iya perdana.. kamu cowok pertama yg masuk kamar ku selain papah sama bang Akhsan ...." jawabku , Rama tersenyum bangga.
Rama membaringkan ku ke ranjang ,tak lama mamah datang , sepertinya mamah sudah bersiap untuk berangkat kerja dari stelan yg dipakainya .
" mamah mau berangkat ya ???" tanyaku
mamah mengangguk tersenyum nanar " maaf ya sayang mamah ga bisa temani Nara ,mamah terlanjur bilang akan masuk ...." ucapnya memberiku sebuah tablet dan segelas air minum ...lalu mamah mencium keningku dan pamit .
" Ram...mamah mau titip Nara sebentar sampe abang atau ayah pulang ,bisa ??" tanya mamah pada Rama
" oh bisa dong ..dengan senang hati..." ucap Rama
" mamah.... Rama kan cowo mah...masa dibiarin berdua sama Nara... bibi kemana ???" tanyaku tak terima, sebegitu percayanya mamah pada Rama.
" bibi ada di belakang tapi lagi kerja kasian...nanti kamu ngerepotin... biarin lah mamah percaya sama Rama kok....lagian kalo terjadi apa apa mamah bisa minta tanggung jawabnya sama Rama ,iya kan "
aku membelalak mendengar pernyataan mamah yg dengan santainya tertawa setelah mengucapkan itu ,sama halnya dengan mamah , Rama pun ikut tertawa
" ya sudah mamah pamit, sebaiknya kalian berdua makan siang dulu ini obatnya mamah taruh disini ya... assalamualaikum...."
" wa'alaikumsalam...."
seperginya mamah ,Rama membuka jaketnya lalu menyimpannya di kursi belajar ku
" Ram...kalo kamu mau pulang..pulang aja ga apa-apa aku sendiri aja ,ada bibi ko dibawah..."
Rama tersenyum smirk ke arahku membuatku takut , keadaan dikamar berdua dengan seorang lawan jenis bukan tidak mungkin Rama akan berbuat sesuatu Rama semakin mendekat aku semakin menunduk dan gugup .
"Nara...come to nanny...." kekeh Rama
" grappp....."