Bad Boys Vs Bad Girls

Bad Boys Vs Bad Girls
BGvsBB-89 Malam mingguan 2


...***...


...*...


...*...


...*...


...Happy Reading Guys...


...😊😊...


...*...


...*...


...*...


...***...




《♡Author Pov♡》


Saat ini Zea dan juga Zio tengah berada disebuah pasar malam.Saat mereka tiba dipasar malam ini.Ada banyak pasang mata yang menatap kearah mereka berdua.


Entah mereka sadar atau tidak.Baju yang mereka kenakan berwarna senada.Persis seperti sepasang kekasih.


"Aaa..sweet banget mereka " bisik remaja perempuan yang berdiri tidak jauh dari Zio dan juga Zea.


"Cowok nya ganteng.Cewek nya juga cantik.Beh..serasi banget ya !"


"Aaa....pengen jadi cewek nya dong"


Zea sedikit risih saat mendengar bisikkan orang-orang yang melihat kearah mereka.Bahkan itu tidak pantas disebut berbisik.Karna mereka terlalu keras mengatakannya.Sampai-sampai Zea bisa mendengarnya.


"Udah,gak usah didengerin ya ! "bisik Zio "Anggep aja mereka tokek pasar malam aja "bisiknya lagi.


"Parah banget lo.Masa mereka lo katain tokek pasar malem "ucap Zea sambil terkekeh pelan.


"Lah emang benerkan.Binatang tokekkan kalau malem kagak bisa diem,sama kek mereka !"ucap Zio sambil tersenyum tipis.


"Gak gitu juga konsepnya,Zio !"ucap Zea sambil tergelak.


Entah Zea menyadarinya ataupun tidak.Dia benar-benar sudah banyak berubah sekarang.Semenjak ia dekat dengan Zio.Dia terlihat lebih sering tersenyum.Bahkan sampai tertawa lepas.Kini Zea sudah tidak sedingin dulu saat bersama Zio.


Zio benar-benar sudah sedikit demi sedikit mulai berhasil melelehkan es yang mengelilingi hati Zea.Berkat kehangatan yang ia berikan lewat tingkah konyolnya itu benar-benar membuat es yang mengelilingi Zea mulai meleleh.


"Aah..manisnya kalau Zea tertawa lepas kek gini " batin Zio sambil menatap penuh kelembutan kearah Zea yang tertawa disampingnya.


"Okey...apa yang mau kita lakuin disini ?"tanya Zea sambil menatap kearah depan.Dimana banyak macam wahana permainan yang tersedia.



"Lo mau main apa emang nya ?"tanya Zio sambil terus menatap Zea.


"Gimana kalau naik biang lala ?"ajak Zea.


"Emang lo berani ?"tanya Zio sambil tersenyum meledek.


Mendengar itu,sontak Zea langsung menoleh kearah Zio yang berdiri disampingnya dengan tatapan tajamnya.


"Lo jangan ngeremehin gue ya !!"ucap Zea.


"Gue gak ngeremehin.Gue cuman meragukan keberanian lo aja sih !"ucap Zio sambil tersenyum tipis.


Zea membulatkan matanya saat mendengar Zio yang mengatakan kalau dia meragukan keberanian Zea untuk menaiki wahana biang lala.


"Gue berani ya ! kalau lo gak percaya.Ayo kita naik sekarang !"ucap Zea.


"Gak usah deh,Ze !"ucap Zio sambil menampilkan raut wajah khawatir "Gue takutnya lo tiba-tiba pingsan waktu kita naik biang lala nanti "ucapnya memelas.


Zea melotot tidak terima dengan ucapan Zio barusan.


BHUG


"Argh..sakit "rintih Zio mengaduh saat Zea memukul pundaknya dengan cukup keras.


"Jangan banyak b*acod.Lebih baik kita naik wahana biang lala sekarang !"ucap Zea sambil menarik tangan Zio kearah wahana biang lala.


Sedangkan Zio tersenyum penuh kemenangan karna sudah berhasil memancing Zea.



Mereka berdua pun tengah bersiap hendak masuk kedalam wahana.Namun saat Zea hendak masuk kedalam wahana,tiba-tiba Zio menggenggam tangan Zea.Sontak hal itu membuat Zea berhenti dan menoleh kearah Zio.


"Kenapa ?"tanya Zea.


"Gak usah deh,Ze !"ucap Zio memelas "Gue beneran khawatir nih sama keadaan elo "ucapnya.


Zea pun menggeram kesal mendengar apa yang dikatakan Zio barusan.


"Gak usah banyak ci*ncong ! cepet masuk sekarang !"geram Zea dan menarik paksa Zio agar masuk kedalam wahana.


"Kenapa lo ?"tanya Zea sambil menatap Zio dengan kernyitan dikeningnya.


"Lo lucu banget deh,Ze.Sumpah ! lo lucu banget "ucap Zio sambil tergelak.


"Gue ? lucu ?"beo Zea tak paham dengan maksud Zio.


"Gue itu becanda doang ngatain lo takut naik wahana biang lala.Eh..tau-taunya lo kebawa emosi gini.Kan gue jadi gemes sama lo jadinya "ucap Zio sambil mengunyel-ngunyel kedua pipi Zea.


"Aupu suu uu "ucap Zea tak jelas karna Zio terus menguyel-nguyel kedua pipinya.


"Aaa...gemesnya "girang Zio dan mencubit hidung mancung Zea dengan gemasnya.


"Arghh..sakit b*angsad !!"jerit Zea saat Zio menarik hidungnya.


Bukannya meminta maaf karna sudah mengerjai Zea dan membuat hidung gadis itu memerah.Zio malah semakin tergelak dengan kerasnya.


"G*ILA !!"ketus Zea sambil mendelik sebal kearah Zio yang masih saja tergelak.


...***...


Setelah menaiki biang lala.Zio mengajak Zea pergi ke wahana permainan merobohkan kaleng yang tersusun piramit dengan satu lemparan bola saja.Jika bisa maka hadiahnya adalah boneka berukuran besar berwarna ungu.


"Siniin deh,Zi !"pinta Zea sambil berusaha merebut bola kasti kecil ditangan Zio.


"Ambil aja kalau bisa !"ucap Zio terkekeh pelan sambil mengangkat tinggi-tinggi bola kasti kecil itu ditangannya.


"Aish...siniin Zio !!"geram Zea karna tidak berhasil meraih bola itu dari tangan Zio.


Zea sudah berusaha untuk merebut bola itu dari tangan Zio,namun tidak berhasil.Salahkan tinggi badan Zio yang jauh lebih tinggi dari dirinya.


Tinggi Zea hanya sedada Zio saja.Bagaimana bisa Zea mengambil bola itu saat Zio saja mengangkat bola itu tinggi ditangannya.


Zea sudah berusaha meraihnya dengan melompat-lompat.Namun hasilnya nihil,karna ia masih tidak bisa meraihnya.


"Udah sih,Ze.Biar gue aja yang mainnya.Gue jamin pasti menang kok !"ucap Zio sambil tersenyum songong.


"Gak !!"ucap Zea sambil menggelengkan kepalanya kekeh.


"Lo pasti lemparnya gak bener.Trus meleset dan gue gak bisa dapetin boneka itu !"ucap Zea seraya menunjuk boneka yang tergantung didepan mereka.


"Lo ngeremehin gue banget yak !!"ucap Zio mendengus kesal.


"Emang iya ! Kenapa emangnya ?"sinis Zea.


"Ck..gue bakal buktiin sama lo kalau gue bisa robohin itu kaleng-kaleng dalam satu kali lemparan !!"kekeh Zio dengan percaya dirinya.


"Awas ya kalau meleset ! gue jual ntar motor kesayangan lo itu !"ancam Zea.


"Okey...diel "ucap Zio "Silahkan lo jual tuh motor gue kalau gue meleset lemparnya !"ucapnya.


"Okey .."ucap Zea sambil mengangguk mantap.


Zio pun mulai memasang ancang-ancang untuk melempar bola kasti kecil itu kearah kaleng yang tersusun dihadapannya.Sedangkan Zea menatap penuh harap kearah Zio yang tengah mengancang-ancang untuk melempar bola kasti kecil itu.


"Awas lo kalau gak kena,Zi !!"ucap Zea sambil menatap Zio dengan raut wajah kesal.


"Bakal gue loakin ntar itu motor lo !!"ancam Zio.


"Aishh....lo diem dulu dah,Ze !"geram Zio sambil menatap kearah Zea dengan jengah.


"Ini gue mau konsentrasi buat ngelempar ini bola.Tapi elo nya ngomong terus !"


"Gue kan cuman mau pringatin elo buat jangan sampai meleset lempar nya !"ucap Zea merengut kesal.


"Iya cantik"gemas Zio "Diem dulu ya ! gue mau main loh ini !"ucap Zio.


"Ck..iya ..iya "ucap Zea sambil berdecak kesal.


...***...


...*...


...*...


...*...


***JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,VOTE,AND FOLLOW YA GUYS.


...TERUS JANGAN LUPA REKOMENDASIIN JUGA YA CERITA INI SAMA TEMAN-TEMAN KALIAN....


...Salam manis dari cimey...


...Bye guys...


...😊***...


...*...


...*...


...*...


...***...