Bad Boys Vs Bad Girls

Bad Boys Vs Bad Girls
Episode 56


(Agatha yang dulu Uda mati)


"Kamu liat ini," ucap Agatha sambil mencapakan sertifikat nya.


Pak Hasan pun langsung mengambil sertifikatnya dan melihat isi nya. Saat pak Hasan melihat isinya seketika muka pak Hasan begitu pucat dan tegang. Pak kepsek yang melihat perubahan pada wajah pak Hasan pun seketika mengambil sertifikat yang ada di tangan pak Hasan. Saat pak kepsek melihat itu seketika pak kepsek membulatkan matanya. Agatha yang melihat tingkah mereka berdua hanya tersenyum miring. Lalu Agatha pun langsung merampas kembali sertifikatnya.


"Uda tau kan siapa saya?" Tanya Agatha dan di balas anggukan oleh mereka berdua.


"Jadi buat kamu, kamu saya pecat sekarang juga," ucap Agatha.


Pak Hasan yang mendengar itupun seketika memohon kepada Agatha.


"Agatha saya mohon jangan pesan saya, saya masuk di sekolah ini butuh perjuangan, dan saya ngajar disini sudah hampir 10 tahun, saya mohon sama kamu," mohon pak Hasan sambil melipatkan tangannya.🙏 Seperti ini yah gyas.


"Saya gak mau tau, kalok saya bilang gitu, yah gitu," ucap Agatha.


"Mohon Agatha, saya mohon sekali," ucap pak Hasan dengan mata berkaca-kaca.


Agatha yang melihat mata pak Hasan berkaca-kaca pun seketika merasa iba.


"Oke saya akan kasih kamu kesempatan kedua, tapi kalok kamu ulangi lagi, kamu beserta keluarga kamu akan mati kelaparan," ucap Agatha dan di balas anggukan oleh pak Hasan.


"Dan kamu Siska, kamu tidak akan saya keluarin dari sekolah ini, tapi saya akan batalin kontrak kerja sama orang tua kamu dengan saya," ucap Agatha.


Siska yang mendengar itupun seketika menaikan alisnya pertanda tidak mengerti.


"Risa kasih tau sama dia," ucap Agatha dan di balas anggukan oleh Risa.


"Gini yah nona Siska, orang tua nona Siska adalah klien kami, dan perusahaan keluarga nona Risa pernah hampir rugi, jadi ke rugian itu di bayar oleh nona Agatha, jadi jika nona Agatha mengambil uangnya yang sempat di donasikan ke pada perusahaan Adian groups maka perusahaan itu akan ambruk, dan tidak bakalan berkembang lagi buk, jadi saya harap ibu mengerti," jelas Risa.


"Dan nona Agatha ini bukan memiliki perusahaan sama sekolah saja tapi hampir semua nona Agatha punya, dari rumah sakit, cafe, resto, butik, swalayan, mall, dan beberapa lagi, dan milik nona Agatha itu selalu berlogo queen, maka dari itu ibu harus hormat kepada nona Agatha, hampir 90% yang ada di Indonesia ini milik nona Agatha," sambung Risa.


Mereka yang mendengar itupun terkejut. Begitu juga dengan Siska. Siska yang mendengar itu seketika mematung.


"Oke kalian Uda tau siapa saya kan? Jadi kalian jangan macam-macam sama saya, dah loh Siska siap-siap hidup lo berubah drastis," ucap Agatha.


Lalu Agatha pun pergi dari situ. Risa yang melihat Agatha pergi pun seketika mengikuti Agatha. Agatha yang merasa di ikuti pun seketika berbalik.


"Kamu ngapain ikutin saya, kamu sekarang pergi kekantor," ucap Agatha.


"Baik nona," ucap Risa.


Lalu Risa pun pergi dari hadapan Agatha. Kini Agatha pun menuju kelas.


***


Bel istirahat pun berbunyi. Kini murid-murid berhamburan menuju kantin. Tapi tidak dengan Agatha lantaran ia masih tidur. Yaps Agatha gak ada belajar yah dari pertama masuk dia hanya asik memainkan gawai nya, setelah bosan Agatha memilih tidur.


Amanda dan Kayla yang melihat Agatha tidur pun seketika membangunkannya.


"Tha bangun, Lo gak mau ngantin?" Tanya Kayla sambil menguncang tubuh Agatha.


Agatha yang merasa di bangunkan seketika membuka kan matanya.


"Apa?" Tanya Agatha dengan suara khas orang bangun tidur.


"Ngantin, lo gak mau ngantin?" Tanya Kayla.


"Kuy lah," ucap Agatha semangat.


"Idih! Giliran ngantin semangat," ucap Amanda.


Lalu Agatha pun berjalan menuju kantin. Saat Agatha baru berajalan beberapa langkah tiba-tiba tangan Agatha di cekal oleh seseorang.


Agatha yang merasa tangannya di cekal pun seketika berbalik.


"Agatha kamu kok kayak gini sih?" Tanya orang itu yang taklain adalah Leo.


"Papa ngapain kesini?" Tanya Agatha.


"Agatha kamu jangan jadi badgirl dong sayang, papa mohon," mohon Leo.


"Kan papa yang mau Agatha jadi badgirl," ucap Agatha.


"Agatha kembalilah jadi Agatha yang dulu, papa gak suka liat kamu kayak gini," ucap Leo dengan muka lesunya.


"Suka atau gak suka itu bukan urusan papa," ketus Agatha. Lalu Agatha menghempas tangan Leo dengan kasar.


"Dan asal papa tau aja yah, Agatha yang Dulu Uda mati, Uda mati pa, Agatha yang ceria itu Uda pergi disaat papa mukul Agatha seperti binatang, dan papa gak bakal bisa buat Agatha menjadi dulu," ucap Agatha.


Lalu Agatha pergi. Kayla dan Amanda yang melihat itupun seketika kasian terhadap Leo.


"Om yang sabar yah," ucap Amanda dan dibalas senyuman tipis dari Leo.


Lalu Amanda dan Kayla pun pergi dari hadapan leo.


Kini Agatha sudah berada di taman untuk menenangkan dirinya.


"Papa mau Agatha kembali kayak dulu, papa kira Agatha gak sakit melihat papa yang gak percaya sama anak sendiri hiks, dan asal papa tau aja, Agatha juga gak mau jadi badgirl hiks, tapi menurut Agatha kalok Agatha jadi badgirl hiks, Agatha bisa melupakan masa lalu hiks, Agatha benci sama papa hiks, kenapa aku saat itu aku selamat hiks, kenapa aku gak mati aja hiks, aku benci dengan semua ini hiks," ucap Agatha sambil menangis.


Lalu saat Agatha menangis tiba-tiba gawai Agatha bergetar.


Drt ... Drt ... Drt ...


Agatha yang merasa gawainya bergetar pun seketika mengambil gawainya yang berada di saku baju nya.


^via telpon^


"Hallo Kenzo,"


{..........................}


"Nantang apa?"


{....................}


"Jam,"


{....................}


"Oke, nanti gue datang,"


{.......................}


^via akhir^


"Ini yang gue tunggu-tunggu," ucap Agatha sambil tersenyum devil.


To be continue~