
...☆☆☆...
...*...
...*...
...*...
...***...
...○•○•●♡•●•○•○...
...***HAPPY READING...
...GUYS...
...🤗***...
...○•○•●•♡•●•○•○...
...***...
...*...
...*...
...*...
...☆☆☆...
《♡Author Pov♡》
Semua siswa/siswi SMA Nusa Bangsa Nugraha menatap kearah Zea yang tengah memegang pundak Alex.Sahabat-sahabat Zea sendiri pun tak kalau jauh terkejut saat melihat ini semua.
Mereka semua benar-bener terkejut sekaligus kebingungan.Mengapa Zea melakukan ini ? kenapa dia memegang pundak Alex ? Ada apa ini?
Zea benar-benar berhasil membuat semua orang yang berada disini kebingungsn dengan apa yang ia lakukan.
Bahkan Alex pun juga tak jauh kalah terkejutnya saat dengan tiba-tiba nya Zea memegang pundaknya.
Entah apa yang ia rasakan,namun yang pasti adalah detak jantung Alex menjadi tidak normal setelah Zea memegang pundaknya.
DEG
"Kenapa ini ? kenapa jantung gue berdetak dengan cepat seperti ini ?"batin Alex kebingungan.
"Lo..."ucap Zea terjeda.
Jari-jari tangan Zea yang putih mulus itu pindah dari pundak Alex ke kerah jaket yang di kenakan Alex.Entah apa yang dipikirkan Zea,namun yang pasti apa yang Zea lakuin sekarang ini bener-bener tidak baik untuk kesehatan jantung Alex.Karna jantung Alex berdetang dengan cepat.Bahkan kening Alex berkeringat dingin,kedua tungkai kaki nya pun terasa lemas saat jari tangan Zea tanpa sengaja menyentuh lehernya.
GLEK
Dengan kasar Alex menelan ludahnya saat lagi-lagi tanpa sengaja jari mungil Zea menyentuh lehernya.
Zio yang melihat tangan Zea menyentuh kerah jaket Alex pun memicingkan matanya,dia tak suka saat melihat tangan Zea yang tanpa sengaja menyentuh leher Alex.
"S*hit !"gumam Zio mengumpat.
Saat Zio hendak mendekat kearah Zea dan juga Alex.Tiba-tiba Zio langsung berhenti melangkah dan membulatkan mata nya terkejut.
SREK
"ZEAAAAAA...!!"bentak Alex.
Suara robekan dan juga bentakan Alex itu benar-benar membuat semua orang yang berada dilapangan itu terkejut sekaligus tercengang.
Bagaimana mereka tidak tercengang,Zea dengan tiba-tiba menarik kerah jaket Alex sehingga jaket yang dikenakan Alex robek.
"Bener dugaan gue ..."ucap Zea sambil tersenyum sinis.
"Lo apa-apaan sih ? Ini jaket mahal tau gak !"murka Alex dan menatap penuh kekesalan kearah Zea yang berdiri dihadapannya.
"Lo pindah sekolah ke SMA Nusa Bangsa Nugraha "ucap Zea tanpa memperdulikan kekesalan Alex kepasa diri nya.
"APAA..!!kompak Alissya dan juga Leviana.
Mereka semua pun langsung menatap kearah Alex dan melihat seragam yang digunakan Alex adalah seragam siswa SMA Nusa Bangsa Nugraha.
"Demi kucing nya Bang Leon yang baru aja beranak lima ! kenapa Alex pindah kesini ?"jerit Alissya dengan dramatisnya.
"Wah...wah..penomena alam yang sangat membuat kita semua tercengang ini guys "heboh Christy.
Leviana dan juga Alissya pun saling pandang.Setelah itu kedua nya mengangguk bersamaan,seperti tengah merencanakan sesuatu.
Setelah mereka memgangguk bersama.Mereka berdua pun langsung berjalan mendekat ke arah Denis dan juga Irfan.Dan tanpa berkata sepatah kata pun,mereka berdua langsung menarik kerah jaket yang dikenakan oleh Denis dan juga Irfan.
SRET
SRET
Denis dan juga Irfan pun membelalak kan kedua mata mereka saat dengan santai nya Leviana juga Alissya menarik kerah jaket mereka sampai membuat jaket mereka robek,persis seperti apa yang dilakukan oleh Zea kepada Alex.
"A*NJING !! APA-APAAN SIH LO BERDUA ?"bentak Denis penuh amarah.
Alissya berucap dengan wajah yang ditekuk masam,tanpa memperdulikan raut wajah marah Denis yang tengah menatapnya tajam.
"Aaaaa..gak suka ! aku gak suka !"ucap Alissya dengan dramatisnya.
"Di sini udah banyak kecoa bandel.Kalau kalian bertiga sekolah disini,yang ada makin nambah dong spesies kecoa di SMA Nusa Bangsa Nughara "ucapnya mendengus kesal.
"Ap lo bilang ? kecoa ? lo bilang gue kecoa ?"beo Denis,Alissya pun mengangguk polos.
Akh..ralat ! bukan mengangguk polos,tapi yang lebih tepatnya adalah mengangguk dengan tampang sok polos.
"S*ialan lo !"ucap Denis mengumpat "Ganteng-ganteng gini lo bilang kecoa "ucapnya sambil menyisir rambutnya dengan jari tangannya.
Mendengar apa yang dikatakan Denis barusan sontak membuat Alissya berekting muntah didepan Denis.
"Hoek..n*ajis "ucap Alissya.
"Menurut gue,elo sama kecoa itu jauh gantengan kecoa jantan,tau gak!"ucap Alissyaa dengan santainya.
Sedangkan Denis melotot tidak terima saat Alissya mengatakan kecoa lebih ganteng dari pada dirinya.
"Ah iya..jangan kan sama kecoa,elo sama tai nya tikus aja masih kalau jauh tau gak "ucap Alissya.
"K*urang a*jar !!"desis Denis.
Karna tidak terima atas hinaan yang dilontarkan Alissya,Denis pun hendak mengangkat tangan nya untuk menampar Alissya.Namun dengan cepat Derren langsung menahan tangan Denis yang hendak menampar wajah Alissya.
"Jangan berani-berani lo nyentuh dia ! kalau sampai lo berani nyentuh dia seinci ajamGue gak bakal segan-segan bakal matahin tangan s*ialan lo ini !!"ancam Derren.
Setelah mengatakan itu Derren langsung menghemparkan tangan Denis dengan kasar.
Ditengah perseteruan antara teman nya,Alex malah asik menatap Zea yang berdiri tak jauh darinya.Zio yang menyadari pamdangan mata Alex yang tertuju kepada Zea pun,dengan cepat menarik pergelangan tangan Zea dan menyembunyikan Zea dibalik punggung nya.
"Ck..apa-apaan sih lo,Zi ?"kesal Zea dan menatap Zio dengan sinis.
"Diem !!"desis Zio "Jangan coba-coba menjauh dari bakik punggung gue !"ucapnya.
"Siapa elo berani ngatur-ngarus gue ?"kesal Zea.
Tanpa memperdulikan Zea yang kesal kepadanya,Zio justru mengalih kan pandangannya dari Zea kearah Alex yang tengah menatap dirinya dengan seringai yang terpatri diwajah nya.
"*S*ialan lo Lex* !!"batin Zio menggeram.
"Apa tujuan lo pindah kesini,B*angsad ?"ucap Zio sambil menarik kerah seragam yang dikenakan oleh Alex.
Mereka semua pun langsung menatap kearah Zio yang tengah menarik kerah baju seragam yang dikenakan oleh Alex dengan kasar.
Derren dan juga Denis yang tadinya masih beradu mulut pun langsung berhenti dan menoleh kearah Zio yang tengah menarik kerah baju seragam yang dikenakan Alex.
"Lo gak pantes buat sekolah di SMA ini "ketusnya
SET
Alex dengan kasar menyentak tangan Zio yang menarik kerah baju seragamnya dan menatap Zio dengan seringainya.
"Gue gak punya tujuan apa pun pindah kesini,selain buat nyari suasana baru "ucap Alex dengan santai nya.
"Jangan mancing emosi gue,Lex ! Karna gue gak kaan segan-segan buat mukulin lo sampai lo ma*mpus "geram Zio sambil menatap nyalang Alex.
"Calm down bro "ucap Alex sambil terkekeh pelan.
"Lebih baik buang pikiran busuk yang ada di otak lo tentang gue,Zio.Jangan sampai karna pikiran busuk lo itu terus ada diotak lo,gue jadi tertarik buat ngabulin pikiran busuk yang ada di otak lo itu"ucapnya sambil menatap Zio dengan seringai licik terpatri diwajahnya.
"S*hit "Zio mengumpat,dia pun kembali mencengram kerah baju seragam yang dikenakan Alex.
Zio tau benar apa maksud dibalik seringai licik Alex itu dan Zio bersumpah kalau dia tidak akan membiarkan Alex melakukan rencara busuk itu.
"Gue peringatin sama lo !! jangan ulangi perbuatan busuk lo itu lagi,Lex.Karna kali ini gue gak bakal tinggal diam "sinis Zio sambil menghempatkan cengkramannya pada kerah baju seragam Alex dengan kasar.
"Aahh..tentu brother "sahut Alex dengan senyum liciknya dan sambil membenarkan kerah baju seragamnya.
...☆☆☆...
...*...
...*...
...*...
...***...
...SELAMAT MENIKMATI KARNA GAJE AKU INI GUYS...
KALAU ADA TYPO,HARAP MAKLUM YA🤣AKU LAGI MALES NGULANG BUAT BENERIN NYA.NANTI AJA SEKALIAN WAKTU AKU NGEREVISINYA DARI PART AWAL
...***...
...*...
...*...
...*...
...☆☆☆...