
...***...
...*...
...*...
...*...
...○•○•●•♡•●•○•○...
...***HAPPY READING GUYS...
...🤗🤗***...
...○•○•●•♡•●•○•○...
...*...
...*...
...*...
...***...
《♡Author Pov♡》
"Giliran lo Vino "ucap Alexia sambil menyeringai.
"Tamatlah riwayat gue "batin Vino.
Alexia pun dengan perlahan berjalan kearah Vino yang masih terikat tubuhnya ditiang dalam ruangan ini.
Semakin dekat Alexia kedirinya,maka semakin gemetar pula tubuh Vino.
"Ampun Al "mohon Vino "Gue mengaku salah,tolong maafin gue...tolong benasin gue Al "ucapnya.
Mendengar Vino yang memohon untuk dimaafkan dan memohon untuk dibebaskan,sontak membuat Alexia terkekeh pelan.Dia pun berjalan semakin dekat dengan Vino.
"Berikan !!"ucap Alexia sambil mengangkat tangannya dihadapan Eldrieck,seakan menunggu Eldrieck memberikan sesuatu yang ia minta ditangannya.
Eldrieck yang mengerti dengan maksud sang Nona pun langsung memberikan apa yang Nona mudanya itu inginkan.
"Ini Nona "ucap Eldrieck sambil menyerahkan senjata api yabg diinginkan Alexia.
Melihat Eldrieck memberikan senjata itu ke tangan Alexia,sontak saja membuat Vino melotot.Dia tau itu senjata api jenis apa.
Itu adalah buatan asli USA.Senjata api ini mampu membunuh seseorang hanya dalam satu kali tembakan saja.
"A-Al mau ngapain l-lo mengeluarkan senjata itu ?"ucap Vino gelagapan.
"Tenang Vino "ucap Alexia sambil berjalan mendekati Vino yang sudah ketar ketir karna ketakutan.
"Gue gak bermaksud apa-apa mengeluarkan senjata ini.Gue cuman mau nunjukin ini aja sama lo.Nunjukin kalau pistol ini adalah termasuk mainan yang paling gue suka kalau gue lagi main-main kek gini "jelasnya dengan santainya.
"Jadi menurut lo senjata ini bagus gak ?"tanya Alexia sambil menyodorkan senjata api itu kehadapan Vino.
"Gimana bagus gak ?"tanyanya lagi.
"B-bagus kok,bagus "ucap Vino sambil menganggukkan kepalanya.
"Lo mau nyobain mainan gue ini gak ?"ucap Alexia,Vino pun melotot mendengar perkataan Alexia barusan.
"Tembakin kekepala lo gitu contohnya "ucap Alexia dingin.
DEG
"Ja-jangan Al "ucap Vino.
"Kenapa jangan ?"ucap Alexia dengan tampang seakan keheranan.
"Gue kan cuman mau nunjukin kehebatan mainan kesukaan gue ini sama lo "ucapnya.
"A-ampun Al..gue mohon ampun "lirih Vino memohon.
"Gue bener-bener gak tau kalau Reno adalah pembunuh Kamora "ucap Vino.
"Gue gak nanya tentang itu "ucap Alexia dingin,raut wajahnya pun sudah berubah menjadi datar.
Tanpa memperdulikan raut wajah Aexia yang sudah berubah datar,Vino memilih tetap berkata yang sejujurnya kepada Alexia.
"Gue mengaku salah karna sudah bekerjasma dengan Reno untuk membuat lo terpuruh kembali dengan di iming-imingi uang 1 milyar oleh Reno "ucap Vino mengaku.
"Tapi gue bener-bener gak tau menau tentang kebenaran kalau Reno adalah pembunuh Kamora.Gue bener-bener gak tau tentang itu.Karna yang gue tau kalau Kamora dibunuh oleh begal yang membegal dia sama Kamira setelah kejadian di pasar malam waktu itu.Gue cuman tau itu aja Al,gue gak tau tentang kebenaran tentang Reno yang ternyata adalah pembunuh Kamora"
"Gue juga gak tau menau tentang rencana Reno yang hendak membunuh Kamira dengan cara menembaknya.Gue cuman diminta sama dia buat menggangu lo dan membuat lo terpuruk lagi dengan mengingat masa lalu kita dulu,udah itu aja Al"
"Gue berani sumpah,gue bener-bener gak tau apa-apa tentang rencana penembakan tentang Kamira !!"
"Sumpah Al..gue bener-bener gak tau apa-apa "
"Setelah Kamira masuk rumah sakit.Baru saat itu gue tau kalau Reno lah pelaku dari semua itu.Itu pun gue baru tau dari salah satu anak buah Reno"
Alexia hanya diam mendengarkan Vino berbicara,dia hanya diam tanpa berniat memberi reaksi apa pun tentang semua perkataan Vino.
Alexia tau tentang Vino yang tidak tau menau tentang penembakan Kamira.Dia tau kalau Vino barkata jujur saat ini kepadanya.
Alexia pun sebenarnya tidak berencana untuk membunuh Vino seperti dia membunuh Reno.Alexia hanya ingin menakut-nakuti Vino saja dan membuat cowok itu berkata jujur kepadanya tanpa disuruh.
Dan ya..akhirnya Vino berkata dengan jujur dan menceritakan semuanya kepada Alexia,sesuai seperti yang dia inginkan.
"Gue mohon,tolong benasin gue Al.Biarin gue hidup"mohonnya.
"Gue mohon Al..hue mohon "
"Gue janji setelah lo ngelepasin gue,gue bakal pergi jauh dari sini.Gue bakal pergi dan pindah keluar negri"
"Gue mohon,tolong bebasin gue Al "
"Okey "ucap Alexia tiba-tiba sontak membuat Vino menatap Alexia.
"Gue bakal bebasin elo "ucapnya.
"L-lo serius Al ?"ucap Vino.
"Hem "gumam Alexia sambil menganggukkan kepalanya.
"Gue bakal lepasin lo,tapi dengan satu syarat !!"
"A-apa s-syarat nya ?"tanya Vino was-was.
"Lo harus ngerahasian tentang semua yang lo liat hari ini !!"ucap Alexia dingin.
"Ba-baik Al "ucap Vino mengangguk cepat "Gue bakal ngerahasian semua ini "ucapnya.
"Lo inget Vin !!"ucap Alexia dengan sorot mata tajamnya menatap Vino.
"Kalau sampai lo berani ceritain semua tentang apa aja yang lo liat hari ini.Gue gak segan-segan bakal bikin nasib lo sama seperti yang terjadi sama Reno !!"ancam Alexia.
DEG
"Gue janji Al.Gue gak bakal ngasih tau siapa pun tentang ini semua "ucap Vino.
"Okey.."ucap Alexia sambil menganggukkan kepalanya.
"Gue bebasin lo sekarang.Lo boleh pergi kemana pun yang lo mau.Tapi lo harus inget kalau sejauh apa pun lo pergi,gue bakal tetap bisa menuin lo kalau gue mau "
"Dan kalau sampai ada yang tau tentang rahasia gue ini.Atau ada yang tau tentang kebenaran tentang gue kalau gue adalah seorang Leader MZF.Maka orang pertama yang bakal gue curigain adalah elo Vin "ucap Alexia sambil menatap tajam penuh peringatan kepada Vino.
"Gue bakal cari lo sampai ketemu,meski kemanapun lo pergi dan sejauh apa pun lo pergi,gue bakal tetep cari lo sampai ketemu"
"Setelah itu gue bakal bikin hidup lo menderita,jauh lebih menderita dari yang gue berikan ke Reno"ucap Alexia.
"G-gue janji Al,gue gak bakal ngasih tau siapa pun tentang apa aja yang gue liat hari ini !!"ucap Vino.
"Lo jangan main-main sama gue Vin !! "ucap Alexia sambil menodongkan senjata api iti kekepala Vino.
"Karna dalam permainan ini,gue lah yang memegang semua kendali"ucapnya sambil mengeluskan ujung pistol miliknya itu diwajah Vino.
"Eldrieck "panggil Alexia setelah ia menjauhkan diri dari Vino.
"Iya Nona muda "sahut Eldrieck.
"Lepaskan dia dan bawa dia pergi dari sini "perintahnya.
"Baik Nona "ucap Eldrieck.
Dia pun mulai berjalan mendekat kearah Vino untuk melepaskan ikatan ditubuh cowok itu.
"Jangan lupa El !!"ucap Alexia.
"Pastikan kalau dia sudah pergi jauh dari sini "ucapnya.
"Baik Nona "patuh Eldrieck.
Setelah selesai melepaskan tali yang mengikat Vino,Eldrieck pun langsung menggiring Vino untuk kelaur dari ruangan itu.
Sebelum ia keluar,Vino menyempatkan diri untuk mrngucapkan terima kasih kepada Alexia karna sudah membebaskannya.
"Terima kasih Al "ucap Vino.
"Laki-laki ini beruntung karna pernah berada dihati Nona muda.Seandainya dia bukan orang yang pernah ada dikehidupan Nona dan pernah menjadi orang yang spesial bagi Nona.Pasti sudah dapat dipastikan,dia sudah tidak dapat bernafas lagi saat ini "batin Eldrieck.
...○•○•●•♡•●•○•○...
...*...
...*...
...*...
JANGAN LUPA DI VOTE YA CANTIK/GANTENG.JUGA LIKE,KOMEN,DAN FOLLOW JUGA.
AND DISHARE JUGA SAMA TEMEN-TEMEN KALIAN YA.AJAK GABUNG,BIAR BISA BACA CERITA INI.
...Sampai ketemu dipart selanjutnya Guys...
...Salam manis dari gue...
...@Melmey0612...
...😊😊...
...Bye...
...*...
...*...
...*...
...○•○•●•♡•●•○•○...