Bad Boys Vs Bad Girls

Bad Boys Vs Bad Girls
Episode 44


Bugh


Agatha saat ini terpeleset ke jurang dengan spontan Agatha menarik tangan Kevin dan saat itu mereka pun jatuh kedalam jurang yang cukup dangkal.


_________________________________________


Saat ini pukul jam 4 sore, murid-murid pun sudah kumpul di tempat yang disuruh oleh pak kepsek.


"Oke anak-anak mari masuk, kali ini tempat duduk kalian bebas dimana aja," ujar pak kepsek.


"Yes," ujar anak-anak ceria.


Lalu mereka pun masuk kedalam bus itu dan mereka tidak menyadari bahwasanya ada yang tertinggal.


_________________________________________


~pov kevin~


Malam pun tiba kini aku pun sadar dari pingsan.


"Eugh ...," Dengusanku.


Lalu aku pun duduk dan melihat sekelilingku. Betapa terkejutnya aku melihat Agatha yang tidak ada didekatku lalu aku pun berusaha untuk berdiri dan mencari Agatha.


~pov Agatha~


Kini aku pun bangun dari pingsan ku dan aku tidak melihat Kevin di dekatku. Aku pun berusaha bangun dari dudukku dan mencari Kevin tapi saat aku ingin berdiri aku merasa pusing lantaran kepala ku yang terbentur oleh batu yang cukup besar itu. Tapi aku tetap berusaha untuk bangkit dan akhirnya aku pun mencari Kevin di sekeliling jurang ini.


~pov author~


Lalu Kevin pun memanggil nama Agatha.


"Agatha," teriak Kevin.


Agatha yang merasa namanya dipanggil pun langsung berjalan ke arah suara tersebut. kini Agatha pun melihat Kevin yang sedang menyendarkan kepalanya didekat pohon beringin tersebut. Lalu Agatha pun berlari kecil dan memeluk tubuh kekar Kevin dari belakang.


Kevin yang dipeluk pun spontan langsung berhadap ke arah belakang dan menemui wajah cantik Agatha. Kevin pun langsung membalas pelukan Agatha.


"Agatha kamu kemana sih, kamu kok hilang," panik Kevin sambil melepaskan pelukannya.


"Aku gak hilang kok kakak, buktinya aku ada disini kak, tapi---


"Tapi apa?" Tanya Kevin.


"Tapi kita ketingalan bus kak, buktinya ini Uda malam kak, jadi kita gimana dong," ujar Agatha.


"Uda tenang aja, itu urusan belakang, sekarang kita cari dulu gubuk atau apalah untuk kita tidur, karna ini dah malam, mana mungkin kita cari jalan keluar dengan gelap begini," ujar Kevin.


"HM ... Iya yah kak, yaudah yok kita cari gubuknya KK," ujar Agatha.


Lalu mereka pun mencari tempat untuk mereka tidur untuk semalam saja. Beberapa menit kemudian akhirnya mereka pun menemui sebuah gubuk yang cukup tua.


"Kak itu ada gubuk, kita disitu aja yah kak, aku Uda capek banget," lesu Agatha.


"Yaudah yok kita kesana, moga-moga gubuknya bisa dipakai yah," ucap Kevin.


"Iya kakak, semoga bisa," ujar Agatha.


Lalu mereka pun berjalan menuju gubuk tersebut.


"Assalamualaikum, apakah ada orang disini," ucap Agatha sambil membuka pintu.


"Mungkin gak ada tha, yaudah yok kita duduk di tempat itu," tunjuk Kevin.


Lalu Agatha pun terlelap dan tanpa sadar kepala Agatha pun jatuh di bahu Kevin. Kevin yang merasa kepala Agatha di bahunya pun seketika melihat wajah tenang Agatha yang sedang tidur.


"Kamu tidur gini makin cantik aja tha, tapi aku bingung dengan perasaanku sama kamu, kenapa aku dekat sama kamu itu jantung aku serasa berdegup lebih kencang, seolah-olah aku itu suka sama kamu, tapi jujur dihati aku itu masih ada Tania, maka dari itu aku cukup anggap kamu sebagai adem, tapi terkadang aku kalok liat kamu nangis, sakit atau apalah itu aku ngerasa sakit nengoknya," jelas Kevin.


Lalu Kevin pun menyendarkan kepalanya di dinding gubuk itu dan memejamkan matanya.


'tenang aja kak, suatu saat nanti aku akan buat kak suka sama aku, meskipun kak Uda sering sakitin hati aku, aku tau kak cinta itu butuh perjuangan kak, dan biasanya cowok yang berjuang demi cinta dan kali ini cewek yang akan berjuang demi cintanya kak' batin Agatha.


Kini Agatha pun kembali tidur lagi.


__________________________________________


Malam pun tiba kini bus sudah nyampe di sekolah queen dan saat ini mereka pun sudah keluar dari bus tersebut. Lalu Kayla dan Amanda pun menghampiri Dylan yang sedang mengobrol kepada teman-temannya.


"Kak ini tas Agatha, tadi dia nitip sama kita, Agatha nya mana kak kami kok gak liat dia," tanya Amanda sambil menyodorkan tas camping Agatha.


"Loh bukanya dia sama Kelen, kok nanyak lagi sama aku," bingung Dylan.


"Enggak ah kak, Agatha gak ada sama kami, dia cuman nitip tasnya aja sama kami kak," ujar Kayla.


"Jangan bilang Agatha ketingalan," ujar Kevin.


"Bisa jadi kak, soalnya dia itu pergi dari tadi siang kak," ujar Amanda.


'mampos gue' batin Dylan.


"LAN," teriak Marcel.


"Apa," ujar Dylan.


"Loh ada nampak Kevin, dari tadi siang gue gak nampak Kevin, pas tadi siang dia ngomong sama Tania terus itu gue dah gak liat dia lagi," ujar Marcel.


"Coba tanya sama si Tania siapa tau dia tau Kevin dimana," ujar Dylan.


"Yaudah yok lah, kita tanya bareng-bareng," ujar Marcel.


Lalu mereka pun berjalan menuju Tania yang sedang berbicara dengan teman perempuannya.


"Eh ... Tan loh nampak si kevin?" Tanya Marcel.


"Gak nampak," ujar Tania.


"Tapi tadi siang loh kan bicara sama Kevin," ucap Marcel.


"Iya gue bicara sama dia, tapi dia pigi ngejar Agatha, mereka berdua masuk kehutan rimbang itu," ujar Tania.


"Loh kenapa gak bilang kalok mereka masuk ke hutan rimbang itu, kalok mereka hilang gimana, main Gilak aja loh Tan," emosi Marcel.


"Mereka kan dah besar, yaudah lah malas pula gue ladenin Kelen," ujar Tania sambil pergi dari hadapan mereka.


"Kayak mana ni lan, mereka masuk kehutan rimbang itu," ujar Marcel.


"Gue pun juga bingung, kayak mana nanti gue jelasin ke papa, mama gue," ujar Dylan.


"Apa kita susul aja kak mereka ke hutan kak, kita pigi kesana lagi kak," ujar Amanda.


"Em----


To be continue~