
***Mohon maaf sebelumnya guys karna aku baru bisa update sekarang.Bukan maksud aku melalaikan janji aku yang bakal update tiga hari sekali.Aku disini punya alasan kenapa aku gak bisa update.
Ibu aku baru aja meninggal,dan itu kabar yang sangat membuat aku terpukul guys.Kehilangan sosok yang amat berarti dalam kehidupan ku.
Aku sadar aku salah karna udah ingkar janji gak update tiga hari sekali.Bahkan udah berhari-hari aku gak update.Aku bener-bener minta maaf,karna saat itu kondisi hati aku sangat gak memungkinkan buat aku update cerita.
Inti nya aku bener-bener minta maaf karna udah membuat kalian menunggu lama.
Aku ucapin terima kasih sama yang masih setia menunggu aku update cerita ini.Dan aku juga sangat minta maaf kepada yang sudah lelah menunggu aku yang terlalu lama update.
SEKALI LAGI AKU BENER-BENER MINTA MAAF SAMA KALIAN GUYS***
...***...
...*...
...*...
...*...
...○•○•●•♡•●•○•○...
...***HAPPY READING GUYS...
...🤗🤗***...
...○•○•●•♡•●•○•○...
...*...
...*...
...*...
...***...
《♡Zio Pov♡》
"Gue Vivian Kamira Jastenis,lo bisa manggil gue Mira atau Kamira"ucap Kamira sambil menyambut uluran tangan Endra.
"Ini yang duduk disamping gue namanya Christy Ariana Dermawan,panggil aja Christy.Tapi kalau lo mau panggil dia lemot juga boleh.Soalnya otak dia rada-rada lemot kalau mikir "ucap Kamira sambil menunjuk kearah Christy yang duduk disampingnya.
BHUG
"Aish..ape sih Sty ? kenapa lo demen banget nabok gue?"ucap Kamira mendelik kesal kearah Christy.
"Lo ngatain gue !!"ketus Christy.
"Bukan ngatain tapi menyatakan "
"Ngajak ribut gue ya lo "sungut Christy.
"Sapa takut ? ayo kita gelud "
"Okey "ucap Christy hendak bangkit dari tampat duduknya.
"Seinci aja kalian geser dari tempat duduk kalian.Gue gak segan-segan bakal lempar kalian berdua kekandang macan !!"ancam Zea.
DEG
Kamira maupun Christy langsung terdiam dan langsung duduk diam ditempat duduk mereka.Kami semua pun menatap kearah Zea yang masih asik menikmati makanan nya setelah mengucapkan ancaman mematikan itu.
Kamira maupun Christy tau benar,Zea tidak main-main dengan ancamannya barusan.Oleh karna itu mereka pun memilih diam tak berani beranjak dari tempat duduk mereka.
"Galak banget dah cantiknya gue"batin gue.
"Aah iya..gue belum selesai ngenalin sahabat-sahabat gue sama elo ya Nda ?"ucap Kamira mencoba mengalihkan suasana.
"Hm "gumam Endra sambil menganggukkan kepalanya.
"Okey..Kenalin ini Leviana Chindy Bramantio,panggil aja dia Leviana atau Viana "
"Ini Amanda Putri Dellonix,panggil aja dia Putri"
"Dan in-"
"Gue bisa ngenalin diri gue sendiri "ucap Alissya menyela ucapan Kamira.
"Silahkan ndoro "ucap Kamira sambil menundukkan kepalanya seakan memberi hormat kepada Alissya.
Melihat itu pun Alissya hanya memutar bola matanya malas.
"Kenalin nama gue Arelia Alissya Zainoura,panggil aja gue Alissya"
Setelah Alissya selesai memperkenalkan dirinya,kini giliran Zea untuk memperkenalkan dirinya. Kami semua pun menoleh kearah Zea yang tengah asik menikmati makanannya.Melihat Zea yang tak memberi respon apa pun,Alissya pun berinisiatif menyenggol lengan Zea.
"Apa ?"tanya Zea karna Alissya barusan menyenggol lengannya.
"Perkenalkan diri mu nyonya "desis Alissya sedikit geram karna ketidak pekaan sahabatnya satu ini.
Zea pun menoleh kearah Endra yang menatapnya.Dan jangan lupakan juga kami sahabat-sahabatnya yang juga menatap dirinya.
"Zea "singkat,padat,jelas.
Kami semua dibuat melongo dengan cara Zea memperkenalkan dirinya.Bagaimana tidak dibuat melongo coba,dia cuman nyabut satu kata doang.Ck...benar-benar cewek yang irit bicara.
Mana itu muka datar banget lagi.Aduh...cewek gue ini emang dingin banget dah.Kan gue jadi gemes pen cepet halalin,hehehe...
Gue bakal terus berusaha buat cairin es di hati lo dengan kehangatan yang gue punya,Ze.
Entahlah gue gak gau kenapa gue bisa jatuh cinta,sejatuh-jatuhnya sama dia.Yang pasti dan yang gue tau adalah gue nyaman sama dia dan ingin menjadikan dia milik gue selamanya
"Singkat banget perkenalannya "gumam Endra pelan,namun masih bisa gue dengar.
"Kalian gak masuk kelas yak barusan ?"tanya Alvano.
"Iya "jawab Leviana sambil menganggukkan kepalanya
"kenapa emangnya ?"tanyanya.
"Ga.."belum selesai Alvano dengan kata-katanya,Raffael langsung menghentikannya dengan kehebohan yang dia buat.
BRAK
"WAH...."heboh Raffael sambil menggebrak meja.
"EH...BEBEK TERBANG "kaget Alissya sambil mengangkat kedua tangannya.
"Aish..kaget gue"ucap Alissya sambil mengelus dadanya dan menatap sebal Raffael.
"Parah banget kalian wahai kaum hawa,bisa-bisanya kalian bolos kok gak ngajak-ngajak ?"ucap Raffael berlebihan.
"Bukannya gak ngajak-ngajak Sya,tapi kelupaan buat ngajak "
"Halah..alasan "acuh Alissya.
"Dih...gak percaya lo ?"
"Iy ..."belum selesai Alissya berbicara,Zea langsung menyelanya.
"Geu balik "ucap Zea tiba-tiba,sontak membuat kami semua menatap kearahnya.
"Loh kok balik sih Ze ? ini kan masih belum waktunya pulang sekolah "ucap Putri.
"Ada urusan "jawab Zea datar.
"Kemana ? trus urusan apaan emangnya ?"tanya Kamira.
"Ke salon tante Linda "
"Tumben-tumbenan lo mau pergi ke salon tante Linda,kesambet dedemin mane nih elo Ze kali ini ?"ucap Christy sambil terkekeh pelan.
"B*acod "ketus Zea,Christy pun tergelak melihat kekesalan dimata Zea.
"Lagian lo mau ngapain sih ke salon tante Linda,Ze ?"
"Ganti warna rambut "
"Ikut dong "ucap Alissya.
"GUE SERATUS PERSEN WAJIB IKUT "teriak Kamira begitu antusian.
"Berisik"ketus Zea sambil menatap tajam Kamira.
"Canda Ze.."ucap Kamira dengan cengirannya.
"Kita ikutan yak ?"ucap Kamira.
"Hm"gumam Zea sambil menganggukkan kepalanya.
"YES "senang Kamira.
"Kita cabut duluan yak,boys "pamit Alissya sabil melambai-lambaikan tangannya kearah kami.
Zea cs pun sudah pergi meninggalkan kantin.Ah..ralat,lebih tepatnya lagi adalah mereka kembali membolos hanya untuk pergi kesalon.
Setelah Zea cs pergi,kami pun memutuskan untuk pergi ke rooftop setelah kami selesai mengiri perut dikantin.
"Sepi juga yak kalau gak ada tuh cewek-cewek bar-bar"ucap Raffael.
"Bilang aja kali Raf kalau lo mau terus deket-feker sama Putri,gitu aja kok ribet"ucap Alvano.
"Stttt..netizen diam lah "ucap Raffael.
...***...
"Assalamualaikum,Zio pulang "teriak gue setelah membuka pintu rumah.
Karna gue dan juga sahabat-sahabat gue bosen berada di rooftop.Akhirnya kami pun memutuskan untuk pulang duluan,atau bisa dibilang membolos sama seperti yang dilakukan Zea cs.
Gue mutusin buat pulang duluan saat sahabat-sahabat gue ngajakin nongkrong bareng di base camp.Saat ini gue lagi males aja buat nongkrong sama yang lainnya di base camp.Maka nya gue mutusin buat pulang ke rumah duluan.
"Waalaikumussalam "sahut Ara,adik perempuan kesayangan gue.
"Gak usah teriak-teriak kali Bang !!"sinisya.
"Sewot aja lo "cibir gue sambil berjalan menghampiri Ara yang tiduran disofa ruang tamu sambil menonton televisi.
"Bunda mana ?"tanya gue kepadanya.
"Kenapa Abang nyariin Bunda ?"sahut nyokap gue yang baru aja keluar dari dapur.
"Hehe..gak papa kok Bun"ucap gue sambil terkeleh pelan dan mencium tangan nyokap gue.
"Zio kekamar dulu ya Bun "pamit gue,Bunda pun mengangguk.
Setelah itu gue langsung pergi kekamar untuk membersihkan diri.
...***...
Saat ini gue tengah berbaring di kasur,tempat ternyaman sekaligus ternikmat buat gue.
Baru aja gue mau memejamkan kedua mata gue,tiba-tiba aja Ara datang kekamar gue.Dan jangan lupakan tentang kebiasaan Ara yang kalau pergi kekamar gue ataupun memanggil gue yang lagi ada didalam kamar dengan teriakan nya yang membuat telinga gue rasanya mau copot.
TOK TOK TOK
"ABANG.... "teriaknya sambil mengetuk pintu kamar gue dengan keras,bahkan itu lebih cocok disebut menggedor ketimbang mengetuk.
"Aish...apa sih Ra ? berisik banget !"kesal gue.
"LO TURUN GAK SEKARANG !! ITU DISURUH BUNDA MAKAN.NTAR KALAU LO SAKIT SIAPA LAGI YANG GUE RECOKIN ?"ucapnya dengan masih bergeriak
Ini bocah kagak ada mereka bersalah banget dah udah bikin gue kaget karna teriak-teriak didepan pintu kamar gue.Trus gedor-gedor pintu kamar gue lagi.
Apes banget gue punya ade modelan kek Ara gini.
Akhirmya gue pun beranjak dari tempat tidur gue dan berjalan kearah pintu kamar untuk membukanya.
CEKLEK
"Ck..iya-iya"sahut gue setelah pintu kamar terbuka.
"Bawel banget sih lo,Ra "ledek gue sambil menatap dengan sorot mata kesal kearah Ara yang berdiri didepan gue.
"Lo tuh ya,bukanmya bilang makasih sama gue.Ini malah ngomel-ngomel kagak jelas gini"sinisnya.
"Suka-suka gue dong "acuh gue.
"Dih..pantesan aja lo jomblo terus.Mana ada cewek yang mau sama cowok tengil kek lo,Bang "ucapnya,setelah itu dia berlalu pergi meninggalkan gue yang malih melongo mendengar ucapannya barusan.
"B*angke emang tuh anak "kesal gue sambil mengumpat.
"Kalau bukan karna dia adik kesayangam gue.Mungkin sekarang itu bocah udah gue m*utilasi dari dulu "kesal gue.
...***...
***JANGAN LUPA BUAT LIKE,KOMEN,AND VOTE YA GUYS
...BYE***...