
Akhirnya mereka pun nyampek di kediaman cheleo. Lalu mereka pun langsung masuk kepintu utama.
"Assalamualaikum," teriak mereka bertiga.
"Walaikumsallam," ucap Yana.
"Eh ... Ada nak David," ucap Yana.
"Ia Tante, apa kabar baik kan," ucap David sambil mencium punggung tangan Yana.
" Baik kok, Tapi bukanya kamu di London," ucap Yana.
"Em ... Iya Tante sebenarnya David dilondon, tapi semenjak Agatha keindonesia David jadi pulang ke Indonesia, karena ada pekerjaan di indonesia, mungkin David ke London bulan depan Tan," jelas David.
"Owh begitu yah, jadi kamu tinggal dimana di Indonesia?" Tanya Yana.
"David tinggal di apartemen Tante, kita gak dikasih duduk ni Tan, pegel tau kaki kita," ucap David.
"Eh ... Iya tente Sampek lupa, yaudah yok duduk," ucap Yana.
Lalu mereka pun duduk di sofa.
"Bik ... Bawak minuman yah baik," teriak Yana.
"Ia nona," ucap bi Surti.
"Kamu kenapa tinggal di apartemen sih vid, kenapa gak tinggal disini aja," ucap Yana.
"Gak ngerepotin ni Tante?" tanya David.
"Enggak dong, Tante malah suka kalok kamu tinggal di sini," ucap Yana.
"Em ... Yaudah Tante, hari ini David pindahnya yah Tante, soalnya di apartemen sepi," ucap David.
"Yaudah bagus dong kalok cepat," ucap Yana dan dibalas angukan oleh David.
Lalu datang lah bi Surti membawa 3 jus jeruk dan beberapa cemilan.
"Ini tuan, nona," ucap bi Surti sambil menyodorkan beberapa cemilan dan minuman.
"Makasih yah bik," ucap David.
Lalu bi Surti pun pigi dari hadapan mereka dengan membungkukkan badannya pertanda hormat. Lalu David pun meneguk jus jeruk itu hingga tandas.
"Haus bener," ucap Agatha.
"Yah jelas haus dong sayang, namanya aku dari tadi nungguin kamu," ucap David.
"Siapa suruh kakak nungguin aku, kan aku gak nyuruh," ucap Agatha.
"Ia sih kamu gak nyuruh kakak, tapi kayak mana lagi, kakak sudah terlanjur rindu sama pacar kakak ini," ucap David sambil mencoel hidung Agatha.
"Kalian pacaran?" tanya Yana.
"Enggak mah kita itu gak pacaran, kakak David emang kayak gitu, dia suka panggil aku pacar, sayang, apalah," jelas Agatha.
"Owh ... Mama kira kalian pacaran, sama dong David kayak Dylan, dulu Dylan juga ngaku-ngaku jadi pacar Agatha," ucap Yana.
"Iya Tan, Dylan juga ngaku-ngaku jadi pacar Agatha, curang loh yah LAN," ucap David sambil menunjuk Dylan dengan telunjuknya.
"Yah gue juga mau ikut-ikutan lah kayak loh," ucap Dylan.
"Acik ikut-ikut," ucap David.
"Yah Acik lah," ujar Dylan.
"Eh ... Uda jangan berantam," ucap Yana. Mereka yang mendengar itu hanya menyengir kuda aja.
"Owh ... Iya sayang, hari ini kamu kerumah sakit yah, cabut infus kamu, hari ini jadwal kontrol kamu," jelas Yana.
"Em ... Yaudah Tan, Agatha nya biar saya aja yang antar kerumah sakit, sekalian ambil barang-barangnya David Tante," ucap David.
"Yaudah kalok itu mau kamu," ucap Yana.
"Yaudah aku ganti baju dulu yah kak," ucap Agatha sambil berdiri dari duduknya.
Lalu Agatha pun bersiap-siap dengan memakai celana jeans di atas lutut, memakai jaket serba kebesaran tetapi modis dengan ala-ala orang Korea, mengucir rambut nya tinggi, memakai sepatu putih, memakai tas selempang, dan mengoles kan sedikit bedak dan liptin dibibirnya. Setelah bersiap-siap akhirnya Agatha pun turun kebawah dengan memakai infus ditangan nya.
"Uda siap," ucap David tanpa berpaling dari gawainya.
"Uda dong, yaudah ayok," ucap Agatha.
Lalu David pun mematikan gawainya dan melihat Agatha yang berdiri dihadapannya. Betapa terkejutnya David yang melihat penampilan Agatha yang sederhana tapi begitu cantik.
"Perfect," ucap David.
"Uda cepetan, aku dah risih ni pakai infusnya," ucap Agatha.
"Yah sabar dong sayang, yaudah ayok kita pigi," ucap David.
"Tapi kita pamit dulu sama mama kamu," sambung David.
"Oke," ucap Agatha.
Lalu mereka pun berjalan menuju ruang tv yang ditempati oleh Yana.
"Mah kita pigi dulu yah," ucap Agatha.
"Ia hati-hati yah," ucap Yana.
Lalu mereka pun mencium punggung tangan Yana. Setelah mereka berpamitan mereka pun mulai mengendarai mobilnya, dan kini mereka pergi kerumah sakit, setelah pergi ke rumah sakit mereka pun pergi ke apartemen David.
"Capek juga yah kakak, kakak tau gak kakak pas aku dibuka infusnya kakak rasanya itu sakit banget kakak," ucap Agatha.
"Makannya kalok dah tau sakit jangan sakit-sakitan Mulu," ucap David.
"Heheh ... Iya deh kakak," ucap Agatha.
Lalu David pun memberaskan barang-barangnya setelah membereskan barang-barang nya mereka pun pergi yang diminta Agatha.
***
Malam pun tiba setelah makan malam mereka pun menuju kamar mereka masing-masing.
"Gabut banget," monolog Agatha.
Kini Agatha pun mengambil gawainya yang ada ditempat tidurnya. Kini ia melihat media sosial. Saat Agatha asyik-asyiknya melihat media sosial dan tiba-tiba banyak pesan dari grub. Akhirnya Agatha pun mengeceknya grub wastaapnya.
Grub sekolah queen
Kevin♥️
Bagi anak SMA queen, besok kita akan di adakan camping, jadi kalian harus Bawak beberapa baju kalian, dan akan di prediksi selama-lamanya kita mengadakan camping itu 1 Minggu, dan secepat-cepetnya itu 4 hari, jadi saya saran kan kalian membawa baju secukupnya, sekian dan terimah kasih.
Murid-murid sekolah queen.
"Kenapa gak pak kepsek aja sih, yah bilang, kenapa harus kakak Kevin,"
"Yes kita camping,"
"Camping Dimana ni kita,"
Dan beberapa banyak murid-murid yang menanyakan itu tapi tidak di gubris oleh Kevin.
"Yes akhirnya camping juga," ucap Agatha.
Lalu Agatha pun akhirnya tertidur dikasur empuknya itu. Lagi pun tiba kini Agatha bangun lebih awal untuk menyiapkan barang-barangnya untuk acara campingnya. Setelah melakukan persiapan akhirnya Agatha pun turun ke bawah untuk melakukan ritual sarapan pagi.
"Pagi," ucap Agatha ceria.
"Pagi sayang, kok banyak banget sih bawakan kamu sayang," ucap David.
"Iya kakak, soalnya kan hari ini camping," ucap Agatha sambil menduduki bokongnya di kursi makan.
"Owh gitu yah, emang berapa hari sayang," ucap David.
To be continue~