Bad Boys Vs Bad Girls

Bad Boys Vs Bad Girls
BGvsBB-85 Kakak beradik yang tak pernah akur


...☆☆☆...


...*...


...*...


...*...


...***...


...HAPPY READING...


...GUYS...


...🤗🤗...


...***...


...*...


...*...


...*...


...☆☆☆



...



...♡♡♡...


《♡Author Pov♡》


Saat ini terlihat seorang gadis cantik tengah duduk disofa diruang tengah.Dia begitu menikmati drama yang ia tonton,dengan cemilan ditangannya.Terlihat begitu tenang dan begitu damai saat dia menonton.


BHUG


"Huuuhh "terdengar helaan napas dari seseorang yang baru saja duduk disamping gadis itu.


Gadis bernama Ara ini pun menoleh kearah sampingnya.Dimana tepat disampingnya,kakak laki-laki nya tengah terduduk lesu.


"Ngape lo,Bang ? kok lemes gitu ? udah kek orang bosen idup aja dah "ucap Ara.


"Gue harus gimana ya,Ra ?"ucap Zio.


Ara hanya mencibikkan bibirnya kesal karna Zio tidak menghiraukan pertanyaanya.Tapi justru melontarkan pertanyaan kepada dirinya.


"Gini amat dah gue punya abang "batin Ara.


"Gimana apa nya ? coba kalau lo ngomong yang jelas nyet ! jangan ngomong basaha monyet kek begitu !"ucap Ara.


PLAK


"Durhaka lo ngatain abang sendiri monyet !!"hardik Zio sambil menggeplak kepala Ara.


"Aish...sakit b*angsad "ringis Ara.


"M*ampus kau "sahut Zio dan menatap Ara dengan tatapan sinisnya.


"Ck..pergi dah lo bang !"usir Ara sambil mendorong-dorong pundak Zio "Lo ganggu ketenangan gue nonton aja dah"


"Apa sih Ra ? gue cuman mau curhat ini loh.Gue mau minta saran elo,s*empak tokek "geram Zio dan sambil menepis tangan Ara yang mendorong-dorong dirinya.


"Apa ? minta saran ?"beo Ara.


"Heh..air c*ebok j*amban "sinis Ara "Gaya lo minta saran ke gue segala.Males banget gue ngasih saran sama abang yang modelan upil dugong kek elo "


"HEH...durhaka banget lo sama gue "ucap Zio menatap penuh kekesalan kepada adik perempuannya ini.


"Inget ya !! gue gak bakal mau lagi nemenin elo ketoko buku,kalau lo gak mau dengerin curhatan gue dan juga ngasih gue saran yang bagus !!"ancam Zio.


Ara pun melotot tak terima saat mendengar ancaman dari Zio barusan.


"Apa-apaan nih ? kalau dia kagak mau nganterin gue ke toko buku lagi,trus gue sama siapa dong ke sana.Ya kali gue sendirian.Kalau gue sendirian,ntar yang ada gue di gangguin sama cowok belok itu lagi "batin Ara.


Ara pun akhirnya pasrah dan mau mendengarkan semua curhatan Zio dan juga memberi saran kepada kakak laki-laki nya itu.


Kalau Ara tidak mau,nanti Zio tidak mau menemani nya lagi untuk pergi ketoko buku.Sedangkan Ara sangat tidak ingin pergi ketoko buku sendirian.Karna jika itu terjadi,pasti dia akan diganggu oleh cowok yang ada disana.


Namun jika ia pergi bersama kakak laki-lakinya ini,pasti tidak akan ada cowok-cowok yang akan mengganggunya.


"Ck..ya udah lo mau curhat apaan ? trus mau saran apaan ?"tanya Ara dengan raut wajah malas.


"Dih..gak jadi ah"acuh Zio "Lo kek nya kepaksa gitu.Kan gue jadi males jadinya "ucapnya dengan santai.


"Apa lo bilang ? gak jadi ?"beo Ara dengan raut wajah menahan kesal.


"Iya gak jadi "ucap Zio sambil menganggukkan kepalanya.


"*What the f*uck* "batin Ara mengumpat.


Sedangkan Zio sendiri tengah asik dengan dunianya sendiri,yaitu main game online diponsel miliknya.Wajah Ara memerah padam karna saking kesalnya diri nya akibat ulah kakak laki-lakinya ini.Dalam hitungam detik,gadis itu akan segera meledakkan emosi nya.


1


2


3


"DASAR ZIO B*ANGSAD !!"teriak Ara dengan kencangnya.


Akibat teriakan Ara yang begitu kencang,ponsel milik Zio yang berada ditangannya terlepas dari genggaman tangan Zio dan berakhir dengan jatuh kelantai.


Bahkan tidak hanya Zio yamg terkejut dengan teriakan gadis ini.Tapi juga sang ibunda yang tengah berada ditaman dibelakang rumah mereka pun juga ikut terkejut.


"Bocah gemblung "kesal Meyra,ibunda dari Zio dan juga Ara.


"Masalah apa lagi yang sedang diributkan oleh kakak beradik itu ?"ucapnya sambil memijit keningnya yang terasa pening karna harus menghadapi kedua anaknya yang tidak pernah akur itu.


Setiap hari,ada saja masalah yang membuat kedua kakak beradik itu berkelahi.Bahkan terkadang karna saking lelahnya Meyra menghadapi tingkah kedua kakak beradik itu,Meyra akan menjewer kuping keduanya.


Tak ingin terlalu lama mendengar teriakan sang putri,Meyra pun memutukan untuk menemui kedua anaknya itu.


Sadangkan keadaan diruang tengah,Ara tengah meluapkan kekesalannya.


"DASAR UPIL DUGONG !! BISA-BISANYA ELO BILANG MALES BUAT CURHAT SETELAH GUE UDAH MAU NGEDENGERIN CURHATAN YANG MAU LO UNGKAPIN"kesal Ara dengan menggebu-gebu.


"LO UDAH GANGGU KETENANGAN GUE" teriak Ara sambil menunjuk-nunjuk Zio.


"LO JUGA UDAH GANGGU GUE YANG TENGAH MENIKMATI MASA MENONTON DRAMA FAVORIT GUE"


"DAN DENGAN SANTAI NYA ELO BILANG,KALAU ELO MALES BUAT CURHAT.PADAHAL GUE UDAH MAU MELUANGKAN WAKTU BERHARGA GUE YANG SEHARUSNYA UNTUK GUE NONTON DRAKOR,HANYA UNTUK DENGERIN CURHATAN LO "


"TAPI ELO !!"tunjuk Ara kearah wajah Zio.


"ELO DENGAN SANTAINYA BILANG GAK JADI CURHAT DAN UDAH MALES BUAT CURHAT"geram nya.


"BENER-BENER KURANG AJAR BANGET LO,BANG !!"


Saat Zio hendak membuka mulut untuk membela diri,tiba-tiba Meyra sudah datang dan berjalan mendekat learah mereka berdua.


"ZIO..ARA..ada apa ini ?"tanya Meyra kepada kedua anaknya itu.


"Bunda "ucap Ara dan juga Zio kompak saat melihat kedatangan sang ibunda.


"Masalah apa lagi kali ini yang membuat kalian berdua bertengkar seperti ini ?"tanya Meyra sambil menatap kedua anaknya ini.


"Dan kamu Ara "ucap Meyra sambil menatap putri bungsunya itu.


"Kenapa teriak-teriak seperti tadi ? kamu gak takut apa kalau nanti pita suara kamu rusak ?"ucap Meyra.


"Mau kamu kalau pita suara kamu rusak ?"ucap Meyra menakut-nakuti sang putri,Ara pun dengan cepat menggelengkan kepalanya saat mendengar perkataan sang ibunda.


"Abang duluan bun yang gangguin Ara "adu gadis itu sambil menunjuk kearah Zio yang tengah duduk santai disofa.


"Loh..kok abang sih "sahut Zio tak terima.


"Ya memang abang duluan kan yang nyari masalah !"sinis Ara "Coba aja tadi abang gak gangguin Ara waktu lagi nonton.Pasti Ara gak akan marah-marah kek tadi "ucapnya sambil menatap sinis sang abang.


"HEH...boneka mampang !"ketus Zio sambil menatap garang sang adik "Coba aja kalau kamu gak protes waktu abang mau cerita trus mau minta solusi sama kamu.Pasti abang gak akan gangguin kamu sampai buat kamu ngamuk kek macam afrika gini !"


Kedua kakak beradik ini beradu tatapan sinis.Sedangkan Meyra hanya bisa menijit pelipis nya yang terasa berdenyut nyeri saat melihat pertengkaran kedua anaknya ini.


"Argh...makin tua juga gue keknya kalau saban ari liat nih anak badung berdua berantem terus !"batin Meyra.


...¤¤¤...


...☆☆☆...


...*...


...*...


...*...


...***...


...Maaf baru update,krna tadi malam aku ketirudan.Karna memang aku agak kurang sehat badan....


...Sorry ya guys...


JANGAN LUPA LIKE,VOTE,KOMEN,DAM FOLLOW YA GUYS.


...***...


...*...


...*...


...*...


...☆☆☆...