
...**...
...*...
...○•○•♡•○•○...
...***HAPPY READING GUYS...
...🤗🤗***...
...○•○•♡•○•○...
...*...
...**...
《♡Zea Pov♡》
Saat ini gue tengah berada dirumah sakit tempat Kamira dirawat.Kedua orang tua Kamira baru aja pamit pergi.Kini hanya tinggal gue seorang diri yang menemani Kamira yang masih belum sadar dari komanya.
Ini adalah hari ke empat Kamira dirawat dirumah sakit semenjak kejadian itu.Namun masih belum ada tanda-tanda dia akan sadarkan diri.
Soal pelaku yang telah menembak Kamira,itu masih dalam penyelidikan.Afia,Kakek,Eldriek,Feri,dan juga anggota MZF yang lain turut membantu gue untuk mencari tahu siapa pelaku dari penembakan beberapa hari yang lalu.
Sebenarnya gue ingin melabrak Reno dan juga Vino.Tapi Kakek mencegah gue untuk melakukan itu.Dia mengatakan untuk jangan bertindak kegabah.Karna kami masih belum mengetahui siapa lagi yang membantu Reno dan juga Vino.Setelah Afia mengatakan kalau Mafia Black terlibat,tidak lama Eldriek juga mengatakan kalau ada Mafia lain yang membantu mereka selain Mafia Black.
Mendengar itu Kakek memutuskan untuk mencari tau terlebih dahulu Mafia mana saja yang membantu Reno dan juga Vino.
Awalnya gue menolak dan tetap ingin memyerang Reno dan juga Vino,tapi Kakek mencegah gue untuk melakukan itu.Dia bilang kalau dia tidak akan ikut campur tentang apa yang bakal gue lakuin sama orang-orang yang terlibat.Dia akan membiarkan gue melakukan apa pun sesuka gue.Tapi dengan satu syarat.Gue harus menahan emosi gue untuk sementara selama penyelidikan.Setelah penyelidikan selesai dan kami sudah mengetahui siapa saja yang terlibat.Maka Kakek tidak akan mencegah gue dan membiarkan gue melakukan apa pun yang gue mau.
Dan baru lah gue setuju dan menurut dengan perkataan Kakek.
CKLEK
Suara pintu terbuka,gue pun langsung menoleh kearah pintu.Terlihat keempat sahabat gue baru saja datang.Dan jangan lupakan Zio cs yang berdiri dibelakang keempat sahabat gue itu.
"Kan bener apa gue kata,Zea pasti disini !! "ucap Alissya sambil berjalan menghampiri gue.
"Enak banget Mbak nya bolos gak ngajak-ngajak "cibir Alissya sambil melirik gue dengan sorot mata kesalnya.
"Emang "sahut gue.
"Ck..s*ialan lo "ucapnya mengumpat.
"Lo udah dari kapan di sini Ze ?"tanya Putri.
"Pagi "jawab gue sambil tetap fokus dengan ponsel gue.
"Kenapa gak ngasih tau kita-kita ?"tanya Leviana.
"Lupa "sahut gue.
"Ada gitu lupa selama itu ?"sindir Alissya.
Tanpa berkata sepatah kata pun gue bangkit dari sofa yang berada di ruangan rawat Kamira ini.Gue pun berjalan kearah pintu keluar dengan santainya.
Melihat gue yang hendak keluar Putri pun langsung bertanya.
"Mau kemana lo Ze ?"tanya Putri.
"Keluar "jawab gue.
"Iya kita tau lo mau keluar Ze. Siapa juga yang ngira lo mau nyangkul "ucap Alissya mendengus kesal.
"Itu tau "ucap gue acuh.
"Ck..susah emang ngomong sama batu yang menjelma jadi manusia "dumel Alissya.
Tanpa memperdulikan Alissya yang ngedumel karna kesal sama gue.Guepun memutuskan untuk membuka pintu dan keluar dari uruangan.
"Selamat siang Nona "sapa dua Bodyguart yang gue tempatkan didepan pintu ruang rawat Kamira.
"Hem "gumam gue sambil menganggukan kepala gue.
"Jaga dengan ketat.Jangan sampai terjadi sesuatu kepada nya !!"ucap gue.
"Baik Nona "
"Jika terjadi sesuati kepadanya,kalian tau benar apa akibatnya !!"
""Baik Nona "
Gue pun langsung pergi menuju restoran yang tidak jauh dari rumah sakit.Sejak pagi gue gak makan apa-apa,oleh karma itu gue pergi kekantin untuk mengiri perut lapar gue ini.
Saat tiba di restoran ini,gue pun memesan dua menu makanan,yaitu Kwetiau goreng dan Chicken cordon bleu.
Setelah pesanan gue dateng,gue pun langsung menyantap makanan yang gue pesan.
Saat gue tengah menikmati makanan yang gue pesen,tiba-tiba kursi didepan gue ditarik seseorang dan orang itu pun duduk didepan gue.
"Ngapain lo ?"ucap gue kepada orang yang duduk didepan gue yang tak lain adalah Zio.
"Duduk"jawabnya.
"Kenapa didepan gue ?"
"Karna gue mau "sahutnya.
Tak ingin berbicara lagi,gun pun memutuskan untuk melanjutkan memakan makanan gue.Sedangkan Zio,dia hanya duduk diam didepan gue sambil memainkan ponselnya.
Ck..ini cowok kesini cuman mau main ponsel doang,atau gimana sih ? Aneh bener.Gue kira dia mau pesen makanan juga.Tapi ternyata dia cuman main ponsel doang.
"Gue tau gue ganteng,tapi jan ngeliatan gue sampe kek gitu.Keselek ntar,baru tau rasa lo "ucapnya dengan mata yang tertuju kelayar ponselnya.
"*Ck..s*ial ketahuan* "batin gue.
"Lo ngapain kesini sih ?"tanya gue sambil mencoba menyembunyikan rasa malu gue karna ketahuan memperhatikanya.
"Yakin lo mau tau alasan gue kesini karna apa ?"ucapnya sambil meletakkan ponsel miliknya diatas meja.
"Jangn bertele-tele "ucap gue mulai kesal.
"Kan gue cuman mau mastiin "ucapnya sambil tersenyum tipis.
Gue pun tak menghiraukannya.Kesel juga lama-lama ngadepin dia,heran gue.Mending gue menikmati makanan didepan gue dari pada ngeladenin Zio yang selalu punya banyak cara buat bikin gue darah tinggi.
Merasa gue acuhkan dia pun terlihat terkekeh pelan.
"Ze "panggilnya.
"Hem "gumam gue tanpa menatap kearahnya.
"Kalau lo perlu bantuan gue ataupun perlu tempat buat cerita,jangan sungkan buat dateng ke gue ya "ucapnya tiba-tiba,sontak membuat gue langsung menatapnya.
DEH
Jantung gue tiba-tiba berdetak dengan kencang saat melihat kedua manik mata Zio yang terlihat begitu tulus saat menatap gue.
Astaqfirullah..tolonglah jantung jangan kek gini.Kalau lo kek gitu,ntar badan gue jadi lemes.Ini juga si Zio,bisa-bisanya dia ngomong gitu secara tiba-tiba.Gimana gak deg degan jantung gue jadinya.Mana itu matanya terlihat tulus banget lagi saat menatap gue.
Sumpah..ini mah bikin jantung gue jadi kagak aman namanya.
"Lo sehat ? ngapa jadi tiba-tiba ngomong kek gitu ?"ucap gue sambil mengalihkan pandangan gue kearah lain.
"Gue serius Ze "ucap Zio.
"Iyain biar cepet "acuh gue.
Saat Zio mau ngomong,tiba-tiba ponsel gue berdering.Menandakan ada panggilan masuk.Saat gue lihat ternyata nama Eldriek yang tertera dilayar ponsel gue.
Ada apa ? Kenapa Eldriek tiba-tiba nelpon gue ?
...**...
"Hallo "ucap gue saat sambungan telpon sudah terhubung.
^^^"Nona saya ingin mengatakan kalau Nona di minta Tuan besar untuk ke markas"^^^
"Ada apa ? Apa terjadi sesuatu ?"
^^^"Saya tidak tau Nona.Tuan besar hanya memerintahkan saya untuk mengabari anda "^^^
"Baiklah aku akan kesana "
^^^"Baik Nona "^^^
Setelah itu gue pun langsung memutuskan sambungan telpon.
"Apa apa ?"tanya Zio.
"Bukan urusan lo !!"ucap gue dan langsung bangkit dari kursi.
***S
K
I
P***
Saat ini gue tengah berada di rumah gue bersama dengan keempat sahabat gue.Saat ini gue sudah siap dengan jaket kulit berwarna hitam milik gue.Di kantong dalam jaket ini ada pistol serta pelurunya.
Sedangkan keempat sahabat gue pun sudah siap dengan senjata yang disimpan dikantong dalam jaket yang mereka kenakan.
Untung bokap nyokap gue dan juga kedua Kakak laki-laki gue tengah pergi keluar kota.
Setelah Eldriek menghubungi gue atas perintah Kakek,gue pun langsung ke markas.Saat gue tiba di markas ternyata Kakek ingin memberi tahu gue kalau dia mengijinkan gue untuk menyerang Reno,Vino,dan juga orang yang terlibat.
Soal Mafia Black yang juga terlibat dalam masalah ini,Kakek mengatakan dia yang akan mengirim Feri dan juga Afia untuk menangkap mereka.Setelah itu Feri dan juga Afia akan membawa paksa anggota mafia Black ke markas MZF.Mereka berdua hanya diperintahkan Kakek untuk membawa mafia Black ke markas MZF.Kalau untuk memberi perhitungan kepada bedebah si*alan itu,maka itu adalah tugas gue.Gue pun setuju dengan semua rencana Kakek.
Sedangkan keempat sahabat gue ini,mereka gak tau kalau Reno dan juga Vino bekerja sama dengan mafia Black.Gue gak bisa ngasih tau mereka tentang itu semua.Karna kalau gue ngasih tau mereka tentang itu,gue yakin mereka pasti akan bertanya dengan pertanyaan yang aneh-aneh.Gue juga gak mau mereka berpikir yang enggak-enggak tentang gue.
Cukup mereka tau kalau Reno dan Vino lah dalang dari semua masalah ini.
"Aaaa....seneng nya "heboh Christy "Akhirnya kita beraksi lagi.Rasa nya uda lama gue gak beraksi "ucapnya.
"Jangan main-main guys !!"peringat gue.
"Gue yakin Reno bukan orang yang bisa kita remehin gitu aja.Kalian tau kan ? kalau semua orang suruhan gue pada gak bisa nemuin jejak dia saat kejadian penembakan Kamira.Dia sangat teliti dalam melancarkan aksinya "jelas gue.
"Gue gak yakin Ze kalau semua ini rencana Reno sama Vino aja.Gue rasa ada seseorang di balik mereka berdua yang membantu"ucap Putri.
"Lo emang cerdas Put "puji gue.
"Pemikiran lo sama persis dengan apa yang gue pikirin.Gue juga curiga ada orang yang lebih ahli dan berpengalaman yang membantu mereka berdua "ucap gue.
"Maksud lo orang yang ahli dan berpengalaman itu seperti mafia ya Ze ?"sahut Leviana.
DEG
S*ialan gue kelepasan.Bisa-bisa nya gue ngomong tentang hal yang memancing ke arah mafia sih.Ck..ceroboh banget gue.
"Apa jangan-jangan Reno dan juga Vino bekerja sama dengan mafia MZF ya ?"ucap Leviana.
"Lev lo jan ngomong gitu dong !!"ucap Alissya "Lo bikin gue takut jadinya ini loh "
"Lah..apa sih Sya ? Gue kan cuman nebak-nebak aja "
"Iya nebak.Tapi tebakan lo bikin bulu kuduk gue merinding tau gak "dumel Alissya
"Lo tau sendirikan seberapa sadis nya mafia MZF ? Gue setiap kalo denger tentang klan mafia itu,bawaannya pen pingsan tau gak "ucapnya.
"Kalau itu bener,berarti kita perlu hubungin Om Azka buat bantu kita,Ze "usul Alissya.
"Gak usah !!"ucap gue "Saat ini kita bisa gunain apa aja yang udah Om Azka ajarin ke kita.Sekalian buat ujian buat latihan kita selama ini "
"Tapi Ze,gimana kalau kata-kata Leviana itu beneran.Gimana kalau tuh dua cowok saudara dajh*al itu kerjasama sama mafia MZF ? itu artinya kita dalam bahaya tau gak"ucap Christy.
"Jangan ngomong yang aneh-aneh.Gak mungkin mereka kerjasama sama mafia MZF "ucap gue.
"Bisa ajakan Ze "ucap Christy.
"Ck..gak mungkin !!"
"Udah lah guys lebih baik kita jangan mikin yang aneh-aneh.Kita harus fokus dengam rencana kita yang ingin memberi perhitungam sama Revo dan juga Vino "
"Ck..iya juga yak.Lagian gak mungkin juga mafia MZF kerjasama sama dua cowok gak berguna itu "ucap Alissya.
"Mending kita berangkat sekarang deh "ucap Leviana.
"Kuy lah "sahut kami serempak.
Kami pun langsung keluar dari rumah.Saat hendak masuk kedalam mobil,tiba-tiba Zio cs dateng.Mereka pun turun dari motor mereka dan berjalan menghampiri kami.
"Kalian mau kemana ?"tanya Zio.
"Kita ada urusan penting yang harus kita selesaiin "sahut gue.
"Urusan apa ?"tanya Derren.
"Bukan urusan Kalian !!"ucap gue datar.
"Apa ini ada hubungannya sama penembakan Kamira ?"tebak Zio.
"Kalian gak perlu tau !!Kita berlima gak mau menarik kalian kedalam permasalahan kami "ucap Alissya.
"Kita ngerti tentang privasi kalian,oleh karna itu kita gak maksa kalian buat ngasih tau kami kalian mau kemana "ucap Derren.
"Tapi kalau kalian perlu bantuan dari kami berlima.Maka kami siap untuk membantu kalian "ucapnnya.
"Gue perlu bantuan kalian "ucap gue,sontak membuat mereka semua menatap kearah gue.
"Lo perlu bantuan apa ?"tanya Zio.
"Tolong kalian jagain Kamira.Gue mau kalian jagain dia selama kami berlima gak ada "ucap gue.
"Okey "jawab Zio cs.
"Kita akan jagain Kamira selama kalian pergi "ucap Zio.
"Thanks "ucap gue.
...*...
...*...
...○•○•♡•○•○...
...*...
...*...
***SESUAI JANJI GUE SEMINGGU YANG LALU KALAU GUE BAKAL UPDATE BEBERAPA PART.KARNA GUE UDAH SELESAI UJIAN JADI GUE BAKAL UPDATE.
MAKASIH BUAT YANG UDAH SABAR MENUNGGU KELANJUTAN CERITA INI.SUNGGUH ITU MEMBUAT AUTHOR SEMANGAT UNTUK TERUS UPDATE.
OH IYA..JANGAN LUPA BUAT LIKE,KOMEN,DAN FOLLOW YA GUYS.
JANGAN LUPA JUGA BUAT NGASIH VOTE SEBAGAI DUKUNGAN KALIAN BUAT CERITA INI.
SAMPAI KETEMU DI PART SELAJUTNYA GUYS
...Salam manis dari gue...
...@Melmey0612...
...😁😁***...