
Assalamualaikum wr wb, dear readers othor tercinta kalau berkenan mampir juga ya ke novel terbaru othor MAINAN TUAN MAFIA, dijamin bikin greget sama Zack dan Nala 😅
Seorang laki-laki tampak menatap cerahnya langit dan awan yang berarak dari jet pribadinya. Dia kemudian menarik salah satu sudut bibirnya. "Aku sudah tidak sabar bertemu dengan kalian semua. Laurie, memang rasanya sakit, sangat sakit tapi aku bisa apa? Kau sudah tidak mungkin bisa kuraih selain ikhlas melepasmu pada dokter brengsekkkk itu. Aku tidak mau membuang waktuku untuk menggapai dirimu lagi, karena saat ini yang terpenting bagiku adalah bisa membalaskan dendamku pada orang yang telah membuatku kehilangan dirimu."
Dia kemudian mengambil ponselnya dari saku jasnya, lalu menatap foto wanita cantik yang ada di ponsel tersebut. "Apa kabarmu, wanita siluman? Kau selalu menyebutku dengan sebutan raja iblis kan? Sekarang mimpimu akan jadi kenyataan karena aku benar-benar akan menjadi iblis yang sesungguhnya di matamu. Tidak ada lagi Zack yang bisa kau permainkan seperti dulu," ucapnya sambil tersenyum smirk di wajahnya.
***
"Jangan ada yang menyentuh wanita siluman itu! Biar aku saja yang mengangkatnya!"
"Baik Tuan Zack."
Anak buah Zack kemudian membuka pintu mobil itu, sedangkan Zack tampak tersenyum smirk melihat Nala yang terkapar tidak berdaya di dalam mobil. Dia kemudian membopong tubuh Nala masuk ke dalam mansion, lalu masuk ke dalam kamar yang dulu dipakai oleh Nala. Lalu meletakkan tubuh itu di atas ranjang dengan berhati-hati, tentunya Zack tak mau Nala tahu dia yang menggendongnya ke dalam mansion, karena pasti dia akan protes bahkan bisa saja melakukan hal buruk padanya.
Setelah meletakkan Nala di atas ranjang, Zack kemudian duduk di sofa yang ada di kamar itu, menatap Nala yang tak sadarkan diri sambil tersenyum. "Wanita siluman, saat kau membuka matamu, kau pasti sangat terkejut melihat wajahku di depan matamu," ucap Zack sambil tersenyum smirk.
Saat ini, dia merasa benar-benar sangat bahagia bisa bertemu lagi dengan Nala. Setelah kejadian itu, memang sangat sulit untuk mendekat pada Nala, karena dia selalu dijaga anak buah papanya, Leo. Di saat itulah, kelopak mata Nala pun perlahan bergerak. Zack yang melihat Nala mulai sadarkan diri kemudian mendekat ke arahnya, lalu duduk di tepi ranjang.
"Apa kabar wanita siluman?" ucap Zack sambil tersenyum menyeringai.
"AAAAAAA RAJA IBLIS! TERNYATA KAU MASIH HIDUP? KUPIKIR KAU SUDAH BERTEMU DENGAN MALAIKAT PENCABUT NYAWA! KENAPA KAU TIDAK BERTEMU DENGAN MALAIKAT PENCABUT NYAWA SAJA HAH? AKU MUAK MELIHAT WAJAHMU!"
Mendengar teriakkan Nala, Zack pun menutup telinganya. "Dasar wanita siluman! Suara teriakkanmu bisa merusak gendang telingaku!"
"Dasar wanita siluman! Dengarkan aku wanita siluman, jangan pernah coba-coba bermain-main denganku! Perlu kau tahu, aku bukanlah Zack yang dulu yang bisa kau permainkan begitu saja! Lihat ini, aku bisa membunuhmu kapan saja kumau!" bentak Zack sambil menodongkan pistol dan menarik pelatuknya.
Melihat pistol yang menempel di kepalanya, nyali Nala pun menciut, bahkan matanya kini terasa begitu panas, hingga butir-butir air mata pun mulai jatuh membasahi wajahnya.
"Mama...."
Melihat Nala yang mulai menangis, Zack pun menghembuskan nafasnya. "Astaga!" gumamnya.
"Kenapa kau menangis? Apa kau sudah lupa bagaimana heroiknya dirimu saat menyelamatkan Laurie? Dasar wanita bodoh! Sekarang ikut aku!" bentak Zack sambil menarik tubuh Nala yang saat ini duduk di atas ranjang.
"Mau kemana?" isak Nala.
"Bukankah sudah kukatakan, aku bukanlah Zack yang dulu, yang mudah terpedaya pada isak tangismu, isak tangis palsu! Aku tidaklah sebodoh dulu, dasar wanita siluman!"
"Aku tidak mau!" balas Nala sambil mencoba bertahan di atas ranjang, keduanya pun kini terlibat tarik menarik, hingga terbersit sebuah ide dari Nala untuk mengigit tangan Zack.
"Aaaaaaaa!" teriak Zack saat Nala menggigit tangannya, yang seketika membuat keseimbangan Zack oleng lalu menimpa tubuh Nala di atas ranjang.
BUGH
"ASTAGA! NAJIS MUGHOLADOH!"
Bersambung...