
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Sandra mengedarkan pandangannya,terlihat tiga tempat tidur dengan dua pasien diatasnya. Tidak terlihat jelas siapa yang sedang tidur diatasnya,Sandra juga melihat wanita paruh baya yang mungkin seumur dengan mama nya sedang duduk didekat salah satu pasien. Adrian mendekati wanita itu,mereka berpelukan cukup lama .
"akhirnya kau datang juga hiks....hiks.... Roberto...hiks"jawab wanita paruh baya itu yang tak lain adalah Elisabeth
"sudah.... sekarang aku sudah disini,kau tidak perlu khawatir....aku akan membantumu"ucap Adrian sambil terus memeluk tubuh wanita itu
Sandra masih bingung dengan keadaan disekitarnya,dia ingin bertanya pada Adrian tapi melihat Adrian yang memeluk dan menenangkan wanita paruh baya itu membuatnya menahan keinginan tahuannya.
Adrian melepaskan pelukannya,dia menatap Sandra kemudian kembali menatap wajah wanita didepannya . Mengusap air mata wanita itu dengan tangannya,Sandra semakin mengerutkan keningnya
"paapa...apa ini selingkuhan papa?"batin Sandra memikirkan yang tidak-tidak
Melihat Sandra yang kebingungan,membuat Adrian ingin mengerjainya. Adrian kembali memeluk Elisabeth dengan tatapannya masih melihat ke arah Sandra ,menelisik tingkah Sandra
"apa kau mau berdiri disitu saja?"tanya Adrian setelah melepaskan pelukannya
Sandra berjalan mendekati Adrian dan Elisabeth,dia menatap tajam pada Elisabeth. Merasa marah karena Adrian menduakan Sarah, sedang kan Elisabeth tau kalau Sandra sedang marah. Dia tersenyum ke arah Sandra dengan tatapan lembut
"pa....ini"ucap Sandra tapi langsung dipotong oleh adrian
"ini Tante Elisabeth,teman mama dan papa"jawab Adrian yang tau Sandra bingung
Sandra kemudian tersenyum, ternyata dugaannya salah. Selama ini dimatanya Adrian sangat mencintai Sarah, tidak mungkin papa nya akan berselingkuh ternyata benar.
"oooh....Sandra pikir tadi...maaf ya tante"ucap Sandra tersenyum
"ini siapa?"tanya Sandra sambil melihat pasien yanga didepan Elisabeth
"ini suami Tante,paman Roberto"jawab Elisabeth
"hah....maksud papa?pria tadi?"tanya Sandra
"iya.,.kau juga sudah melihat video dan fotonya kan?"ucap Adrian mengingatkan putrinya
Sandra mengingat kembali berkas-berkas yang diberikan Adrian sewaktu dikamar hotelnya,Sandra membulatkan matanya terkejut. Kemudian dia berjalan ke arah tempat tidur pasien yang berada diujung ruangan itu
"hah!!!benar...dia...."ucap Sandra senang dan tak terasa air matanya mengalir
"papa....dia..."ucap Sandra lagi
"iya...dia Darius,Darius yang kau cari selama ini"jawab Adrian
Elisabeth bingung mendengar percakapan antara Sandra dan Adrian,dia masih melihat Sandra yang menangis didepan Darius. Sandra memegang tangan Darius kemudian mengelus-elus punggung tangan itu,tanpa Sandra sadari kalau Darius sudah membuka matanya dan menatap kearah wanita yang duduk sambil memegang tangan nya
"kau siapa?"tanya Darius sambil menatap Sandra
Semua orang yang berada di ruangan itu sangat terkejut,karena kata dokter sangat kecil kemungkinan untuk Darius bangun akibat kecelakaan itu membuatnya koma. Malah Darius divonis jika dalam waktu seminggu tidak sadarkan diri maka dia akan koma selama nya
"aku...aku...."jawab Sandra gugup
"sayang....kau sudah bangun"ucap Elisabeth yang sudah mendekati Darius
"ma....dia siapa?"tanya Darius menatap Sandra dan Elisabeth bergantian
Adrian yang mendengar ucapan Darius langsung menarik tangan Sandra,mencoba menguatkan putrinya itu. Sandra merasa terkejut,ternyata yang dikatakan oleh dewa benar. Setelah sadar,Darius tidak akan mengingat siapa dirinya lagi. Dia merasa terpukul,tapi ini lah takdirnya. Dia akan memperjuangkan nya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘