
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Sandra mengetik sesuatu didalam laptop adrian,dia mencari data pribadi Darius dan menunjukannya kepada Adrian dan juga Sarah
"ini....dia lah Darius,tapi sekarang mungkin dia tidak mengenal Sandra ma"ucap Sandra yang sudah menangis lagi
Sarah dan Adrian melihat dengan seksama,dia melihat jelas wajah pria yang ditunjuk oleh Sandra. Sudut bibir Adrian menarik keatas sendiri,Sarah dan Sandra melihat ke arah Adrian
"sayang....anaknya lagi menangis ni,kok kamu malah tersenyum seperti itu?"ucap Sarah kesal
Walaupun hanya sedikit tersenyum tapi terlihat oleh Sarah dan juga Sandra ,mereka bingung. Saat dimana mereka lagi bersedih malah Adrian tersenyum
"apa papa tidak ingin aku bahagia?"tanya Sandra dengan tatapan sinis nya
"haaaiiissss.....ngak papa nya ,ngak anaknya sama aja. Selalu lebay"Gumam Sarah dalam hati yang melihat tingkah mereka
"pertemuan ,jodoh ,takdir dan maut sudah digariskan oleh tuhan. Dan kau tau Sandra....mungkin dia adalah jodoh mu"jelas Adrian tiba-tiba membuat Sarah dan Sandra bingung
Sarah masih merasa kesal karena Adrian menenangkan Sandra dengan memberikan harapannya,karena dari kata-kata Adrian kalau Adrian memberikan harapan palsu pada Sandra.
Tadinya Sarah ingin membuat Sandra melupakan pria itu dan mulai mencarikan pria yang ada di dunia nyata,bukan pria yang tidak jelas asal usulnya. Ntah dia manusia ntah makhluk ghaib yang jelas harus manusia ,tapi Adrian malah mengatakan jodoh dan takdir segala yang membuat Sandra berharap
"sayang....harusnya kau membuat Sandra melupakan pria itu,bukannya berkata seperti itu"bisik Sarah ke telinga Adrian saat Sarah sudah melepaskan pelukannya dari Sandra
Adrian menatap Sarah dan sandra secara bergantian, sebenarnya apa yang dikatakan Sarah ada benarnya hanya saja Adrian ingin anaknya bahagia. Apalagi kenyataan sudah didepan matanya,memang benar yang orang katakan kalau Tuhan sudah menentukan pertemuan,jodoh ,takdir dan maut nya sendiri-sendiri
"Ini....adalah rekan kerja papa,mungkin seminggu kedepan papa akan ke negara mereka"jelas Adrian sambil menunjuk ayah dari Darius
"Sebelumnya papa akan mengadakan kerja sama mengenai perusahaan kita dengan mereka dua bulan yang lalu,tetapi papa dengar kalau putranya mendapat kecelakaan dan sedang tak sadarkan diri. Ntah itu koma ntah itu meninggal,karena detak jantung nya sudah tidak ada tapi denyut nadinya masih ada"jelas Adrian
Sandra tersenyum senang,ternyata memang jodohnya sudah didepan matanya. Hanya dia harus berusaha,dia masih menunggu keputusan dari Adrian untuk nya
"apalagi papa dengar,karena kondisi putra nya yang menjadi ahli waris keturunan kerajaan itu membuat papa nya ikut depresi dan sekarang papa nya juga sedang dalam pengobatan tradisional"sambung Adrian lagi
"jadi....kapan papa akan melakukan kerja sama nya?"tanya Sandra yang sudah mendapatkan jalan meraih jodohnya
Sarah dan Adrian menatap tajam pada Sandra,Sandra hanya tersenyum melihat kedua orang tuanya yang terkejut dengan ucapannya
"Sandra hanya ingin bertemu dengannya di dunia nyata pa...ma..."ucap Sandra menjelaskan maksud perkataanya tadi
"seminggu lagi,karena tadi dari pihak mereka mengatakan kalau kerajaan mereka masih dipegang oleh pamannya Darius hingga raja dan Darius sadar dan sehat jika tidak maka kerajaan akan dialihkan kepada pamannya Darius makanya papa akan menjalin kerjasama dengan pamannya"jawab Adrian menjelaskan semuanya pada Sandra
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.. makasih😘😘😘😘