
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
"jawab aku,kenapa kau tidak jadi menikahi Minah?bukankah dia sedang mengandung anakmu?"ucap istri Danuarta kesal
"nanti aku jelaskan, sekarang kita masuk dulu. Aku tidak ingin kau masuk angin"jawab Danuarta mendorong kursi roda istrinya
Saat ini istrinya masih mencoba untuk tenang,dia tidak ingin bertengkar dulu dengan suaminya yang baru datang. Dia ingin mendengar penjelasan dari suaminya itu,sedangkan Sandra dan Darius sudah mengikuti Danuarta dari belakang.
Mereka menuju ruang tamu,Danuarta menyuruh pelayan untuk membawakan selimut untuk istrinya. Sandra dan Darius juga masih menunggu penjelasan dari Danuarta mengenai Minah,begitu juga istrinya. Setelah pelayan mengambilkan selimut,Danuarta menutupi tubuh istrinya menggunakan selimut .
"katakan lah....aku ingin mendengarnya"ucap istri Danuarta
"tidak ada yang perlu aku katakan"jawab Danuarta santai
"kau jangan membuat aku marah,apa yang terjadi dengan minah?mengapa kau tidak jadi menikahinya?"teriak istri Danuarta kesal
Sandra dan Darius masih mendengar perdebatan yang dilakukan Danuarta DNA istrinya,Danuarta menarik nafasnya panjang. Mau tak mau dia harus menjelaskan semuanya,semua mendengarkannya dengan seksama.
"jadi hanya karena kau mendengar gosip para pelayan ?"tanya istri Danuarta marah,air matanya sudah membasahi pipinya
Sandra dan Darius juga terkejut mendengar pengakuan Danuarta,mereka tidak menyangka pamannya itu bisa langsung percaya begitu saja pada gosip yang belum jelas benar atau salah
"paman....aku tau sekali seperti apa mbak Minah,dia sudah ditinggal oleh suaminya selama sepuluh tahun dan lebih memilih sendiri"jelas Sandra
"dari dulu memang banyak sekali sekuriti diperumahan kami yang menyukainya,bahkan ada rekan kerja papa yang ingin menjadikannya istri tapi dia tidak mau. Dia tidak ingin membuat rekan kerja papa merasa malu,dia selalu menjaga dirinya hingga akhirnya sekarang aku sendiri terkejut karena dia bersedia menikah dengan paman,tapi paman malah berkata kalau anak yang dikandungnya bukan anak paman"jelas Sandra lagi panjang lebar karena dia tau betul mbak Minah
Danuarta terdiam,dia menundukan kepalanya,kemudian dia menatap istrinya yang sudah penuh dengan air mata dipipinya. Dia mendekati istrinya dan memeluknya
"maafkan aku,aku akan mencari tau semuanya dulu"ucap Danuarta
"paman pikir mbak Minah akan mau lagi dengan paman?dia pasti sudah sangat terluka karena paman lebih percaya pada omongan orang lain. Jika aku menjadi mbak Minah, mungkin aku akan pergi jauh dari paman "ucap Sandra sambil berdiri dan berjalan ke arah kamarnya tanpa melihat Darius yang dari tadi menatapnya
Sandra benar-benar merasa sangat kesal pada Danuarta,dari dulu keluarga Sarah sangat dekat dengan para pelayannya. Mereka tidak pernah menganggap kalau pelayan itu adalah orang suruhan,tapi Sarah mengajarkan untuk menerima pelayan seperti saudara dan ikut membantu kesusahan mereka
Darius menatap punggung Sandra yang berjalan menuju kamarnya,dia menatap pamannya yang masih menghapus air mata dipipi istrinya
"maaf kan aku sayang.....kau kenapa menangis'?"tanya Danuarta
"aku tidak bisa memberimu keturunan ...hiks...disaat ada keturunan di rahim Minah,kau malah tidak mengakuinya hiks....hiks...."jelas istri Danuarta
"tenang lah....semua akan baik-baik saja,aku akan berusaha memperbaiki semuanya."jawab Danuarta
Darius mendekati Danuarta dan menepuk pundaknya,dia menatap Danuarta yang masih menghapus air mata istrinya
"paman....kau harus lihat siapa nyonya Sarah,pelayan baginya juga saudara. Beliau tidak pernah menganggap bawahan dan pelayan adalah pesuruh"jelas Darius sambil berjalan menuju kamarnya untuk menemui istrinya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘