
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Luna masih menatap tajam pada rebecca,tapi rebecca membalasnya dengan tersenyum. Dia berjalan mendekati luna dan merangkul bahu luna kemudian rebecca berbisik
"aku hanya ingin hidup sederhana saja,aku tidak ingin Richo menerima ku karena terpaksa. Aku akan pergi jauh,pindah ke kota dimana mereka tidak mengenali ku.....kau pastinya tidak akan memberitahukan kehamilan dan kepergian ku pada Richo kan?karena aku ingin kau merahasiakan tentang diriku padanya ,agar Kau bisa dekat dengannya atau kau bisa bilang kalau aku sudah menikah dengan pria lain nanti nya" jelas rebecca sambil tersenyum
Rebecca sudah menyiapkan segalanya,dia ingin segera pergi dari sana. Luna menelpon paman rebecca dan memberitahukan kalau rebecca akan menemui nya,luna juga ingin ikut tapi dia tidak berhak ikut campur dengan urusan rebecca. Memang dia merasa kasihan pada rebecca,tapi dia juga butuh Richo untuk tempatnya bersandar.
Luna mengantarkan rebecca ke alamat yang diberikan oleh paman rebecca,kemudian dia pergi. Rebecca masuk kedalam rumah yang terlihat sederhana itu,rumah pamannya yang pernah ia tinggalin. Terlihat pintu rumah itu sedikit terbuka,disana sudah ada seorang wanita paruh baya dengan dandanannya yang menor sedang duduk bersama pamannya. Rebecca langsung masuk dan duduk bersama mereka,karena mereka sudah melihat keberadaannya didepan pintu.
"bagaimana keadaan mu sayang?kenapa tidak mengunjungi paman mu yang miskin ini?" tanya paman rebecca sambil tersenyum sinis
"aku baik-baik saja paman,aku yakin kau juga baik karena bisa mencari keberadaan ku saat ini"jawab rebecca santai
Sedangkan wanita paruh baya yang dari tadi duduk dan mendengarkan pembicaraan basa-basi rebecca dan pamannya,memandangi rebecca dan menelisik setiap inci tubuhnya
"bagus.....aku akan membayar tinggi untuknya" ucap wanita paruh baya itu
"bisa aku terima uangnya sekarang?" tanya paman rebecca yang sudah sangat senang,walaupun rebecca tidak menikah dengan pria kaya yang dijodohkannya paling tidak dia dapat ganti rugi karena tubuh rebecca bisa dijual pada mucikari. Wanita itu adalah seorang mucikari yang suka membeli wanita-wanita untuk dijadikan wanita bayaran,rebecca tersenyum tapi jantungnya sudah berdetak dengan kerasnya. Rasa takut menjalar ditubuhnya tapi dia harus berpura-pura tenang
"kau menjualku paman?" tanya rebecca sambil tetap tersenyum
Paman rebecca tidak menghiraukan pertanyaan yang diberikannya,dia masih menatap wanita paruh baya yang masih memindai tubuh rebecca.
"hah....kau sudah tidak perawan lagi,dia tidak mau...jadi ,dari pada aku rugi mending aku menjual tubuh mu pada wanita ini. Agar kau bisa melayani pria-pria tua lainnya" jawab paman rebecca dengan memandang ke arah rebecca dengan tajam.
"ooh....jadi kau sudah tau kalau aku sudah tidak perawan lagi dan....apa ibu ini mau menerima wanita hamil?" ucap rebecca
"wanita hamil?" tanya wanita itu memandang wajah paman rebecca
"jangan bilang kau hamil rebecca "bentak paman nya
"aku memang hamil,jadi aku harus bilang apa" jawab rebecca masih berusaha tenang
"kalau begitu kesepakatan kita batal,aku hanya menerima wanita yang tidak punya anak."jelas wanita itu dan langsung berdiri meninggalkan rumah paman rebecca. Paman rebecca benar-benar merasa kesal,dia menatap tajam pada rebecca
"aku tidak percaya,mana mungkin kau hamil. Aku akan memeriksakan mu besok" ucap paman rebecca dengan ketus
"kau tak perlu repot-repot paman,ini....aku sudah periksa" jelas rebecca sambil meletakan surat keterangan dokter juga alat tes ke hadapan pamannya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘