
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Setelah melakukan pemanasan Di mobil,Bryan merapikan pakaiannya juga pakaian rosa. Rosa kembali duduk di bangku penumpang,kemudian dia keluar dari dalam mobil bryan. Bryan menggandeng tangan rosa dengan lembut,mereka masuk kedalam gedung apartement itu menuju apartemen milik bryan
Saat berada didalam lift,mereka pun berciuman lagi. Kali ini bryan yang mulai,hasratnya belum tersalurkan dengan sempurna. Rosa mendorong wajah bryan dan menghentikan ciumannya karena pintu lift terbuka,menandakan ada orang lain yang ingin masuk.
Masuk sepasang kekasih yang sepertinya mereka,mereka bergandengan tangan dan sang pria meremas bokong wanita nya membuat bryan membulatkan matanya kemudian dia tersenyum karena pria itu sama dengan dirinya. Rosa dan bryan sudah berada paling belakang,Bryan juga melakukan yang sama seperti pria itu,dia meremas bokong rosa tapi yang lebih parahnya bryan memasukan tangannya langsung dan merogoh bagian sensitif rosa hingga membuat rosa menutup mulutnya menahan ******* .
Pria didepannya melirik ke arah rosa dan bryan,dia tersenyum menyapa rosa juga bryan. Karena melihat tangan bryan didaerah sensitif rosa,dia pun melakukan hal yang sama hanya saja pria itu mengeluarkan buah dada wanita nya dan mengulum nya didepan rosa dan bryan
"hei....kau gila ya?"tanya rosa menutup mata bryan,dia tidak ingin bryan melihat buah dada wanita lain.
"ha...ha....maaf...maaf....aku lagi sangat ***** melihat pacar ku ini" jawab pria itu sambil memasukan milik wanita nya
Rosa melepaskan tangannya dari mata bryan,Bryan memeluk dan mencium rosa dengan lembut. Bryan suka melihat rosa marah karena wanita lain,dia yakin kalau rosa juga mencintainya. Apalagi saat di dalam mobil tadi ,rosa membalas cumbuannya. Jika rosa tidak menyukainya ,pastinya rosa ngak akan mau melakukannya lebih dulu.
Rosa dan bryan sudah sampai di lantai apartemen nya,mereka berjalan menuju pintu apartemen yang tak jauh dari lift. Bryan memencet tombol password didepan pintu,dia juga memberitahu kode paswordnya pada rosa. Rosa pun mengingat nya,Bryan masuk lebih dulu kemudian rosa ikut masuk juga.
Saat menutup pintu apartemen, Bryan langsung menyambar tubuh rosa dan menciumi bibirnya dengan rakus tapi penuh kelembutan. Ciumannya dibalas oleh rosa,bahkan rosa sudah mengalungkan tangannya di leher bryan. Bryan mengangkat tubuh rosa seperti koala,bibir mereka tidak terlepas. Bryan membawa rosa kedalam kamarnya,dia ingin menyelesaikan hasratnya yang tertunda tadi. Bryan terus menciumi bibir rosa hingga mereka sampai dikamar
Bryan meletakan rosa diatas tempat tidur dan menghimpitnya,mereka saling menatap dengan tatapan penuh cinta. Bryan membuka dress rosa dengan sekali tarikan dari atas kepalanya,dia melihat segitiga biru didaerah sensitif rosa. Segitiga nya senada dengan penutup gundukan kenyal miliknya ,rosa menatap mata bryan yang sudah berkabut. Bryan langsung membuka segitiga itu dan memasukan adik kecilnya kedalam daerah sensitif rosa yang masih basah,dengan sekali hentakan bryan sudah masuk dan memompa nya dengan perlahan hingga akhirnya dengan hentakan keras.
Rosa juga bryan mendesah berkali-kali dan secara bergantian,hingga mereka mencapai puncak bersama. Bryan memeluk tubuh rosa dengan lembut,dia mengangkat tubuh rosa lagi membuat rosa bingung dan terkejut.
Bryan membawa rosa kedalam kamar mandi,dia meletakan rosa di toilet. Kemudian bryan mengisi air hangat dibath up nya dan memberikan aroma terapi pada air tersebut,dia mengangkat tubuh rosa dan memasukannya kedalam bath up dengan pelan. Mereka mandi bersama,hanya mandi bersama karena rosa dan bryan sudah sangat lelah sekali.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasihπππππ