
❤❤❤❤❤❤❤
Rosa mendekati mama dan papa nya,dia tidak melihat orang yang berada didepan orang tua nya. Bryan sudah duduk disebelah neneknya tanpa sepengetahuan rosa,rosa menangis memeluk mama nya
"ma....rosa ngak mau menikah dengan pria itu,rosa sudah mempunyai pacar ma...rosa mencintainya"ucap rosa sambil menangis,mama rosa mengelus punggung rosa dengan lembut
Rosa ingin menikah sekali seumur hidup dan kalau bisa rosa ingin menikah dengan pria yang mengambil kesuciannya,walaupun saat itu bryan tidak bersedia tapi saat ini bryan sudah mencintainya dan rosa berharap bryan lah yang akan menjadi suaminya nanti
"rosa....pria ini baik,dia juga sudah membawa orang tuanya dan perlengkapan lamaran. Tidak mungkin kita menolaknya,mereka datang dari jauh...dari kota seberang"jelas mama rosa
"tapi rosa hanya mencintai bryan ma....rosa membawa nya kesini,dia ada di..."jelas rosa mengamati sekelilingnya dan mata nya membulat sempurna saat melihat bryan sudah duduk disebelah neneknya
Rosa terkejut,dia berdiri dan menatap sekelilingnya. Melihat beberapa pria berdiri dibelakang bryan dan neneknya yang sedang duduk,bryan mendekati rosa dan menghapus air matanya dengan ibu jarinya
"aku mencintaimu, aku tidak bisa lama-lama jauh dari mu dan aku...tidak ingin diduluankan oleh orang lain...."ucap bryan menatap wajah rosa yang kini sudah tersenyum
"sa.....menikahlah dengan ku,jadi lah istri ku dan ibu dari anak-anak ku..."ucap bryan lagi sambil berlutut dibawah rosa dengan mengeluarkan kotak yang berisi cincin dan memberikan nya ke depan rosa,rosa menangis dan mengangguk.
Bryan memasangkan cincin di jari manis rosa dan mengecup punggung tangan rosa,semua mata menyaksikan nya. Lucy memeluk billy dengan senang,dia menangis melihat rosa yang sudah menemukan pasangannya.
"apa kamu menolak lamaran bryan?"tanya mama rosa menggoda
"ma...."jawab rosa dengan manja
"baiklah ...karena kedua nya sudah tidak sabar ingin menjadi suami istri,maka kita percepat saja pernikahan mereka" ucap papa rosa yang sudah mendengar siapa bryan dari istri nya
"jangan nek....kelamaan,minggu depan aja"teriak bryan sambil memeluk rosa dari samping dan meletakan kepalanya di bahu rosa karena mereka sudah duduk bersebelahan
"ya ampun...."ucap semua orang yang ada disana sambil tertawa
"Bryan....kita harus menyiapkan semuanya terlebih dahulu,bukan seenaknya saja seperti mau mu" jawab nenek sambil memukul kepala bryan
"tapi nek...aku ngak bisa jauh dari rosa" jawab bryan sambil mengelus kepalanya
"baiklah....baiklah....dua minggu lagi saja,aku akan ikut membantu"ucap billy yang mengerti bagaimana rasanya jauh dari lucy saat itu.
"terima kasih kakak ipar,aku ingin segera menjadi kan rosa istri ku" ucap bryan
Rosa hanya tersenyum saja,dia juga tidka ingin jauh dari bryan tapi dia malu jika harus mengatakan hal itu didepan umum seperti ini. Walaupun semuanya adalah keluarganya.
Nenek datang bersama asisten dan sekretaris neneknya ,karena neneknya juga mempunyai perusahaannya sendiri. Apalagi keluarga mereka hanya tinggal berdua saja,paman bryan ada diluar negeri.
Acara lamaran pun selesai,nenek kembali ke hotelnya karena besok harus kembali ke kotanya dengan pesawat sedangkan bryan tidak ingin pulang. Dia ingin bersama dengan rosa selama tiga hari ini,setelah itu dia memang harus ke kantornya untuk mengurus pekerjaannya agar saat menikah dia akan bulan madu dan meninggalkan pekerjaannya untuk sementara waktu.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih 😘😘😘😘😘