
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Mendengarkan ucapan Adrian,Danuarta kembali memijit-mijit pangkal hidungnya. Dia tidak percaya seorang pelayan bisa berpikir seperti itu,tadinya karena kehamilannya maka Minah akan menangis-nangis meminta pertanggungjawaban dari Danuarta. Selain menaikan derajatnya yang hanya seorang pelayan menjadi nyonya dari sebuah kerajaan,tapi kenapa Minah malah menolaknya.
"kenapa tuan Adrian?saya bersedia bertanggung jawab jika memang anak yang dikandung Minah adalah anakku"ucap Danuarta
"maaf kan kami, sebelumnya sewaktu kami berbicara pada anda untuk meminta tanggung jawab Anda adalah keinginan kami bukan Minah. Karena anda hanya akan bertanggung jawab jika keluar hasil DNA yang menyatakan anak itu adalah anak anda maka anda bertanggung jawab,kami baru memberitahukannya pada Minah dan Minah memilih untuk tidak melakukan pengecekan. Dia lebih memilih untuk sendiri saja"jelas Adrian lagi
Danuarta semakin merasa pusing ,dia seperti sedang berperang tapi belum maju sudah menyerah duluan.
flashback on
Setelah dari kamar Minah,Sarah mendatangi Adrian diruang kerjanya. Dia melihat Adrian yang memijit-mijit pangkal hidungnya, sepertinya pekerjaan suaminya itu sangat banyak. Sarah mendekati Adrian,Adrian menolehkan kepalanya memandang wajah Sarah. Sarah duduk dipangkuan Adrian,dan mencium kening Adrian
"apakah masih banyak pekerjaan mu sayang!?"tanya Sarah sambil memijit kepala Adrian
"aaah....pijitan mu enak sekali sayang"bukannya menjawab pertanyaan Sarah,Adrian lebih memilih menikmati pijitan Sarah
Adrian memang ingin menyelesaikan semua pekerjaannya sebelum dia ikut berangkat mengantarkan Sandra ke kerajaan Darius,apalagi mungkin dia kesana sekalian berlibur dan berbulan madu kembali bersama Sarah. Makanya dia ingin mengerjakan yang bisa dia kerjakan sekarang
"sayang.....tadi aku sudah bicara dengan Minah,dia tidak ingin Danuarta bertanggung jawab padanya."ucap Sarah sambil mengelus dada bidang suaminya
"kenapa?lebih baikkan jika anaknya memiliki ayah"jawab Adrian
"sebelum aku katakan kalau Danuarta ingin bertanggung jawab jika Minah melakukan tes,tapi Minah langsung mengatakan tidak ingin menjadi perusak rumah tangga orang lain. Dia ingin melahirkan dan membesarkan anaknya sendiri"jelas Sarah
"aku akan membuat Minah tidak merasa kekurangan,jika memang keputusan nya seperti itu"ucap Sarah
"baiklah....biar aku yang menjelaskan pada Danuarta. Semoga dia mengerti"ucap Adrian
Flashback off
Setelah mematikan panggilan ponselnya,Danuarta masih berpikir. Bagaimana caranya agar Minah mau mengikuti pengecekan tes DNA?
"aku rasa,aku harus menemuinya dan berbicara padanya"ucap Danuarta
Dia menghubungi nomor Adrian kembali, dia ingin meminta ijin untuk bertemu dengan Minah. Dia sangat penasaran dengan Minah yang lebih memilih menolaknya,sementara Tania saja tidak masalah dijadikan istri kedua atau pun wanita simpanannya karena menginginkan status dan hartanya tapi ini....hanya seorang pelayan malah menolaknya
tuuut.... tuuut.... tuuut.....
"ya....ada apa lagi tuan danuarta?"tanya Adrian bingung , karena baru saja dia mematikan panggilan beberapa saat yang lalu
"hhmm....boleh kah saya bertemu dan berbicara secara langsung dengan minah?saya ingin membujuknya agar melakukan tes DNA,jika bisa. Karena saya ingin memiliki seorang keturunan,ini harapan saya satu-satunya."jelas Danuarta
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘🥰🥰