SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 2 : SHINOBI SYSTEM

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 2 : SHINOBI SYSTEM
Chapter 227 Peperangan Di Namigakure III


"Kuchiyose no jutsu!" Terdengar suara yang sangat keras yang memanggil siluman kontraknya. Suasana di Namigakure menjadi gelap gulita.


"Apakah kita telah mati?"


"Ya, sepertinya kita telah mati."


"Tapi kenapa bisa bersamaan seperti ini? Aku juga masih bisa merasakan tubuhku?"


Semua orang kebingungan dengan kondisi gelap gulita yang menyelimuti seluruh wilayah Namigakure.


BOOF! BOOF!


Suara rentetan ledakan teredam terdengar lamat-lamat dari atas langit. Rupanya itu Hydra, siluman kontrak milik Keiko yang berubah menjadi kubah pelindung dan menyerap semua sinar laser yang menghantam kubah pelindung milik Genbu. Kura-kura raksasa tersebut sudah terluka parah.


"Hitten mitsurugi ryu: Kuzuryusen!"


Keiko yang berada di atas salah satu kepala Hydra melompat dan tubuhnya hilang dari pandangan semua orang. Satu kepala Hydra juga lepas dan beruah bentuk menjadi Elang hitam yang melesat ke arah Prometheus.


SLASH! SLASH!


Keiko muncul di depan barisan meriam chakra. Tubuhnya seperti berteleportasi, sebab berpindah sangat cepat dari jarak yang sangat jauh, yakkni 1 km.


Saat itu juga, Keiko langsung menebas semua meriam chakra menjadi beberapa bagian dan menimpa pasukan shinobi yang ditugaskan untuk mengisi ulang meriam chakkra.


"Aaaaakh ....!" pekik semua shinobi Yon Kingu yang tertimpa potongan-potongan meriam chakra.


Ketika menyentuh tanah, bagian-bagian meriaa chakra yang chakranya bocor langsung meledak. Ledakannya meluas sampai radius 500 meter dan meledakan meriam-meriam chakra yang lain jugga yang baru datang.


Keiko menyunggingkan senyum melihat semu meriam chkara meledak bersahutan sama lain. Hanya dalam sekejap , 80% pasukan shinobi Yon Kingu tewas seketika.


"Bangsat, aku sudah menghancurkan semua pasukanku dan semua meriam chakra. Futon: Shinkugyoku!" Fusami yang mamppu mengimbangi kecepatan Keiko menyemburkan tekanan angin yang sanagt kuat ke punggung Keiko.


SLASH!


Namun sayangnya, tubuh Keiko terlindung bola pelindung kegelapan dari teknik meiton no tate. "Hanya orang licik dan lemah yang menyerag musuhnya dari belakang," cibir Keiko dengan tersenyum sinis menoleh ke arah Fusami.


"Aku tak peduli. Bagiku kematianku adalah kebahagiaanku. Futon: Kaiten shuriken!"


Fusami yang masi mengejar keikio di belakanganya melepmarkan shruike-shuriken yang diselimuti angin yang sangat kencang.


"Meiton: Meijuheki Meiton: Sensatsu Meisho! Meiton: Meigan domu!" Keiko merapal segel tanagn sangat cepat.


Muncul 3 dinding yang terbuat dari bayangan untuk menahan shuriken-shuriken yang dilemparka sangat kuat dan dinding bayagan tersebut tertembus.


Keiko tidakk menyerah dan dari permukaan tanah mengeluarkan ribuan jarum yang terbuat dari elemen kegelapan untuk menghalau shuriken-shuriken yang putarannya sudah melambat.


Namun, tetap saja mampu memotong semua jarum-jarum kegelapan. Langkah terakhir Keiko adalah menciptakan duri-duri kegelapann raksasa yag dijadikan tameng di belakang tubuhnya untuk menangkis serangan shuriken tersebut.


TRANG! TRANG!


Shuriken-shuriken tersebut berjatuhan ke permukaan tanah, laju kecepatannya berhasil diredam oleh 3 jutsu elemen kegelapan.


"Ini belum seberapa dan baru permulaan. Aku akan perlihatkan kekuatanku padamu seeblum kau mati. Kenapa aku menjadi salah satu Kyu Zenpan-Teki yang bisa mengenndalikan Prometheus?" Fusami menunjukan kedua telapakk tangannya ke arah Keiko yang dilindungi bola pelindung kegelapan.


Ada tanda titik bulat dan menyala terang. Lalu menjalar ke seluruh tubuh Fusami. Itu adalah dua segel karma, namun warnanya berbeda dengan segel karma milik Otsutsuki ataupun Ryutsuki.


Warna segel karmanya berwarna perak dengan empat tanduk di kepala Fusami dan empat sayap iblis di punggungnya.