SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 2 : SHINOBI SYSTEM

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 2 : SHINOBI SYSTEM
Chapter 219 Kehancuran Konohagakure


Mangekyou sharingan yang ditanamkan ke kelopak mata Rirudo memiliki kemampuan yang hebat. Mata tersebut mampu memprediksi gerakan target 10 detik sebelum target melakukan serangan padda pengguna.


Rirodu merapal segel tangan dan berteriak, "Katon: Gokakyu no jutsu!"


Bola api yang sangat besar melesat cpat ke arah Akira dan serangan Rirudo tidak berhenti disitu saja. Kemudian merapal segel tangan llagi dan berteriak, "Futon: Shinkugyoku!"


Rirudo menarik nafasdalam-dalam hingga dadanya mengembang besar dan menyemburkan angiin bertekanan tinggi ke arah bola api yang sedang mengarah ke arah Akira.


Akibat sembuuan angin yang sangat kuat, bola api tambah membesar dan membakar apapun yang dilewatinya dengan sangat ganas dan area yang dilewatinya rata dengan tanah.


"Hanya jutsu seperti anak-anak." Akira menyunggingkan senyum dan mengakitifkan doujutsu tensei-rinnegan. "Gakido!"


Bola api yang sangat besar tersebut dihisap oleh Akira ketika bola api itu mau menyentuh tubuhnya, "Apa?! Tidak mungkin?!" kata rirudo dengan mata melebar dan mengaktifkan Susano'o mode pertama berwarna ungu pekat yang hanya tulang belulang untuk melindungi tubuhnya.


Dia sudah melihat predkis 10 detik ke depan Akira akan menyerang balik dengan bola api hitam yang jauh lebih besar.


"Mati!" Akira melemparkan bola api hitam yang sangat besar ke arah Rirudo. Bola api hitam tersebut perwujudan dari bola api yang digabungkan semburan angin, oleh Akira ditambahkan lagi dengan chakra senjutsu dan chakra Yin-Yang.


Rirudo tidak gentar sama sekali, malah memasang tubuhnya untuk dihantam bola api yang sangat besar terebut. Bukan main ukuran diameternya sampai 50 meter dan melesat sangat cepat ke arah Rirudo.


Setiap perukaan tanah dan pepohonan yang dilewatinya langsung lenyap. Ririudo masoh tetap perccaya diri untuk menerima bola pai hitam yang sangat besar tersebut.


BOOM!


Susano'o milik Rirudo dadanya terhantam bola api hitam tersebut dan langsung lnyap semua susano'o itu. Cahaya berentuk siluet jamur disertai kepulan asap dan debu yang sangat tebal menjulang ke langit. Bahkan membuat semua warga desa Konoha panik luuar biasa.


Akibat ledakan tersebut menimbulkan gempa berskala 3,2 skala richter. Untung saja tidak membuat rumah dan bangunan di desa Konoha porak poranda.


"Huff ... huff ... huff .... Hampir saja. Aku memang terlalu bodoh dan meremehkannya." Rirudo bernafas dengan tersengal-sengal. Itu terlihat dari dadanya kembang-kempis tak beraturan dan ia baru sadar, "Tunggu, dia mengaktifkan dua mata yang berbeda. Berarti dia ...."


"Sudah terlambat kamu menyadarinya." Akira sudah berpindah ttempat di belakang Rirudo menggunakan teknik shunsin dan menusuk pinggangnya hingga menembus perutnya. "Ya, aku akan beritahu kepada orang yang akan menemui raja neraka. Aku adalah Ryutski Akira dan esok hari Konohagakure akan kujadikan rata dengan tanah. Tidak, gara-gara kamu Senso No Haijo akan mempercepat penghancuran Konohagakure malam ini."


"Hahaha .... Bodoh! Kalau kau menghancurkan Konohagakure, maka semua Klan Konoha yang berada di penjara Iwagakure akan dihabisi, hahaha ...." Rirudo tetap tertawa jahat walau nyawanya sudah diujung tanduk. "Satu hal lagi, tusukan ini takan mampu membunuhku. Kelemahahan ---"


"Benarkah?" Akira menyunggingkan senyum dan mengalirkan chakra senjutsu dan chakra Yin-yang ke bilah Ryutaiga.


"Ti-tidak mungkin?!" Rirudo membulatkan mata. Kemudian memekik keras, tubuhnya perahan luruh menjadi debu, "Aaaaakh!"


"kalian memang sangat bodoh. Sel kitana yyang kalian iptakan hanya lebih dari sebuahvirus yang cepat membunuh tubuh manusia, terlbih lagi tubuh shinobi. Cepat atau lambat kalian akan digerogoti dan untuk mempercepatnya, aku akan memicu hal tersebut." Akira mengeratkan pegangannya pada gagang Ryutaiga dan menebas tubuh Rirudo.


Sebelum chakra senjutsu dan chakra Yin-yang menyebar ke bagian kepala Rirudo yang sedang menghembuskan nafas terakhir, Akira berkata sambil mengambil mangekyou sharingan dari kedua kelopak mata Rirudo, "mata yang mulia ini tak pantas untuk kotoran eperti kalian!"


SLASH!


Angin tersebut bereseonasi dengan hati Akira yang sedang marah ingin menghancurkan Konohagakure lenbih dari ketika dia menghancurkan Iwagakure.


"Hiraishin no jutsu!" Akira berpindah tempat ke atas kepala patung Hokage terbaru, yakni Hokage Daichi Secepat kilat ia mengayunkan Ryutaiga untuk memotong-motong kepala patung Hokage tersebut.


SLASH! SLASH!


Akira sebelumnya sudah menandai patung wajah Hokage Daichi tersebut beberapa hari yang lalu.


Ketika dia sudah memutuskan untuk menghancurkan Konohagakure setelah menyusun rencana pembebasan semua Klan terdahulu yang menghuni Konohagakure yang telah dipenjara di penjara rahasia ditaruh diatara perbatasan empat desa.


"Hyuga Yoda, ini semua gara-gara kamu ibuku dan ayahku harus dibuang oleh klannya. Akku akan menghancurkan apa yang sedang kamu banggakan saat ini." Akira memakai seragam Senso No Haijo dan melayang di atas ketinggian 500 meter di atas wilayah udara Konohagakure. "Cho dai rasenringu!"


Tangan kanan Akira membentuk pusaran bola hitam berukuran bola basket dengan 12 cincin merah mengelilinginya. Bukan hanya itu, Akira menambahka chakra senjutsu dan chakra Yin-Yang ke dalamnya.


Bola hitam yang dilselimuti petir 7 warna dan dikelilingi 12 cincin merah yang saling bersahutan tersebut membesar menjadi diameeter 100 meter dan dilemparkan ke pusat Konohagakure.


Petir tujuh warna itu menyebar isertai fluktuasi udara dan deru angin yang membelah malam yang sangt gelap gulita. Suasana yang tadinya sunyi sepi, berganti dengan suara deru angin yang sangat mendesis.


BOOM!


Cahaya yag sangat menyilaukan menutupi area dalam radius 100 meter dan terus meluas meratakan apapun yang dilewatinya. Cahaya itu juga menjlang ke langit membentuk siluet jamur setinggi 400 meter.


Suara ledakan itu bahkan sampai terdengar ke Namiggakure saking kerasnya dan getarannya sampai k Amegakure.


Akira yang melihat pemandangan tersebut tertawa jahat dan berkata, "Hahaha .... Kalian pantas menerimanya! Kalian pantas menerimanya! Hahahaha ...."


Tidak ada penyesalan yang terpancar dari sorot matanya. Justru yang ada sorot mata yang sangat puas membunuh ratusan ribu manusia yang menghuni Konohagakure.


Akkira suah meminta semua sekutunya untuk berpindah tempat ke Namigakure. Karena diia akan menghancurkan Konohagakure seelah semua klan diselamatkan dari penjra. Namun kekesalan juga kemarahannya memuncak dan mempercepat kehancuran Konohagakure menjadi malam ini.


***


Perbatasan Ishigakure, Amegakure, Kusagakure dan Iwagakure.


"Hoaam ....! Ngantuk sekalli malam ini. Siuasananya juga sangat sepi, tidak seperti biasanya," kata salah satu shinobi Yon Kingu yang menjaga penjara rahasia yang disebut penjara Kawanami.


"Ngopi pasti enak. Lagipula esok hari mereka akan dibunuh dalam penjara ini dan kita akan bebas tugas, bersabarlah!" balas Shinobi yon Kingu yang sama-sama menjaga pintu masuk menuju bagian dalam penjara.


Hizuga dan dan Byakuya ditugaskan oleh Akira untuk mnyelamatkan semua klan Konohagakure terdahulu. Mereka berdua melayang di atas ketinggian 100 meter menggunakan awan pasir milik Byakuya.