
๐๐๐ข๐ค๐๐ ๐จ๐ช๐ ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐๐๐ง๐๐ฉ๐ ๐๐ช๐ฉ๐๐ค๐ง ๐ฎ๐
๐ ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐ ๐๐ฃ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ฌ๐๐
๐๐ฎ๐ฅ๐ค ๐๐๐ง๐ฉ๐๐๐๐ง๐๐ฃ
๐๐ค ๐ฅ๐ก๐๐๐๐๐ฉ โ
...โโโโโโโนโฑโซโฐโนโโโโโโ...
Sehari itu cheng dirawat seperti babi membuat dia ingin menangis tapi hatinya juga bahagia tapi karena ada pekerjaan cheng bersiap tak lupa mengobati lukanya dan menganti kain kasa baru cheng pergi dengan sepedah nya dan akan kembali sebelum sore
Baru saja memasuki kawasa pabrik cheng tiba-tiba di samperin oleh Qia mei
" kamerad cheng pagi " sapanya dengan senyum malu-malu
Cheng tidak menjawab menatap dengan tenang dan mengangguk siap melewati Qio mei tapi tiba-tiba entah dari mana keberanian gadis itu berkata " kamerad aku sangat menyukai mau kau bersama ku " Kata-kata itu kecil tapi masih terdengar oleh pekerjaan wanita tua lain
Cheng mundur " lesbian saya sudah mengatakan saya telah memilih menantu " jawab cheng tegas matanya menatap dengan serius
Para bibi yang tidak sengaja mendengar langsung menatap Qia mei dengan tatapan menrebdahkan
Para bibi itu berbisik mengatakan Qia mei sebagai gadis tidak tau malu karena ingin merebut pria orang tak hanya itu Qiaย Mei sama sekali tidak malu atau takut reputasinya hancur menatap para bibi itu dengan tajam
Para bibi itu sama sekali tidak takut malah semakin mengejek Qia Mei , cheng tidak peduli langsung pergi meninggalkan Qia Mei ' apakah gadis ini sudah gila ' batin cheng
Berita Qia Mei menyatakan cinta pada cheng tersebar ada yang mengatakan Qia Mei tidak tau malu ada yang mengatakan Qia Mei vixen
Dibawah desas-desus itu para pemimpin sama sekali tidak bisa mentoleransi pekerja yang memiliki sikap buruk dalam bekerja Karena itu cheng dan Qia di panggil untuk memberikan klarifikasi. Cheng bukan pria lembut langsung mengatakan dengan tegas dia tidak menyukai lesbian ini bahkan tidak mengenal dan dengan jelas telah mengatakan telah memiliki menantu perempuan
Para pemimpin langsung menatap Qia Mei dengan pandangan jelek " apakah kau ada pembelaan "
" pemimpin aku tidak bersalah aku hanya menyukai kamerad cheng " Qia Mei masih bisa mengatakan itu dengan tidak tau malu
Cheng tidak melirik atau memandang Qia Mei dari awal hingga sekarang bahkan saat kata-kata itu keluar cheng tetap tenang seakan bukan dia yang dibicarakan
Pemimpin menatap dengan tidak senang menganggap wanita seperti Qia Mei tidak cocok untuk bekerja di pabrik ini karena takut merusak citra pabrik apalagi mereka baru saja memenangkan investasi dari investor
" apakah ada hal lain yang ingin kau katakan " tanya pemindahan dengan raut wajah serius
Qia Mei terkejut melihat raut wajah pemimpin mencoba melirim cheng tapi yang di lirik tidak menatapnya
Hatinya sedih tapi mencoba bertahanย
Pemimpin dengan serius berkata pada Qia Mei " karena kau tidak bisa menjaga sikap dan sering membuat kesalahan pada saat bekerja maka kau dipecat " keputusan pemimpin itu membuat Qia Mei terkejut
Dia tidak percaya bahwa dia dipecat dipikir hanya akan di kritik itu saja tidak terbayangkan di akan dipecat " pemimpin aku tidak membuat salah "
" lesbian anda tidak memiliki ideologis kami tidak dapat menahan anda di sini " jawab pemimpin itu dengan tegas
Qia Mei tidak percaya berteriak seperti orang gila " tidak paman ku pasti tidak akan membiarkan aku dipecat "
Para pemimpin memiliki raut wajah bingung dan tanda tanya siapa pamannya sampai bisa dia berkata seperti
" siapa paman gadis ini " pemimpin langsung bertanya dengan nada seriuss
Direktur dan manager setiap departemen langsung menjawab " itu adalah kepala bagian personil keuangan "
Pemimpin langsung berkata dengan nada paling tegas " mereka berdua pecat dan jangan biarkan masuk ke pabrik lagi keponakan memiliki ideologis yang buruk dan paman yang menyalahkan gunakan kekuasaannya tidak cocok dipabrik ini "
Semua tidak berbicara hanya menerima keputusan Qia Mei langsung tertegun jatuh di tanah ' mati dia mati keluarganya kan membunuhnya ' benaknya menangis
Bahkan disaat seperti ini Qia Mei menatap cheng dengan penuh harapan, berharap cheng akan membantunya tapi yang di liat tidak berbicara malah enggan menatap dirinya
Hancur semua hancur - pikir Qia Mei meringis sedih
Melihat keadaan semakin kacau pemimpin menyuruh cheng kembali karena tidak ada urusan lagi, cheng berterimakasih kemudian berbalik dengan tegas
Dikantor paman go menunggu cheng melihat cheng masuk langsung bertanya dengan penasaran " bagaimanaย "
Paman pi tidak bertanya tapi dapat di liat dari tingkahnya mencoba mendengar
" tidak ada masalah semua sudah terselesaikan " jawab cheng tidak berniat memberi tau sampai pemindahan sendiri yang mengeluarkan pemberitahuan
Paman go lega menepuk bahu cheng " itu bagus setidaknya pemimpin tau yang mana yang salah dan yang mana yang benar " balas paman go
Cheng mengangguk tapi tidak ingin hal ini terjadi lagi mengingat wanita seperti Qia Mei sangat mengerikan.
" jangan terlalu dipikirkan setelah kau menikah akan sedikit orang yang mendekati mu karena malu " jelas paman go
Cheng mengangguk mengerti paman pi hanya mendegus
Bekerja di pabrik kain cheng langsung pulang begitu pulang kerja tapi tak lupa mampir ke gang sepi mengeluarkan 10 kati permen dan juga uang itu putra dari yaghong sebagai hadiah nanti
Saat pulang cheng melihat rumahnya telah dihias dan ada beberapa nada tinggi datang dari dalam
" ini adalah rumah saudara ku berarti rumah ku " teriaknya
' Siapa yang mengaku-ngaku ' pikir cheng tidak memungkinkan keluarga chen kecuali mereka tidak tau malu
Measuk kedalam meletakkan sepedah cheng melihat zhu qiong dan seorang wanita tidak terlalu cantik, tidak terlalu gemuk, pinggang besar ada tahi lalat di pipi
Cheng mengerutkan kening kenapa banyak orang gila mengarah padanya
" ada apa ini " suara cheng dingin dan tegas datang
Zhu qiong melihat cheng datang langsung mengeluh " saudara liat mereka mengatakan aku tidak boleh disini _"
" itu benar " kata-kata cheng dingin memblokir omongan yang lain
Zhu qiong tidak marah tapi percaya diri bahwa cheng akan beralih kepada saudari perempuan ini " saudara ini adalah jian shuang bagaimana cantik bukan "
Wanita itu menatap dengan malu-malu " kemerad"
Bukan cheng namanya kalau tidak dingin kepada wanita asing " kalian berdua sihlakan pergi "
"Ah saudara kenapa "
" ini adalah rumah ku orang asing tidak diizinkan masuk " mata cheng menatap Zhu qiong dengan tajam
Aura kuat dan mendominasi membuat Zhu qiong ketakutan bahkan wanita itu tanpa sadar mundur ke samping Zhu qiong " saudara kenapa kau mengusir ku aku adalah kerabat mu dan bisa tinggal disini "
Cheng tidak menjawab tapi melirik putra bibi du " Hu zheng cepat panggil yamen katakan ada orang asing membobol rumah warga "
" ah apa " Zhu qiong terkejut
" kamerad cheng jangan seperti itu Zhu masih sepupu mu " wanita itu berkata
" kapan orang asing bisa berbicara semaunya tidak tau malu " bibi li tidak bisa menahan amarah
Para bibi juga ikut berbicara dan mengusir kedua wanita itu keluar dengan kekuatan penuh
Cheng melihat itu mengacukan jempol sakitt