SUAMI KU TERLAHIR KEMBALI

SUAMI KU TERLAHIR KEMBALI
Memborong


๐™Ž๐™š๐™ข๐™ค๐™œ๐™– ๐™จ๐™ช๐™ ๐™– ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™˜๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™– ๐™–๐™ช๐™ฉ๐™๐™ค๐™ง ๐™ฎ๐™–


๐™…๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™ช๐™ฅ๐™– ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™Ÿ๐™š๐™Ÿ๐™–๐™  ๐™™๐™ž๐™—๐™–๐™ฌ๐™–๐™


๐™‰๐™ค ๐™ฅ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž๐™–๐™ฉ โŒ


...โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โŠนโŠฑโœซโŠฐโŠนโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€...


Cheng mengunakan traktor pergi ke kota menemukan toko pengobatan china cheng masuk kedalam penjaga toko itu melihat cheng dengan tenang berkata " selamat datang di toko kami ada yang bisa kami bantu "


" saya ingin menjual obat apakah kita bisa ketempat yang lebih sepi "


" apa obat yang ingin ada jual? "


" ginseng "


Penjaga itu mengangguk membawa cheng ke ruang sebelah terdapat pria tua sedang meracik obat " tuan pria ini ingin menjual ginseng "


" perlihatkan aku akan melihatnya " pria itu mengangkat wajah melihat cheng


Cheng membeli dari sistem dengan harga murah mengeluarkan dari saku celananya


Pria tua itu melihat ginseng dengan tenang tapi wajahnya segera terkejut dengan gembira menatap cheng " aku akan membeli nya " suara pria itu bergetar bahagia


" pemuda berapa harganya " pria itu menunjukkan senyumnya


" kakek aku tidak tau harga ginseng apakah kau bisa membuat harga nya "


Pria tua itu mengangguk " karena kau memanggil ku kakek aku tidak akan berbohong harga ginseng ini 20.000 yuan karena berumur 100 tahun "


Mendengar itu cheng setuju " kakek kalau begitu aku jual "


" bagus bagus " pria tua itu gembira mengeluarkan uang dari laci meja memberikan kepada cheng


" pemuda jika kau memiliki tanaman obat atau ginseng kau harus menjual pada ku "


" kakek aku tau " cheng tersenyum sopan


Keluar dari toko obat china dengan uang banyak cheng sekarang tidak takut tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarganya


Menaiki traktor cheng pergi ke tempat sepi mengeluarkannya meja makan , kursi, lemari,kasur untuk saja traktor era ini dapat menampung banyak barangย 


Begitu banyak barang cheng kembali ke rumah tapi dia tidak tau saat dia pergi nenek dan keluarga pamanya datang mencarinya tapi tidak bertemu dengannya dan hanya bisa pulang dengan putus asa


Cheng mengeluarkan setiap barang dan mulai mengeluarkan setiap perabotan yang dia ambil dari sistem


Tetangga cheng menatap iri ke arah tumbukan barang baru-baru itu walaupun dia iri tapi dia adalah contoh iri yang jujur


Sekitar jam 7 barulah cheng dapat sepenuhnya membawa masuk semua perabotan


Cheng tersenyum melihat beberapa perabotan telah ditambah nanti saat istrinya masuk semua akan sedikit demi sedikit ditambahkan . Tak lupa cheng mengembalikan traktor


Setelah semua siap cheng keluar dari rumah paman li berjalan ke rumah keluarga ye


" paman/ bibi "


Bukan ibu ye yang membuka melainkan yeri tapi kali ini wajahnya lembab habis menangis, cheng tertegun menatap yeri dengan khawatir


" saudara cheng " teriak yeri berhamburan masuk kedalam pelukan cheng


Memeluk gadis itu cheng merasakan tubuh yang lembut karena takut reputasi gadis itu jelek didalam pelukan , cheng membawa yeri masuk


" yeri ada apa? " tanya cheng tidak tau apa yang terjadi


Yeri mengangkat kepala dengan air mata yang masih menetes di sudut matanya


" saudara _ cheng " panggil cheng dengan gugup


" ada apa?? " cheng menatap dengan lembut


Yeri menarik nafas menceritakan kejadian tadi siang dimana kakak iparnya sedang berbicara di kamar bersama adiknya tentang rencana merusak reputasi yeri tapi ketauan oleh ibu ye, ibu ye tersulut marah menampar kedua orang itu walaupun dia tidak ingin menantunya dan putranya bercerai tapi bukan berarti mereka bisa mengeretak putrinya . Ibu ye sangat marah bahkan ayah ye dan yaghong sangat marah menyeret kedua gadis itu ke rumah keluarga ba dan belum kembali


Melihat bukan waktunya marah cheng mengelus rambut gadis itu


" jangan menangis semua akan baik-baik saja "


" cheng apakah semua ini salah ku kakak ku akan bercerai " yeri merasa bersalah


" itu bukan salah mu, itu salah orang yang tidak bisa melihat orang lainย  bahagia "


Yeri menatap mata cheng " benarkah "


" benar kapan aku berbohong pada mu "


Yeri mengangguk wajah kedua orang itu sangat dekat bahkan yeri lupa bahwa dia menangis hanya jantungnya yang berdetak kencang, melihat gadis malu di depannya cheng semakin dekat bibir mereka bersentuhan


Dari ciuman biasa berubah menjadi ******* mengairahkan sebelum kehilangan kendali cheng melepaskan ciuman itu


" aku mencintai mu " cheng menatap wajah yeri yang memerah akibat kehabisan nafas


Mendengar pengajuan yeri tersenyum malu telinganya memerah


" jangan menangis aku tidak ingin melihat wanita ku menangis " cheng dengan suara yang penuh kasih sayang mengusap air mata diwajah gadis itu


Hati yeri menghangat merasa selama saudara cheng mencintanya tidak akan ada yang membuatnya sedih


Kedua orang itu saling memandang dan tersenyum hubungan manis itu membuat kedua saling memahami lebih banyak


Suara langka kaki membuat cheng terpaksa melepaskan gadis ituย 


" yeri ibu pulang " ibu ye masuk melihat cheng berdiri di dalam


" bibi, paman,kakak " panggil cheng memanggil semua kecuali baixong yang menangis di belakang


" cheng kapan kau datang " ibu ye tersenyum


" bibi aku baru datang dan menemani yeri mengobrol sebentar karena semua sudah pulang , bibi / paman aku pulang "


Ibu ye mengangguk " hati-hati diluar gelap "


" bibi aku mengerti " cheng tersenyum berjalan keluar


Berjalan sendiri di malam hari tidak membuat cheng takut sama sekali tidak tau dari mana tiba-tiba saja babi hutan keluar dari semak-semak, cheng mengira akan di seruduk tapi ternyata dia salah malah babi itu langsung terjatuh ke tanah


Cheng dengan berani melihat ternyata babi itu sudah mati


Apakah keberuntungannya begitu bagus hingga menemukan banyak daging di malam hari


Memasukan babi ke ruang penyimpanan cheng berjalan lagi tapi kali ini berhenti lagi karena beberapa bebek liar berdiri di depan cheng seakan-akan menyerahkan diri


Dalam benak cheng mulai ragu apakah dia punya koi yang tinggi


Cheng tidak melewati kesempatan mengambil semua bebek itu ada juga 100 telur bebek liar


Ah cheng semakin bersukur


Karena tidak ada lagi yang menahannya cheng kembali ke rumah dengan cepat


Melihat disudut lain rumah tempat kandang babi cheng berniat membeli kandang ayam dan bebek


Menghampiri kandang itu cheng membeli kandang ayam terlebih dahulu kalau untuk bebek bisa dikeluarkan beberapa kali dari sistem


Cheng meletakkan 4 ayam betina dan 1 ayam jantan totalnya ada 5 ayam keluarga cheng


Puas cheng kembali kekamar mulai mimpi indah sudah jarang dia mimpi dikehidupan sebelum tapi semenjak terlahir kembali dia lebih sering mimpi indah bahkan hubungannya dan yeri lebih manis dari sebelumnya


Dan orang yang benar-benar mencintainya juga tidak lagi dia abaikan demi keluarga penghisap darah itu


Melihat kehidupan yang berjalan dengan baik cheng puas tapi belum lega sebelum gadis yang menjebaknya mengalami hal yang dialami yeri


Sesuai kata orang apa yang kau berbuat itu lah yang kau Terima....