
๐๐๐ข๐ค๐๐ ๐จ๐ช๐ ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐๐๐ง๐๐ฉ๐ ๐๐ช๐ฉ๐๐ค๐ง ๐ฎ๐
๐ ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐ ๐๐ฃ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ฌ๐๐ ๐ฎ๐
๐๐ค ๐ฅ๐ก๐๐๐๐๐ฉ โ
โโโโโโโนโฑโซโฐโนโโโโโโ
Kembali ke kantor cheng masih memikirkan senyum paman go padanya tadi seperti ada yang salah
Cheng yang tidak tau harus apa pulang lebih awal karena pekerjaan sudah selesai melewati agen pemasokan cheng melirik sepedah yang terjual disana sama persis dengan yang dimiliki di ruang penyimpanan
Dengan keinginan kuat cheng pergi ke tempat sepi yang jarang di lalaui orang mengeluarkan sepedah Phoenix membawa tas kecil cheng mengendarai sepedah kembali ke desa
Para bibi yang biasanya bergosip di bawah pohon melihat cheng mengendarai sepeda
" liat cheng kuaย dapat membeli sepedah aku yakin muka keluarga pamanya akan tertampar lagi "
" kau benar lebih memilih memutuskan hubungan dari pada merasakan kenikmatan "
" cih orang seperti itu pantas mendapatkannya "
Para bibi mulai bergosip cheng tidak peduli mengendarai sepeda ke rumah
Meletakam sepedah didalam rumah cheng meletakan tas kecil di atas meja
" cheng bukaย pintu ini nenek mu , anak bau buka pintu ini nenek mu apakah kau tidak membiarkan nenek masuk " teriak nenek cheng dari luar
Cheng dengan acuh acuh membuka pintu melihat wanita tua itu datang bersama keluarga pamannya
" ada apa " cheng langsung bertanya
" apakah begini kau berbicara pada nenek dan tidak membiarkan nenek masuk " wanita tua itu mencoba masuk tapi cheng langsung menghalangi dengan badannya bahkan tatapan mata cheng tidak ramah
Wanita tua itu marah menunjuk cheng sebagai cucu yang tidak berbakti membuat para bibi menonton kesenangan itu " apa salah putra ku yang telah meninggal "
Cheng dengan dingin berkata sambil mengejek " apakah kau tidak takut ayah ku datang dimalam hari "
" apa kau mengutuk ku " wanita itu takut karena masih percaya tahayul feodal
Cheng mencibir " tidak tapi jangan pikir aku akan berbakti pada orang yang akan membunuh cucunya sendiri demi harta "
Penonton langsung merasa kasihan pada cheng karena jika bukan kapten menjaga cheng bagaimana dia bisa hidup
" apa, itu adalah harta anak ku apakah salah aku mengambilnya " wanita itu tidak merasa salah
Cheng tertawa " ayah kau telah berpisah dari keluarga mu dan tidak memiliki hubungan lagi dan karena itu aku bisa melaporkan mu pada yamen karena mencuri "
wanita itu takut saat yamen disebutkan tapi mengingat dia adalah neneknya tidak mungkin di penjara " aku adalah nenek mu apakah kau akan melaporkan ku "
" tentu saja aku akan sama seperti mu yang tidak melihat hidup dan mati ku maka aku juga bisa " cheng dengan nada serius
" kau _ "
Paman cho dan keluarga tau jika apa yang dibicarakan oleh cheng selalu menjadi nyata langsung mengengam tangan ibunya " ibu jangan membuat masalah ingat "
Wanita itu menatap putranya dengan marah kemudian menatap cheng dengan tidak senangย " aku mendengar kau bekerja di kota kenapa kau tidak menyerahkan pekerjaan itu pada sepupu mu untuk menghidupi ku "
Cheng benar-benar tidak habis pikir dengan orang yang tidak tau malu seperti ini
Wanita itu duduk di tanah menangis
" liatlah cucu ku tidak berbakti membiarkan neneknya mati lebih cepat "
Paman li, sekertaris, serta bibi li datang karena takut cheng akan diganggu oleh keluarga lama cheng
" ya wanita tua apakah brigadir terlalu menganggur hingga kau datang membuat keributan " paman li berbicara dengan nada marah
Wanita tua itu tentu saja takut dengan paman li " ya kenapa kau menyalahkan wanita tua ini, aku hanya ingin cucu ku yang tidak berbakti memberikan pekerjaan pada sepupunya "
Bibi li sangat marah saat mendengar itu menunjuk wanita tua itu dengan tidak tau malu " kalau kau terus membuat keributan jangan salahkab brigadir mengusir ku dari desa ini "
Wanita itu terkejut melihat sekeliling yang menatapnya sebagai penganggu dengan jujur berdiri dari tanah ingin berkata lagi untuk meminta uang pensiun tapi paman li langsung berkata
" jangan berfikir kau bisa meminta uang pensiun dari cheng, barang-barang yang kalian ambil semuanya bernilai 1.000 cukup untuk pensiun bertahun-tahun "
Para penduduk terkejut dengan nilai yang di katakan paman li menatap keluarga lama chen dengan jijik
Walaupun mereka berkulit tebal tapi melihat semua orang menunjuk mereka dan menghina mereka merasa malu
Karena tidak mau tinggal lebih lama disana paman cho langsung menarik tangan ibunya pulang
Chenyer yang mengikuti tak sengaja menatap belakang sepedah denganย iri dan cemburu ' kenapa hal baik tidak bisa menjadi miliknya '
Bersamaan dengan keluarga lama chen yang pergi penduduk juga bubar melihat kesenangan telah selesai paman li , bibi li dan sekertaris partai merasa aneh kenapa ayah cheng sangat jujur, baik dan mampu sedang keluarga chen penghisap darah
" cheng jika mereka masih berani datang jangan lupa untuk memberi tau paman "
" paman aku mengerti " cheng tersenyum menerima tatapan khawatir mereka
" cheng paman tidak akan lama karena harus mengecek bendungan " ucap paman li dan yang lain pergi
Setelah mereka pergi cheng mau tidak mau menghela nafas dengan keluarga ini
' ah ibu kau sangat kuat karena bertahan dengan keluarga gila ini ' cheng mau tidak mau salut dengan ibunya yang bertahan hingga akhir
Tidak memikirkan lagi cheng mulai menyiapkan beberapa hadiah mahar untuk yeri dua hari lagi yeri akan menjadi menantunya hati cheng gembira
Cheng mengeluarkan radio, 5 meter kain, 20 kati biji-bijian halus, 20 kati biji-bijian keras, 10 kati tepung halus, 15 kati tepung jagung, 10 kati mie halus , 10 kati daging babi jika para penduduk melihat ini mereka akan berseru kaget pasalnya siapa yang tidak pernah menikah tapi tidak ada yang memberikan hadiah pada keluarga gadis sebanyak itu
Melihat semua sudah siap cheng mengunakan sepedah membawa tas besar bersama dengan makcomblang pergiย ke rumah keluarga ye
Sampai di depan rumah keluarga ye makcomblang ya baru pertama kali naik sepedah merasa bangga
Mengetuk pintu makcomblang tersenyum ramah kepada keluarga ye " makcomblang , cheng ayo masuk "
Ibu ye langsung buru-buru menyajikan air gula " bibi jangan sopan " cheng agak malu
" dasar anak ini "
" paman / bibi ini adalah hadiah pernikahan dari ku " cheng dengan sopan menyerahkan dan makcomblang membacakan apa yang diberikan cheng kepada keluarga gadis
Ibu / ayah ye bener-bener terkejut dengan nilai yang diberikan ini sudah dianggap meriah untuk menikah
Melihat kedua orang tua yeri terdiam cheng mengeluarkan uang yang disepakatiย kedua orang itu semakin terkejut tapi melihat itu hati menantu mereka untuk putrinya mereka mengangguk dan bertekad akan memberikan hadiah lebih banyak untuk putri mereka