SILAKAN PERGI SUAMIKU

SILAKAN PERGI SUAMIKU
SINDROM ASPERGER


Bab 58


Sean langsung saja merangkul bahu Charlotte, lalu satu tangannya memegang perut Charlotte. Memperlihatkan betapa bahagia dan bangganya dia akan menjadi seorang Papa di depan Abraham. Dengan tersenyum dia berkata lagi, “Kenapa terkejut, apa tidak ingin memberi selamat kepada kami yang sebentar lagi akan menjadi Papa dan Mama?”


Abraham, bertelak pinggang, tertawa sambil menunduk lalu dia berkata, “Jika begitu selamat atas kehamilannya,” ujar Abraham seraya memberikan jabat tangan kepada Charlotte, tapi Sean langsung menyambut jabat tangan itu serata berakta kepada Abraham, “Terima kasih.”


Charlotte melepaskan rangkulan tangan Sean, lalu menarik Diana, “Kita masuk saja.” Ujarnya kepada kawan baiknya itu.


Sean dan Abaraham terdiam, memandangi kedua wanita yang baru saja menutup pintu. Lalu Abraham berkata, “Kau pasti memaksa dia kan?”


“Apa salahnya memaksa sedikit, dia istriku!” jawab Sean.


“Istri yang selama ini kau abaikan!” imbuh Abraham.


“Itu dulu, sekarang tidak lagi. Bahkan jika ada nyamuk yang akan mendarat di kulitnya, maka akan aku tepuk sampai mati,” imbuh Sean dengan nada arogan.


Sean pun masuk ke dalam menyusul Charlotte, Abraham mengikuti dari belakang. Sementara itu Katie sibuk mengajak Frezy bermain. Pria mud aitu mengidap sindrom Asperger. Sindrom ini adalah gangguan perkembangan mental dan saraf yang tergolong dalam gangguan spektrum autisme. Anak dengan sindrom Asperger mengalami gangguan kemampuan berkomunikasi dan interaksi sosial,


Jika Pada autisme, penderitanya mengalami kemunduran kecerdasan dan penguasaan bahasa. Sedangkan pada sindrom Asperger, penderita cerdas dan mahir dalam bahasa, tetapi tampak canggung saat berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang di sekitarnya.


Tak banyak dari mereka yang handal dalam pemrograman, perangkat keras dan peranti lunak, dan dalam segala hal yang berhubungan dengan logika dan algoritma.


Katie nampak sedang membujuk Frezy, “Apa ingin bebek karet dengan warna lain, jika iya maka aku akan belikan lagi yang banyak untukmu,” bujuk katie.


Frezy mengangguk, lalu Katie berkata lagi, “Tapi kau harus melakukan sesuatu lagi untukku,” ujar Katie.


“Nanti aku juga akan memberikan hadiah laptop baru yang lebih canggih untukmu,” janji katie lagi.


Frezy pun mengangguk sekali lagi, katie pun mengusap-usap kepala Frezy, “Kau pintar sekali,” puji Charlotte.


Katie pun merasa puas, rancana balas dendam yang dia susun akan segera bisa dilakukan, dia merasa beruntung memiliki Frezy. Katie memandangi daerah kumuh itu dari balkon apartemen Frezy datang mendekati lalu berkata, “Kapan akan membawaku ke rumah Crownly?”


“Segera, bersabar saja ok,” jawab katie dengan gaya manipulatifnya.


Frezy yang memang kurang bisa bersosialiasasi pun dengan mudahnya percaya dan patuh kepada Katie, dia benar-benar mengendalikan Frezy secara penuh lalu memanfaatkan sesuka hatinya, dengan menggunakan topeng perhatian dan kepedulian. Menjadikan pria itu sebagai bonekanya, asalkan tujuannya bisa tercapai, Katie tidak memedulikan hal lainnya lagi. Meski pada akhirnya itu merugikan kehidupan Frezy.


Katie berkata lagi, “Nanti jika pekerjaan sudah selesai, maka aku akan membawamu ke rumah,” janjinya lagi, meyakinkan Frezy.