Si Culun Kekasih Raja

Si Culun Kekasih Raja
Bab 43


Tidak jauh berbeda dengan Raja, Sena dan Tara pun mendapat hukuman dari Arjuna. Namun, hukuman untuk mereka adalah harus mau magang di kantor papahnya. Mereka magang setelah pulang sekolah.


Raja sudah sampai di sekolah. Dia segera turun, tanpa menunggu Vera Raja terus melangkah ke dalam kelas. Dia bahkan tidak mengucapkan terima kasih pada Vera. Dengan wajah yang badmood Vera berjalan menyusul Raja.


Raja bertemu dengan Tara dan Sena di depan pintu kelas. Mereka bertiga terdiam dan saling tatap. Datang Aldi dan Alvin yang berdiri di belakang Vera. Tanpa rasa canggung Aldi dan Alvin menerobos masuk ke dalam kelas seraya menatap mereka bertiga.


"Aduh jangan menghalangi pintu!" protes Aldi sambil berlalu.


Sena dan Tara pun meneruskan langkahnya keluar kelas, sedangkan Raja dan Vera masuk ke dalam. Mereka semua sebenarnya rindu ingin bersama seperti dulu, tetapi tertahan ego.


***


Waktu istirahat telah tiba, Vera menghampiri Raja dan mengajaknya ke kantin. "Sayang ayo kita ke kantin aku lapar." ajak Vera.


"Kamu aja pergi sendiri, aku nggak lapar."


"Masa aku sendirian, temenin dong! Kamu kan pacar aku."


Si kembar merasa risih mendengar percakapan Raja dan Vera. Akhirnya mereka pun keluar dari kelas. Raja menatap kepergian mereka.


"Ngerepotin banget, sih!" Raja pun beranjak bangun kemudian pergi keluar. Vera tersenyum senang lalu menyusul Raja dan berjalan berdampingan.


Di kantin Vera melihat Cindy dan Aurel. Dia pun menarik Raja menuju meja mereka. "Kalian udah pesan belum?" tanya Vera.


"Udah."


"Oh, kalau gitu aku pesan dulu, ya. Sayang kamu mau apa?"


"Aku nggak lapar!" Nada bicara Raja sedikit ketus.


"Ya udah," ucap Vera lalu pergi memesan makanan. Lebih baik dia diam saja, Raja sepertinya sedang badmood. Vera tidak mau memancing emosi Raja.


Cindy dan Aurel melihat ke arah Raja. Mereka heran melihat perubahan sikap Raja. "Apa?" tanya Raja dah Cindy dan Aurel yang terus melihatnya.


"Nggak, Ja gue mau nanya lo tahu nggak kira-kira Sena dan Tara kenapa ya, kok sekarang mereka cuekin kita, sih?" tanya Cindy.


"Mana gue tahu!" jawab Raja. Menyebalkan sekali jawaban Raja.


"Tuh mereka datang!" ucap Aurel.


"Sen, Tara!" Aurel memanggil mereka.


Sena dan Tara hanya melihatnya sekilas kemudian mereka melanjutkan kembali langkahnya memesan makanan. Tidak peduli dengan panggilan Aurel.


"An**r gue dikacangin!" Aurel kesal karena Sena mengabaikan dirinya.


"Kacang mahal sekarang, hahaha!" Vera meledek temannya, Aurel!"


Raja tidak melepaskan pandangannya dari si kembar. Kenapa persahabatan mereka sekarang jadi renggang begini? Apa yang salah dari semuanya? Tidak bisakah mereka kembali bersama seperti dulu? Rasanya ada yang kosong di hidup Raja tanpa sahabat-sahabatnya.


Sena dan Tara duduk dengan jarak dua meja dari mereka. Raja terus memperhatikan mereka. Ingin pindah dan bergabung tapi gengsi. Nampak olehnya Aldi dan Alvin yang menghampiri si kembar. Mereka duduk bersama si kembar.


Walau begitu mereka tidak terlihat akrab. Alvin dan Aldi hanya bicara berdua. Sena juga Tara asyik dengan ponselnya masing-masing.


"Di, coba lihat ini!" ucap Alvin menyodorkan ponselnya pada Aldi seraya tertawa. Aldi pun langsung tertawa ngakak begitu melihat ponsel Alvin. "Ada-ada aja dia ngirim video begitu," ucap Aldi setelah tawanya reda.


Kelakuan Sena dan Tara mengundang perhatian di kembar. Mereka melirik Sena dan Tara, walau penasaran dengan isi video tersebut. Si kembar memilih diam pura-pura tidak peduli padahal keponya setengah mati.


"Eh, Vin semalam dia nelepon Lo nggak?" tanya Aldi.


"Nggak, cuma chat aja. Itu pun lama balasnya, dia sibuk banget. Di sana 'kan siang dia lagi kerja."


"Oh, iya waktunya kan beda."


Sena penasaran mereka berdua sedang membicarakan siapa?


Raja tiba-tiba beranjak bangun dan pergi dari kantin tanpa mengucapkan sepatah kata. Vera dan yang lainnya menatap Raja heran. "Raja!" Vera memanggil Raja.


Yang dipanggil tidak peduli. Raja terus berjalan meninggalkan kantin. Alvin tersenyum miring melihatnya.


...----------------...