Putri Seraphina

Putri Seraphina
CHAPTER 54


Ratu Merviss mendekati Seraphina lebih dekat, sampai berada di samping tempat tidur. Melihat wajah Seraphina yang semakin jelas, ia menyentuh pipinya yang lembut. "Benar-benar tidak bisa dipercaya, mengingat beliau adalah pemimpin kita semua. Tetapi kali ini, semua kekuatan hebatnya ditepis hanya oleh seorang pria."


"Apa maksudmu, Ratu Merviss?" sahut Raja Fireia.


Dengan penuh ketegasan, Ratu Merviss menjawab, "Maksudku adalah, Putri Seraphina telah menerima perasaan dari seorang pria. Dan pria tersebut bukanlah bagian dari kerajaan Seraphinova, melainkan pria asing tanpa kekuatan apapun."


*****


Kembali ke zaman dahulu, tepatnya di awal masa pemerintahan sebelum Raja Vinn. Pemimpin kerajaan pada masa ini adalah Raja Hawk, pencetus terbentuknya kerajaan pada ras manusia. Di periode itu, belum ada perjanjian antara ras manusia dengan ras lain, karena mayoritas makhluk masih berfokus pada pertahanan wilayah masing-masing.


Namun, Raja Hawk berbeda. Dia selalu berusaha untuk mempertahankan wilayahnya tanpa menaklukkan kerajaan lain. Prinsip ini bijaksana dari segi kemanusiaan, namun dalam hal kemakmuran, itu adalah kemunafikan. Seringkali rakyatnya menderita akibat kelangkaan pangan, kesehatan, dan keamanan. Akhirnya, ras kerajaan laut mulai menaklukkan manusia untuk pertama kalinya. Ketika pasukan laut sudah menyusun barisan sejauh 1 kilometer, Raja Hawk ingin bernegosiasi. Dalam pengawalan pasukan berzirah besi, dia menunggang kuda menuju barisan musuh.


Panglima perang dari kerajaan laut menyambutnya, dan bertanya mengapa pemimpin ras manusia itu datang ke barisan musuh. Raja Hawk memberi alasannya, dia ingin menemui pemimpin kerajaan laut untuk bernegosiasi. Tanpa ada penolakan, panglima itu langsung memanggil pemimpin mereka. Tidak berselang lama, datanglah Ratu Merviss muncul di samping panglima perangnya.


Raja Hawk hampir saja gentar melihat kekuatan sihir terkuat dari semua musuhnya terdahulu. Maka, setelah dirinya merasa tenang, negosiasi dilakukan. Beberapa maksud tujuannya dijelaskan tanpa ada yang disembunyikan, tapi apa yang dikatakan oleh Raja Hawk semuanya ditolak. Ratu Merviss menganggap Raja Hawk tidak kompeten dalam memahami arti kepemimpinan, dan menjelaskan kesalahan fatal yang telah dilakukan raja manusia itu selama puluhan tahun.


Raja Hawk mengikuti segala keinginan rakyatnya, mulai dari tempat bernaung, kekayaan, makanan, dan kemewahan. Semua keinginan orang-orang diterimanya tanpa mempertimbangkan akibatnya. Ratu Merviss juga menyebut Raja Hawk sebagai 'raja sampah' karena kemunafikannya menyebabkan manusia sering dijadikan budak oleh ras lain. Masih banyak cacian yang diarahkan kepada Raja Hawk, hingga Raja Hawk meminta agar kerajaan laut bersedia membuat kerjasama dengan kerajaan manusia. Dirinya sampai merendahkan diri untuk memohon, sampai hampir menangis Raja Hawk bersikeras membuat perjanjian itu.


Namun, Ratu Merviss menolaknya dengan tegas. Dia tidak ingin bekerja sama dengan 'raja sampah'. Bagi Ratu Merviss, tidak ada keuntungan jika hanya mendapatkan emas atau perak, karena di laut masih banyak permata yang lebih berharga daripada emas. Raja Hawk mulai merenung, meratapi nasib ras manusia. Raut wajahnya mencerminkan keputusasaan tanpa perlawanan.


Melihat Raja Hawk begitu menyedihkan, Ratu Merviss memberikan usulan agar kesepakatan antara kerajaan laut dan kerajaan manusia dapat terlaksana sesuai permintaan raja itu. Namun, pengesahan ini membutuhkan syarat pergantian raja. Raja Hawk tersenyum bahagia mendengarnya, dan menyetujuinya dengan menunjuk salah satu penasehatnya, Vinn, sebagai raja yang baru. Maka kesepakatan itu berjalan lancar. Keduanya membuat sumpah darah sebagai tanda bahwa perjanjian telah diikat oleh sihir. Jika salah satu melanggar, risiko akan ditanggung oleh semua rakyat.


Rasa bahagia bercampur senang memancar dari wajah Raja Hawk, yang kini merasa lega telah menjalin hubungan aliansi dengan kerajaan yang paling kuat. Para prajurit memberikan sorakan dan tepuk tangan, memeriahkan suasana bahagia tersebut.


“Brukk”


Raja Hawk jatuh tersungkur ke depan di tengah pasukan, beberapa pengawalnya memeriksa keadaannya dan mendapati bahwa ia telah menghembuskan napas terakhirnya. Ketegangan menyelimuti prajurit, panik melanda saat mereka menyaksikan kematian mendadak sang raja yang begitu tidak masuk akal. Seluruh mata tertuju pada Ratu Merviss.


Ratu Merviss hanya mengatakan bahwa kematian Raja Hawk adalah akibat kesalahan dirinya sendiri. Dalam perjanjian tadi, seharusnya ia mendengarkan dengan seksama serta tidak langsung menerima syarat-syarat tersebut tanpa pertimbangan lebih mendalam. Dalam sumpah darah, jika perjanjian menentukan jabatan baru, pewaris akan mendapatkan dukungan penuh dari kerajaan laut, sementara pemilik lama akan menghadapi kematian. Ratu Merviss menyebutnya sebagai 'kurang berpengalaman', menjelaskan bahwa seorang raja harus memiliki pengetahuan luas agar tidak terjerat dalam jebakan semacam ini.


Vinn kemudian diangkat langsung oleh Ratu Merviss sebagai raja baru dari ras manusia, dan ia juga diberikan kekuatan sihir. Dengan begitu, kedua kerajaan telah resmi beraliansi.


50 tahun kemudian...


Raja Vinn, pada saat ini, telah melakukan perubahan besar di kerajaan manusia, membuka jalan bagi manusia untuk mendirikan kerajaan sendiri seperti kerajaan api dan kerajaan es. Ras manusia semakin berkembang dan membentuk aliansi dengan berbagai ras lain. Sementara Raja Vinn menikmati pemandangan hasil kerja kerasnya, seorang penasihat kerajaan mendatanginya dengan sebuah informasi penting. Mereka telah menemukan keluarga dengan kapasitas sihir terkuat di kerajaan tersebut. Meskipun bukan keturunan anggota istana, kedua suami istri tersebut memiliki wibawa tersendiri. Raja Vinn memerintahkan mereka untuk datang menghadap.


Malam hari pun tiba, pasangan suami istri tersebut datang sesuai permintaan. Mereka berdua mengenalkan diri sebagai, Zorg dan Sera Aurora. Keduanya merupakan pengguna sihir paling kuat terutama Sera, yang masuk dalam kategori penyihir langka. Zorg dikenal banyak orang sebagai ahli pengukir permata, sementara istrinya, Sera Aurora, adalah penjual barang-barang antik termasuk ramuan sihir.


Setelah Zorg dan Sera telah mengenalkan diri, Raja Vinn memberitahukan maksudnya mengundang mereka ke istana. Sejak masa pemerintahannya, banyak perubahan terjadi. Aliansi dengan beberapa kerajaan telah terwujud, tetapi ada satu hal yang belum tercapai. Kerajaan yang telah ia pimpin selama 50 tahun tidak terwujud seperti mimpinya, karena Raja Vinn bukanlah pengguna sihir murni, melainkan manusia biasa. Oleh karena itu, ia meminta Zorg dan Sera untuk menjadi pemimpin selanjutnya setelah 10 tahun mendatang, untuk melindungi seluruh kerajaan dari bahaya. Raja Vinn juga menjelaskan bahwa sihir perlindungan Ratu Merviss akan selalu aktif, melindungi anak cucu kerajaan dari hal-hal yang tidak diinginkan.


Sera kemudian bertanya tentang apa yang dimaksud dengan sihir perlindungan kepada anak cucu.  Raja Vinn menjelaskan sesuai perkataan Ratu Merviss. Jika seorang anak laki-laki menerima perasaan seorang wanita, wanita tersebut harus memiliki keturunan darah kerajaan. Demikian juga, jika seorang anak perempuan menerima perasaan seorang laki-laki, maka laki-laki tersebut harus memiliki keturunan darah kerajaan. Jika tidak, mereka harus menjalani ujian sesuai aturan kerajaan. Dan jika mereka melanggar, penyakit tak dapat disembuhkan akan menimpa pihak lawan jenisnya. Itu adalah kutukan yang diakibatkan oleh pengorbanan Raja Hawk.


Setelah semua penjelasan telah disampaikan, Zorg dan Sera setuju dengan syarat-syarat yang ada. Hingga pada 10 tahun kemudian, mereka berdua menjadi Raja dan Ratu, dan memiliki seorang putri bernama Seraphina Aurora.


*****