
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
toling hargain usaha author
salam sayang buat kalian
happy reading
''jangan keterlaluan hanya karna kau sepupuku,aku tak pandang bulu,siapapun yang menyakiti gadis ku,aku akan menghabisinya meski itu sepupuku sekalipun'' kata kaisar lee dingin kemudian meninggalkan tempat itu
''cepat panggilkan tabib untuk mengobati mouli'' perintah vizia santai pada pelayannya
''kakak kenapa kau terlihat begitu santai melihat mouli terluka,lihat lukanya ini pasti parah'' kata lee bui khawatir dan menatap lee bui dan vizia heran
''kau harusnya bersyukur malam ini, karna asya tak langsung menghabisinya, karna selama ini orang yang telah menyinggungnya berakhir dengan kematian yang mengerikan'' jelas lee ziajin, matanya tertuju pada keponakannya yang tengah meringis ketika tabib mencabut sumpit yang tertancap di lengannya
''ku harap kau memperingatkan keponakanku untuk menjaga sikapnya karna calon menantu kesayangan ku itu tak pernah main main dengan ucapannya'' jelas vizia
''dia mungkin terlihat manis dan ceria namun jangan sesekali membuatnya marah karna itu pasti berakhir dengan sesuatu yang mengerikan'' lanjutnya
''kakak apa itu benar? bahkan aku tak dapat melihat pencapaiannya'' ragu lee bui
''apa kami pernah berbohong?'' tanya lee ziajin tanpa menjawab pertanyaan saudaranya itu
lee bui dengan refleks menggeleng, karna selama ini itu memang benar kakaknya tak pernah berbohong padanya
''namun jika kau tak percaya maka cobalah untuk menggangu kesenangannya'' lanjut lee ziajin
lee bui dengan cepat menggelengkan kepalanya
''kakak kau ini ada ada saja''
''aku hanya bertanya,karna aku penasaran dengan tingkat pencapaiannya'' jelas lee bui
''kau akan melihatnya nanti'' timpal lee ziajin
''bagaimana luka keponakanku apakah parah?'' tanya vizia pada tabib yang telah selesai memeriksa luka mouli yang di sebab kan oleh anastasya
''menjawab yang mulia,luka putri mouli tidak terlalu parah karna sumpit menancap tidak terlalu dalam,hamba telah menghentikan pendarahannya'' jelas sang tabib
''minta obat pada bawahan anastasya,katakan padanya jika aku yang meminta agar luka mouli cepat pulih'' perintah vizia pada pelayan yang berdiri tak jauh darinya
''bibi,,bagaimana bisa bibi meminta obat pada orang yang telah menyakitiku, bagaimana jika ia membuat luka ku semakin parah'' sela mouli menatap tak percaya pada bibinya
Brakkk
vizia memukul meja di depannya hingga makanan yang tertata rapi kini telah berserakan dimana mana, aura di tempat itu seketika mencekam
''jangan lancang kau mouli,jangan berfikir jika kau keponakan ku satu satunya sehingga kami akan membiarkanmu,dengan memandang remeh serta merendahkan calon menantu kesayanganku,itu berarti kau juga ikut merendahkanku" murka vizia,aura yang dia keluarkan benar benar mencekam
ini pertama kalinya ia mengelurkan auranya karna kesabarannya telah habis,dan itu cukup membuat lee bui dan mouli terkejut bukan main
''kami terlalu memanjakanmu sehingga kau berani bertindak seenaknya,tapi kau salah jika berani menyinggung anastasya yang merupakan permata di keluarga ku''
vizia menatap lee bui yang masih dalam keterkejutannya
''adik ipar sebaiknya kau memberi pengertian pada putrimu itu,sebelum ia berakhir menyedihkan'' katanya dingin kemudian meninggalkan tempat itu
''paman aku tak bermaksud'' kata mouli terpotong karna lee ziajin menyela
''kau mungkin tak tau siapa anastasya yang menjadi calon istri sepupumu'' ia menghela nafas kemudian melanjutkan perkataannya
''dia bukan orang yang mudah di singgung,bahkan dari semua kekaisaran, mereka sangat menghormatinya.tak ada orang yang berani menyinggungnya, bahkan orangnya sekalipun. apa yang di katakan bukan hanya sekedar ancaman, melaingkan peringatan ia tak pernah main main dengan apa yang di katakan''
''dan paman peringatkan padamu,kau sebaiknya menjaga mulutmu ketika berhadapan dengannya.dan yah ku rasa sepupumu wanger juga tak akan membiarkan siapapun menyakiti hati gadisnya itu,ahh bukan hanya wanger tapi aku dan bibimu juga karna dia adalah permata di keluarga kami ''
setelah mengatakan kalimat panjang lebar,ia kemudian meninggalkan lee bui yang hanya diam dan mouli yang menyimpan sejuta amarah di hatinya, ia mengepalkan tangannya kuat
''kau sebaiknya mengikuti apa yang dikatakan oleh paman dan bibimu'' kata lee bui lembut pada anak semata wayangnya itu
mouli hanya diam,masih tidak menyangka jika paman dan bibi yang selama ini mendukunnya kini telah berubah dan lebih membela orang lain ketimbang dirinya yang sebagai keponakan, ia benar benar tak bisa menerima itu.
dengan kasar ia berdiri dari posisinya kemudian meninggalkan tempat itu dengan amarah yang menggebu gebu
"sayang maafkan aku tak bisa mendidik anak kita dengan baik,maaf kan aku" lirih lee bui
"apa baju ku bagus?" tanya anastasya segera melepaskan pelukan kaisar lee
ia kemudian berdiri dan berputar putar dan mengibaskan bajunya lalu bergaya seolah olah berpose di depan kamera ,tingkahnya membuat kaisar lee terkekeh
baju baru anastasya, harap sesuai dengan pemikiran kalian yah,kalau ngk sesuai di sesuain aja wkwkw
soalnya susah banget nyari gambar yang pas
"tentu saja apapun yang kau kenakan bagus,bukan hanya bagus tapi terlihat sangat sangat indah" timpal kaisar leee
"ululu mulutmu itu sangat manis tuan" anastasya terkekeh
"benarkah mulutku manis? "
"tentu saja kau pria bermulut manis"
greppp
kaisar lee menarik anastasya agar mendekat kepadanya kemudian ******* bibir yang telah menjadi candunya itu dengan lembut.cukup lama,mereka menghentikan ciuman itu ketika anastasya memukul dada kaisar lee karna hampir saja kehabisan nafas
"kau ingin membuat ku mati ha ha hah"
kaisar lee terkekeh,ia kemudian mengecup bibir anastasya sekilas yang terlihat membengkak karna perbuatannya
"mana bisa aku seperti itu sayang,bukankah kau mengatakan bibirku manis tapi sepertinya kau salah"
"apa maksudmu" tanya anastasya heran
"karna bibirmu jauh lebih manis" goda kaisar lee
"dasar"
"aku mengantuk" kata anastasya kembali setengah menguap
"tidurlah" kata kaisar lee lembut
''aku ingin di peluk'' manjanya
kaisar lee tentu saja tidak menolak dengan tersenyum ia mengangguk,mendekati anastasya yang berjalan menuju tempat tidur kemudian mendekapnya
''tidurlah'' ucapnya kemudian mengecup dua mata anastasya
anastasya mengeratkan pelukannya pada kaisar lee,mencari posisi ternyaman. tak butuh waktu yang lama ia telah berada di alam mimpinya
kaisar lee menatap anastasya dengan penuh cinta
''kedatanganmu mungkin saja secara tiba tiba, namun kepergianmu mampu membuat kehidupanku hancur.maka ku mohon jangan pernah meninggalkanku'' lirih kaisar lee kemudian memejamkan matanya,menyusul anastasya di alam mimpi
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
kasih author hadiah dong readers yang baik hati dan tidak pelit, hehehehe
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni