Putri Berharga Dari Masa Depan

Putri Berharga Dari Masa Depan
merajuk


usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah


toling hargain usaha author


salam sayang buat kalian


happy reading


waktu telah berlalu,anastasya benar benar menikmati kehidupannya beberapa bulan ini.kehidupan yang aman,damai,dan keuangannya yang berjalan dengan lancar.benar benar kehidupan yang ia impikan.


kini anastasya tengah sibuk mempersiapkan gaun yang baru saja ia rancang



gambar hanya pemanis yah hehehe semoga sesuai dengan ekspektasi kalian


''queen, tuan besar ada di bawah'' lapor wei ketika memasuki ruangan itu


''apa kakek juga datang?'' tanya anastasya tanpa mengalihkan pandangannya


''tidak queen,tuan besar berkata jika tuang besar yu sedang sibuk melatih prajuritnya'' jelas wei


anastasya mengangguk anggukkan kepalanya mengerti


''lalu dimana ayahku sekarang'' tanya lagi, kini ia membalikkan badannya menghadap wei


''tuan besar sedang berbincang dengan beberapa kerabatnya''


''aku akan menemui ayahku,kau lanjutkan ini''


''baik queen'' patuh wei dan membungkukkan sedikit badannya


anastasya berjalan menuruni tangga, semua mata tertuju pada gadis cantik itu


anastasya memakai pakaian yang ia desain sendiri semenjak ia keluar dari istana,ia merasa risih menggunakan pakaian yang menurutnya bukan gayanya sama sekali.


tak ada yang mengomentari penampilannya,lebih tepatnya tidak ada yang berani,lagi pula apa yang di pakai anastasya Menurut mereka sangat memukau berbeda dengan beberapa pakaian lain dan terlebih bahan dari pakaian itu terbuat dengan kualitas yang terbaik


jendral jinhu mengalihkan pandangannya pada gadis yang tengah tersenyum lebar menatapnya


''kau sudah makan sayang?'' tanya jendral jinhu pada putrinya yang kini bergelayut manja di lengannya


''sudah ayah''


''kau harus makan yang banyak,lihat badanmu ini,sangat kurus'' kata jendral jinhu kembali


''ayah ini tidak kurus, ini ideal ayah harus tau itu'' kata anastasya merajuk


ayahnya selalu saja mengomentari badannya yang menurutnya sudah pas,namun ayahnya terus saja mengatakan jika badannya itu kurus


kerabat jendral jinhu tersenyum,mereka merasa jika jendral jinhu sangat beruntung memiliki putri seperti anastasya


''ayah apa yang lain telah menyiapkan ayah makanan?''


''tentu saja,kami bahkan belum menghabisinya'' timpal jendral jinhu terkekeh


semua orang berdiri dari tempat duduknya dan membukuk untuk memberi hormat pada pria yang baru saja memasuki toko itu


''hormat kami kaisar lee wangsu'' kata semua orang serempak kecuali jendral jinhu dan anastasya tentunya


kaisar lee hanya mengangguk,pandangannya tertuju pada gadis pujaannya itu,ia tersenyum manis


''kau tak ingin menyambutku?'' tanya kaisar lee ketika telah berada di depan anastasya


''untuk apa kau datang?bukankah kau tidak peduli lagi padaku'' Cetus anastasya,kemudian berjalan menaiki tangga yang menuju ruangan pribadinya


kaisar lee tentu saja tau jika kekasihnya itu sedang marah,karna kemarin ia pergi secara tiba tiba karna ada masalah yang terjadi pada desa yang berada di wilayah kekuasaannya, ia tak memberitahu anastasya karna mengira jika urusan itu cepat selesai.nyatanya ia membutuhkan waktu seharian untuk menyelesaikan masalah itu dan lupa mengabari kekasihnya


''maafkan putri ku lee,moodnya sedikit buruk karna tamu bulanannya tiba, kau tau bukan?'' jelas jendral jinhu


memang benar sejak kemarin mood tuan putri itu buruk,ia terus saja marah dan merajuk jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan kemauannya, namun orang orang yang berada di sekitar anastasya tidak marah ataupun yang lain,mereka paham dan tentu saja terbiasa karna telah bersama anastasya sekian lama


''tidak masalah ayah,lagi pula aku yang salah karna tidak mengabarinya'' kata kaisar lee paham


jendral jinhu tersenyum,ia merasa beruntung memiliki calon menantu seperti kaisar lee,bukan karna jabatannya melaingkan karna pria itu sangat mencintai putri kesayangannya


''aku akan pergi menyusul asya''


''baiklah''


kaisar lee berjalan meninggalkan rombongan itu,bawahannya tentu saja paham sehingga mereka tak mengikuti junjungan mereka


jendral jinhu tersenyum menanggapi


"kau benar,tak hanya cantik,dan pandai beladiri,putri anastasya juga pandai memasak dan berbisnis,sehingga kaisar lee tertarik padanya" timpal salah satu diantara mereka


"kurasa tak hanya kaisar lee saja,semua pria pasti menyukai putri anastasya"


"andai saja putrimu itu tertarik dengan putra ku, maka aku akan menjadikan putri anastasya menjadi menantu kesayanganku" timpal yang lain sambil terkekeh


"putriku itu dia pecinta barang barang mewah apa kau sanggup" kata jendral jinhu bergurau namun nyatanya pun seperti itu anastasya suka dengan hal hal yang glamor dan mewah


"semua hartaku akan ku berikan pada putrimu itu" jawabnya cepat


"kau mungkin sanggup memberikan semua hartamu,tapi kau tak akan sanggup melawan kaisar lee yang telah jatuh cinta pada putri anastasya, kau tentu harus bersiap siap melakukan peperangan melawan kaisar berdarah dingin itu"


"tentu saja aku lebih baik mengalah" katanya sambil mengangkat tangan seolah menyerah


"lagi pula,aku cukup bangga karna berteman baik dengan ayah dari putri anastasya" lanjutnya kembali dengan bergurau


"ya kau harus bangga karna memiliki teman seperti ku" timpal jendral jinhu, kemudian mereka tertawa bersama sama


"sayang" kata kaisar lee lembut pada anastasya


anastasya tak menghiraukan panggilan kaisar lee,ia masih diam dan membiarkan kaisar lee memeluknya dari belakang tanpa berniat membalasnya


"sayang maafkan aku oke" jedanya


"aku pergi menyelesaikan masalah di desa yang termasuk wilayahku,aku mengira jika aku tak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan,nyatanya aku harus menyelesaikan seharian,aku terlalu fokus untuk menyelesaikannya dengan cepat" jelas kaisar lee


"tak bisa kah kau mengabariku, itu tak akan memakan waktu yang lama " ketus anastasya


"kita akan menikah sebentar lagi, 1 bulan lagi,dan kau tidak bisa memprioritas kanku" lanjutnya dengan nada yang sama


kaisar lee berusaha menjelaskan anastasya dengan sabar,ia tau jika anastasya dalam masa priodenya maka ia harus meningkatkan kesabarannya lagi


"sayang,aku sempat ingin mengabarimu tapi aku berfikir akan memberimu kejutan karna aku telah membelikanmu hadiah''


''hadiah?benarkah?lalu dimana hadiahku? '' kata anastasya yang membalikkan badannya dan menatap kaisar lee dengan mata berbinar


''berhasil'' batin kaisar lee


"aku menyimpannya di kamarmu" kata kaisar lee dengan tersenyum semanis mungkin


"kau tak berbohongkan? " kata anastasya dengan mata menyipit


kaisar lee terkekeh melihat anastasya yang seperti itu,sangat mengemaskan batinnya


"aku tak berbohong,aku menyimpannya di kamarmu kau bisa melihatnya setelah pulang dari sini"


"ahhhh senangnya, aku mencintaimu dan sangat menyayangimu" senang anastasya kemudian mencium pipi kaisar lee sekilas


kaisar lee terkejut melihat anastasya yang pergi setelah menciumnya


"sayang kau akan kemana" teriak kaisar lee pada gadis pujaannya itu


"ke rumah, aku ingin melihat hadiah ku" jawab anastasya dengan berteriak


kaisae lee terdiam,dalam hatinya ia bertanya tanya


"apa dia tak merindukanku? bukankah ia tadi merajut karna aku tak mengabarinya, tapi kenapa sekarang ia meninggalkanku setelah mendengar kata hadiah" batin kaisar lee bertanya tanya


hai hai kesayangannya author


makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author


tetep dukung author yah


like


comment


rate bintang


vote sebanyak banyaknya


biar author makin rajin update buat kalian


sarangheo😘


ig:magfiraramadhni