
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen dong,karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
author minta hadiah, dan vote juga dong biar semangat nulis hehehe
happy reading
dikamar anastasya,para bawahannya kini panik,apalagi melihat kondisi junjungan mereka sekarang. namun mereka tak bisa berbuat apa apa selain mengikuti apa yang telah di rencanakan anastasya
kaisar lee memasuki kamar anastasya dengan tergesa gesa, ia benar benar panik ketika melihat kondisi gadis pujaanya itu
"a apa yang terjadi ha kenapa bisa seperti ini" tanya kaisar lee panik
"sayang ada apa hemm,heii lihat aku,sayang" panik kaisar lee ketika melihat nafas anastasya mulai tersengal sengal
"sayang jangan membuatku takut,sayang buka matamu" panik kaisar lee ketika melihat mata anastasya tertutup.pikirannya kalut ia tak tau apa yang harus ia lakukan
tak berselang lama,wei masuk memegang sebuah mangkuk yang berisi cairan yang bewarna hitam pekat.
cairan itu adalah penawar yang alergi yang di buat anastasya sebelum menjalangkan rencananya
"tolong bantu queen kami meminumnya" wei memberikan mangkuk itu pada kaisar lee
kaisar lee menyambutnya dengan cepat,tanpa memikirkan apapun ia memasukkan cairan itu kemulutnya kemudian meminumkan itu pada anastasya.
tak berselang lama vizia,lee ziajin,jendral jinhu,yu zuo dan lee bui memasuki kamar anastasya.mata mereka terbelalak lebar melihat kondisi gadis kesayangan mereka.
rambut yang berantakan,dan kulit putihnya kini di tumbuhi bintik bintik merah.jendral jinhu merasa lututnya lemas.dengan air mata yang mengalir ia berjalan mendekati putrinya
"sayang heii bangun sayang" lirih jendral jinhu kemudian mengecup tangan putri kesayangannya yang mulai dingin
terdengar isak tangis dari mulut vizia. ia merasa hancur ketika melihat gadis nakal kesayangannya itu dalam kondisi yang terbilang parah
"sebenarnya apa yang terjadi?" tanya yu zuo sedangkan lee ziajin kini menenangkan istrinya yang terus saja menangis
zizi dengan sesegukan menjelaskan
"tadi saat kami memasuki kamar putri anastasya,kamar ini di penuhi asap,kami tak tau apa yang terjadi" jelas zizi berbohong,namun tangisnya benar benar nyata karna ia benar benar khawatir terhadap junjungannya
kaisar lee mengepalkan tangannya kuat, ia tau jika gadis pujaannya itu alergi terhadap debu
"asap? " tanya lee ziajin terkejut
"iya yang mulia,itu berasal dari sana" jawab luo kemudian menunjuk sebuah wadah yang berisi arang
dengan penasaran lee ziajin mendekat kemudian mengamati arang itu, matanya terbelalak lebar ketika mengetahui arang apa itu
"i i ini" lee ziajin terbata
vizia merasakan sesuatu yang tidak enak,jantungnya berdetak kencang ketika melihat ekspresi suaminya itu
"ada apa? " yanya vizia takut takut
"arang apa itu?" desak vizia pada suaminya yang tak kunjung memberinya jawaban
"racun pohon awi, yang mana siapa saja yang menghirup asapnya akan membuat orang itu mandul" jelas lee ziajin
semua yang mendengarnya terbelalak lebar,kecuali bawahan anastasya tentunya.
vizia memegang jantungnya yang terasa sakit
"siapa yang melakukan ini ha,berani sekali mereka melakukan ini pada cucuku" amuk yu zuo ia menghancurkan kursi yang ada di sana
pelayan utusan mouli benar benar merasa ingin mati sekarang juga, apa lagi ketika melihat tatapan bawahan anastasya kini menatapnya dingin
jendral jinhu yang menyadari itu, kemudian berjalan mendekati pelayan itu,raut wajah datar dan aura dingin yang keluar dari tubuhnya membuat pelayan itu seakan menciut
"siapa? " tanya jendral jinhu dengan nada datar dan rendah namun seakan menusuk siapa saja yang mendengarnya
dengan takut takut ia mengatakan
"lihat apa ha" teriak jendral jinhu yang kemarahannya mulai tidak bisa ia tahan,apa lagi melihat pelayan itu tak melanjutkan perkataannya
"du dua orang berpakaian hitam memasuki kamar putri anastasya,da dan ha hamba tak sengaja mendengar mereka menyebutkan na nama pu putri mo mouli" jelas pelayan itu takut takut
tentu saja apa yang dikatakannya telah di rencanakan dan di perintahkan luo sebelumnya
mereka semua benar benar terkejut, tak terkecuali lee bui yang ketika mendengar langsung nama putrinya di sebut.jika memang benar putrinya yang melakukan ini, ia tak akan membelanya,karna apa yang dilakukan putrinya kini benar benar di luar batas.
ia tak menyangka jika putrinya yang selama ini terlihat polos, bisa melakukan hal sekejam ini, bahkan bisa membuat orang lain kehilangan nyawa. ia benar benar merasa gagal menjadi orang tua yang baik untuk putri semata wayangnya
dengan marah vizia berteriak
"prajurittttttttttt" teriak vizia menggelegar
prajurit lain tergopoh gopoh ketika mendengar teriakan induk singa itu
"bawa mouli kehadapanku sekarang" teriak vizia murka
"paman,jangan berfikir jika mouli adalah sepupuku maka aku tak akan menghukumnya.karna faktanya aku bukanlah orang yang berbelas kasih apa lagi ini menyangkut gadisku" kata kaisar lee dingin
"paman mengerti apa yang kau dan yang lain rasakan,aku meminta maaf atas nama putriku" kata lee bui lalu menghembuskan nafasnya kasar
"paman tau apa yang dilakukan putri paman benar benar keterlaluan,maka dari itu paman tak akan menghentikan apa yang akan kau lakukan" ucap lee bui
berat rasanya mengatakan itu,tapi ia tetap harus bersikap bijaksana sekarang,apa yang dilakukan putrinya benar benar keterlaluan.
"aku mengerti perasaanmu,tapi kau juga harus mengerti bagaimana perasaanku. kita sama,seorang ayah. dan aku yakin jika ada yang melakukan hal ini pada putrimu maka kau akan melakukan sama dengan apa yang aku lakukan" kata jendral jinhu dingin.
sebagai seorang ayah, ia juga mengerti apa yang dirasakan lee bui saat ini.namun ia benar benar tak bisa memaafkan siapa saja yang berani bermain bermain dengan nyawa putri kesayangannya itu
Di tempat lain, perasaan mouli sudah tidak karuan.ia bergerak gelisah sejak tadi.namun saat mendengar suara ketukan,ia bernafas lega berfikir jika pelayan utusannya itu telah kembali.ia bergegas membuka pintu
"bagaimana" ia tak melanjutkan percakapannya ketika melihat yang di depannya bukanlah orang yang ia tunggu sejak tadi
"putri mouli harap ikut kami" ucap salah satu prajurit mewakili yang lainnya
"aku tidak mau,ini sudah tengah malam dan aku mengantuk" ucapnya kemudian menguap
"harap putri menurut sebelum kami melakukan kekerasan" ucap prajurit itu kembali,dan mencoba bersabar
"sudah aku katakan aku tidak mau,kalian ini kenapa" mouli berkata dengan marah
sang prajurit memberi kode masing masing, kemudian mereka menyeret mouli dengan paksa
"heiii lepaskan aku ha"
"kenapa kalian kurang ajar padaku"
"apa kalian lupa siapa aku" amuk mouli yang terus memberontak tak terima di perlakukan seperti itu
pelayan yang bertugas mengikuti mouli,hanya diam ia tak tau harus melakukan apa
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni