
"queen" hormat mereka
"aku ingin kembali kalian ikut denganku atau tidak?" tanyanya dengan nada datar
"hamba akan ikut dengan queen" sahut blue
"hamba juga queen" kata rubah yang ikut bersama blue
"hamba tidak queen hamba ingin berjaga di hutan kematian" kata serigala
"siapa nama kalian" tanyanya dengan nada yang masih sama
"kami tidak memiliki nama queen" sahut serigala dan rubah itu bersamaan
"kau nine" katanya sambil menunjuk rubah di depannya
"kau white" katanya kembali sambil melihat ke arah serigala itu
"terima kasih queen" sahut mereka senang
anastasya memilih nama nine karna melihat ekor rubah itu ada sembilan,sedangkan white ia pilih karna bulu dari serigala itu bewarna putih ia tak mau ambil pusing hanya untuk sebuah nama
jika saja para bawahannya mendengar alasan anastasya memberi nama itu mungkin ia memuntahkan seteguk darah sakin kesalnya,mana bisa mereka sebagai hewan ilahi di perlakukan seperti itu.
"apa yang aku lihat tadi adalah ilusi atau itu memang terjadi?" tanya anastasya dingin
"hamba tidak tau yang mulia namun itu bisa saja terjadi" sahut blue paham
anastasya tak menjawab hawa di sekitar langsung berubah ia lalu menggunakan ilmu teleportasinya untuk pergi ke kediamannya moodnya benar benar buruk
"ada apa dengan queen?kenapa ia bisa tiba tiba marah seperti itu" tanya white
"aku tak tau tapi sepertinya itu berkaitan dengan apa yang queen lihat dalam ilusi iblis" sahut blue
"benar benar mengerikan bahkan queen jauh lebih mengerikan dari ratu hanjia" white bergidik saat merasakan aura anastasya yang begitu tajam
"kau benar queen jauh lebih mengerikan" timpal nine
"ke istana angin" sahut blue
"baik" jawab white dan nine serempak mereka menggunakan ilmu teleportasinya untuk menyusul anastasya
sedangkan di sisi lain
"huohhhh astaga hormat hamba queen" sahut prajurit yang terkejut melihat anastasya tiba tiba berada di depannya terlebuh anastasya menggunakan hanfu putih yang terdapat beberapa sobekan
ia meneguk ludah kasar saat merasa aura di kelilingnya berbeda dan ia lihat mata anastasya terlihat begitu banyak kemaranan ia takut jika tadi ia melakukan kesalahan yang tidak di sengaja
"mati aku apa aku tadi melakukan kesalahan ya dewa ampuni aku selamatkan aku aku masih belum menikah dewa" batin prajurit itu takut
Brakkkk
anastasya menutup pintu kamarnya dengan keras para bawahannya berjingkrak kaget namun tak berani mengeluarkan suara mereka hanya mengelus dada mereka masing masing.
akhhhhhhhhhh
teriak anastasya menggelegar ia menghacurkan semua yang ia lihat kini kamar yang biasanya tertata rapi kini bagaikan kapal pecah
"akhhhhhhhh sialan akan kubunuh kau anton berengsek" teriaknya kini lemari pun tak lupuk dari kemarahannya
lemari indah yang baru saja ia perintahkan tuang hong untuk membuatnya kini telah hancur
"daddy mommy maafkan asya ini semua salah asya hiks hiks" tangisnya kembali pecah
sedangkan luo kini datang tergesa gesa ketika mendapat laporan jika anastasya baru saja pulang dan mengamuk.
"ada apa dengan queen?" tanyanya panik
"aku tak tau sejak pulang queen tiba tiba saja mengamuk seperti itu" timpal zizi ketakukan ia benar benar cemas dengan keadaan anastasya
"kita harus bagaimana? bagaimana jika queen melukai dirinya sendiri" sahut zizi kembali tangisnya yang ia tahan kini pecah
"hanya ada satu orang yang bisa menenangkan queen,aku pergi dulu" setelah mengatakan itu luo tiba tiba menghilang menggunkan ilmu teleportasinya.
***hai ha sayangnya author
author minta maaf sebesar besarnya karna kemarin tidak sempat update
tapi author janji hari ini author bakal update dua episode
tapi berjarak yah
jadi pantengin terus cerita author biar ngk ketinggalan
like
comment
rate
vote dan vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘***
ig:magfiraramadhni