Putri Berharga Dari Masa Depan

Putri Berharga Dari Masa Depan
sadar


tolong yah para readers ku yang baik hati,tolong tinggalkan jejak setiap kalian selesai membaca setiap chapter,buat bisa bangkitin semangat author kembali,author minta pengertian kalian yah


happy reading


anastasya kini berada sebuah di ruangan khusus yang ada di istana hutan kematian,semenjak anastasya mengumumkan perceraiannya ia memboyong ayah,kakek dan bawahannya pindah ke istana hutan kematian


kini ia tengah sibuk membuat penawar untuk racun yang bersarang di tubuh ayah tercintanya,sudah seharian lebih anastasya membuat penawar itu tanpa beristrahat sedikitpun


anastasya tak mau membuang buang waktu,waktu sedetik pun sangat berharga baginya,tak ada yang berani menegur anastasya meski mereka khawatir dengan keadaan anastasya yang tak pernah beristrahat dan mengisi perutnya sedari tadi


"queen sebaiknya anda beristirahat sejenak,anda belum mengisi perut anda sejak tadi" sahut blue,kini ia telah merubah dirinya menjadi seorang pria yang tampan


anastasya menghentikan aktifitasnya kemudian menoleh dan menatap tajam blue


"kau tau,waktu ku tak banyak, aku tak boleh membuang waktu sedikitpun,karna itu sama saja dengan membuang kesempatan ayah ku untuk hidup dengan cuma cuma" dingin anastasya


blue menghela nafas kasar, ia sudah bisa menebak apa yang akan di katakan oleh junjungannya itu


"hamba tau queen,dan hamba yakin jika anda bisa menyembuhkan tuan besar hingga sehat seperti semula,maka dari itu kami menyarankan queen untuk menjaga kesehatan queen sendiri,karna jika tuan besar telah sadar dan melihat kondisi queen maka ia akan menyalahkan dirinya sendiri" jelas blue


anastasya tak besar kepala dengan blue yang memujinya, baginya hanya orang bodoh yang langsung terbang dengan pujian dan belum melihat hasilnya sendiri,bagi anastasya, semua kemampuan,kekayaannya tidak ada gunanya jika ia sendiri tak mampu menyembuhkan ayahnya itu.namun di sisi lain yang di katakan blue benar jika ayahnya akan menyalahkan diirnya sendiri ketika melihat kondisi anastasya yang berantakan


"baiklah, minta luo untuk menyiapkan air mandi untukku, dan minta zizi untuk menyediakan makanan" kata anastasya dan berlalu pergi


"baik queen" sahut blue senang karna berhasil membujuk junjungannya yang keras kepala itu


sehari telah berlalu,anastasya hanya menggunakan sedikit waktu untuk beristirahat,selebihnya ia gunakan untuk membuat penawar racun


gosip tentang kekejaman anastasya, kematian orang terpenting yaitu selir lingfei,tuan besar wui, kaisar dan istrinya dari kekaisaran timur,tentu saja itu menjadi berita yang cukup menggemparkan di semua kekaisaran


yang lebih menarik mereka bahas adalah,kemampuan anastasya yang selama ini tersembunyi dan berita paling menariknya adalah anastasya yang telah bercerai dengan kaisar ziu, meski kaisar ziu enggan


semua pria tentu saja tak menyianyiakan kesempatan tersebut untuk menjadikan anastasya sebagai istri, namun hal yang membuat mereka bingung adalah tidak ada yang mengetahui keberadaan anastasya dan orang orangnya,setelah mengumumkan perceraiannya dengan kaisar ziu,anastasya bagaikan hilang di telan bumi


kaisar ziu telah memerintahkan banyak prajurit untuk mencari keberadaan anastasya tapi tak membuahkan hasil, kaisar ziu tak menyerah,bahkan sampai kapan pun ia tak akan melepaskan anastasya,ia bagaikan menolak untuk mengingat ancaman kaisar lee yang tak pernah main main


''menurutmu kemana permaisuri?''


''tak ada yang tau keberadaanya bahkan permaisuri tak berada di kediaman jendral jinhu dan panglima yu zuo''


''mungkin permaisuri membawa jendral jinhu untuk berobat karna terkena racun mematikan''


''itu bisa,semoga jendral jinhu cepat pulih,aku sudah tidak sabar untuk datang ke toko permaisuri ''


''kau benar,bahkan sudah banyak orang yang menanti toko permaisuri itu''


''ahhh sangat di sayangkan karna permaisuri bukan lagi permaisuri di kekaisaran barat''


''yah kau benar,sayang sekali''


namun gadis cantik yang mereka cari tengah duduk di samping ayahnya,anastasya baru saja selesai membuat penawar itu,tanpa membuang waktu ia meminumkan penawar itu pada ayahnya,di genggamnya tangan kokoh ayahnya yang mulai keriput


''ayah kapan kau akan bangun?apa kau tak merindukanku?'' matanya kini telah berkaca kaca


''ayah bukankah kau mengatakan jika kau tak suka melihatku menangis,tapi sekarang air mata ku telah banyak terbuang karna menangisimu,tidakkah kau ingin bangun untuk menghapus air mataku?''


tangis anastasya pecah


''ayah bangun,bangun, kau menyayangiku bukan?''


''kalau begitu bangun untukku, bangun ayah'' teriak anastasya frustrasi


yu zuo yang baru saja memasuki kamar putranya terkejut,melihat cucu kesayangannya tengah terduduk dengan air mata yang terus saja mengalir,ia kemudian mendekap tubuh cucunya itu dengan penuh kasih sayang


''cucuku tenanglah ayahmu akan baik baik saja,bukan kah kau telah berusaha semaksimal mungkin untuk membuat penawarnya'' kata yu zuo berusaha menenangkan cucunya yang masih terisak pilu


''kakek gara gara aku ayah jadi seperti ini,ini semua karna aku kakek,apa aku memang anak pembawa sial, sehingga orang yang ku sayang selalu meninggalkanku bahkan aku selalu membuat mereka menderita'' tangis anastasya kembali pecah


kejadian saat ilusi iblis mengganggunya membuat anastasya tak bisa melepas bayangan itu,itu seolah mimpi buruk baginya,ia merasa jika semua yang di derita orang orang di dekatnya itu karna dirinya


yu zuo dengan cepat menimpali perkataan anastasya


''tidak, tidak ada yang seperti itu,seorang anak tidak ada yang pembawa sial, orang yang menganggap anaknya pembawa sial adalah orang yang tak bisa menghargai pemberian dewa yang sangat istimewa untuknya'' jedanya


''dan untuk ayah dan ibumu yang menyelamatkanmu itu memang kewajiban bagi seorang orang tua untuk menjaga anak mereka,kau tak akan mengerti, namun saat kau memiliki anak suatu saat nanti kau akan mengerti,apa yang ayah dan ibumu lakukan, karna bagi orang tua lebih baik mereka yang terluka ketimbang melihat anak mereka yang terluka'' jelas yu zuo sabar


tangis anastasya mulai mereda ketika mendengar perkataan kakeknya,namun ia di kejutkan dengan lenguhan dari seseorang yang telah ia nanti, dengan cepat ia berjalan menghampiri ranjang ayahnya


''ayah,bagaimana keadaan ayah?mana yang sakit?katakan padaku?'' cecar anastasya pada ayahnya


jendral jinhu tersenyum tipis melihat kekhawatiran anak kesayangannya itu, hatinya terasa menghangat,matanya kemudian beralih melihat mata anatasya yang terlihat bengkak


''apa ini?kau menangis?bukankah ayah melarangmu menangis'' kata jendral jinhu dengan suara serak ketika menyentuh mata putrinya itu


tangis yang anastasya tahan kini telah pecah,ia kemudian memeluk tubuh ayahnya dengan erat dan menangis tersedu sedu,jendral jinhu membalas pelukan putrinya itu


''ayah kau jahat,kau membuatku takut setengah mati,jangan sakit lagi,aku mohon'' pinta anastasya sambil terisak


''ayah tau,melihat ayah terbaring lemah tak berdaya membuatku ingin mati saja,aku tak sanggup melihat ayah seperti itu''


jendral jinhu terkekeh


''ayah berjanji akan tetap sehat, itu tentu saja, karna ayah harus melihat putri kesayangan ayah ini menikah dan mempunyai anak, ahh aku tak sabar melihat cucuku nanti'' kata jendral jinhu


''ayah kau ini bicara apa,aku ini belum menikah dan kau telah membahas cucu yang benar saja'' timpal anastasya terkekeh kemudian melepaskan pelukannya pada jendral jinhu


''kalau begitu mari menikah secepatnya'' semua orang berbalik dan mengamati orang yang baru saja mengatakan hal itu


hai hai kesayangan author


author mau minta maaf karna baru bisa up malam ini untuk kalian


author lagi jagain ibu author yang tengah sakit,jadi harap kalian mengerti yah, dan author minta doa kalian buat doain ibu author biar cepet sembuh amin,biar bisa up yang banyak seperti biasa untuk kalian.


makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author


tetep dukung author yah


like


comment


rate bintang


vote sebanyak banyaknya


biar author makin rajin update buat kalian


sarangheo😘**


ig:magfiraramadhni