
vizia dan lee ziajin tak henti hentinya memuji makanan anastasya sedangkan sang empu hanya menanggapinya dengan senyuman malas
moodnya menjadi buruk ketika ia tak kunjung melihat kaisar lee sampai sekarang,ia benar benar merasa jengkel
"sayang ada apa hemmm" tanya vizia ketika melihat anastasya hanya diam
"mommy dimana lee kenapa dia tidak menemuiku" tanya anastasya
"ahhh jadi kau merindukan lee mu itu" sahut lee ziajin sambil terkekeh
"daddy aku tak merindukannya aku hanya menanyakannya bedakan itu daddy" kesal anastasya
"sudah sudah jangan membuat mood asya memburuk kau ini" kesal vizia pada suaminya
"sudahlah mommy aku ingin pergi kekediamanku dulu aku ingin bersiap siap untuk jamuan makan malam" sahut anastasya
"ya sudah pergilah" kata vizia lembut ia cukup mengerti jika anastasya merindukan putranya itu
"aku pergi dulu" sahut anastasya lalu mencium pipi vizia dan lee ziajin
"hati hati"
anastasya hanya menggunakan jarinya sebagai tanda oke
anastasya berjalan dengan santai di ikuti luo dan zizi, namun di perjalanan ia melihat sesuatu yang tidak ia suka tangannya terkepal kuat
dengan aura yang mencekam ia kemudian meninggalkan tempat itu
zizi dan luo paham,mereka pun mengeram marah dengan apa yang mereka saksikan namun mereka memilih diam
sementara di sisi lain kaisar lee yang merasa hawa di sekitarnya berubah ia kemudian mencari tau apa yang menyebabkan itu namun matanya menangkap sosok anastasya
"kau telah selesai?" tanya kaisar lee pada wanita di depannya dengan dingin
"ehhh"
"jika kau ingin membahas hal itu kau pergi dan temui ayahku aku tak suka meladeni wanita" dingin kaisar lee kemudian meninggalkan wanita itu
xia yang di perlakukan seperti itu merasa marah ia benar benar tak menerimanya,yah wanita yang bersama kaisar lee adalah xia wanita yang memendam rasa pada kaisar lee sejak lama
"akan ku pastikan kau tak akan menolakku karna tak seorangpun mampu menolak pesona seorang wui xia" geram xia dalam hati
******
"ahkhhhhhhhhh sialan kau lee kau mulai bermain main dengan ku kau mengucapkan janji yang semuanya hanya omong kosong" amuk anastasya kemudian menghancurkan apa saja yang ada di depannya
ia benar benar murka bagaimana tidak,pria yang dia cari yang tidak menemuinya tengah sibuk berbincang dengan wanita lain wanita ular yang secara terang terangan membencinya
anastasya melihat wanita itu memegang tangan kaisar lee anastasya membenci itu ia tak suka
sedangkan para bawahan anastasya yang mengetahui junjungannya itu tengah mengamuk tak berani berbuat apapun hawa di sekitar mereka benar benar berubah sangat panas menandakan kemarahan yang pekat
tak hanya anastasya para bawahannya yang mengetahui alasan anastasya mengamuk pun sangat marah mereka tidak bisa menerima jika junjungannya di perlakukan seperti itu namun mereka tak bisa berbuat apa apa karna mereka tau jika anastasya membenci orang lain yang mencampuri urusan pribadinya
"luo siapkan aku air" teriak anastasya dari dalam kamar
tanpa membuang buang waktu dengan sigap luo melakukan perintah anastasya ia tak mau jika mood anastasya semakin memburuk
*******
"dari mana saja kau?" tanya lee ziajin pada putranya
"ada urusan sebentar" jawab kaisar lee singkat
"asya merindukanmu dia tadi mencarimu" kata lee ziajin
"benarkah?" tanya kaisar lee dengan dalam hatinya berbunga bunga meski raut wajahnya tak menandakan apapun
"hmmm" lee ziajin hanya menjawabnya dengan deheman
kaisar lee memejamkan matanya dalam hatinya berbunga bunga namun di sisi lain ia mengetahui jika anastasya marah padanya apa lagi ketika melihatnya bersama xia tadi
ahhh memikirkan gadis pujaannya itu marah padanya membuatnya begitu pusing
"bersiaplah sebentar lagi jamuan makan malam akan di adakan" kata vizia pada putranya
******
di kediaman naga
kaisar ziu di buat bertanya tanya bagaimana permaisuri nya bisa begitu akrab dengan orang orang di istana langit sedangkan yang kaisar tau anastasya tak pernah keluar dari kediamannya apa lagi melihat perilaku orang orang istana langit yang terkenal dingin itu memperlakukan anastasya dengan penuh kasih sayang.
"apa selama ini permaisuri pergi diam diam dari istana? sangat sulit untuk mengetahuinya karna kediamannya di jaga begitu ketat meskipun aku bertanya permaisuri pasti tidak akan mengatakannya karna ia belum bisa membuka hati untukku" batin kaisar ziu
ia menghela nafas kasar semua yang ia fikirkan seakan tak ada jawabannya jika ada pun hanya anastasya dan bawahannya yang mengetahui nya dan mustahil jika mereka mau mengatakan yang sebenarnya
"yang mulia anda harus segera bersiap sebentar lagi jamuan makan malam akan tiba" kata lexi yang baru saja memasuki kamar
"baiklah" jawabnya
*******
di kediaman mawar yang tak lain adalah kediaman anastasya jendral jinhu dan yu zuo di buat panik ketika mendengar jika anastasya mengamuk namun yang membuat mereka frustasi adalah ketika bawahan anastasya yang tak mau mengatakan penyebabnya
"kenapa kalian ini tidak mau buka mulut apa susahnya mengatakan penyebab cucuku marah" kesal yu zuo
"maafkan kami jendral kami tidak berhak mengatakan masalah pribadi permaisuri jika anda ingin mengetahuinya anda bisa tanyakan langsung pada permaisuri" jelas ansu dengan tenang
"kau"
"sudahlah ayah mereka tak akan mengatakannya nanti kita bisa tanyakan ini pada anastasya" lerai jendral jinhu
mereka telah bertanya beberapa kali namun mereka mendapat jawaban yang sama yaitu tak akan memberitahu
"sekarang aku ingin menemui cucuku" kata yu zuo dengan ketus
"maaf jendral saat ini anda belum bisa menemui permaisuri karna" ansu belum menyelesaikan kalimatnya yu zuo kembali menyela
"apa lagi sekarang ha kalian ini benar benar yah" geram yu zuo
"permaisuri sedang berendam dan ia paling tidak suka jika ketenangannya di usik hamba juga telah menyampaikan jika jendral akan datang menjemput jadi harap jendral bersabar" jelas ansu
jika saja orang di depannya bukan keluarga junjungannya bisa di pastikan ia telah merobek mulut mereka yang tak henti hentinya mengoceh
yu zuo menghela nafas kasar ia benar benar khawatir dengan keadaan cucu tersayangnya itu namun ia tak juga memaksa karna ia takut itu akan memperburuk mood cucunya jadi ia lebih memilih menunggu
yu zuo dan jendral jinhu duduk sambil menunggu kesayangan mereka dengan hati cemas mereka takut jika anastasya akan menyakiti dirinya sendiri
saat tengah sibuk dengan pemikiran mereka luo datang menghampiri
"jendral anda bisa masuk dan menemui permaisuri" kata luo sopan
"baiklah ayo tunggu apa lagi" kata jendral jinhu cepat
krekkkk pintu kamar anastasya terbuka mata mereka terbelalak
"asya apa yang terjadi pada dirimu" teriak jendral jinhu dan yu zuo serempak mereka di landa rasa panik
hai hai hai kesayangannya author
tetap dukung author terus yah dengan Cara seperti biasa
like
comment
rate
vote dan vote sebanyak banyaknya
agar author makin rajin update buat kalian
karna antusias kalian adalah semangat buat author
sarangheo 😘
ig:magfiraramadhni