
usahain tinggalin jejak yah setelah membaca setiap bab di novel author☺
"maaf jika aku membuat kalian menunggu" sahut anastasya dengan senyum semanis mungkin
Semua orang seakan terpesona dengan senyum anastasya
"lihat ya dewa permaisuri sangatlah cantik"
"liat senyumnya benar benar membuatku mabuk"
"andai aku pantas aku ingin memilikinya"
"hahaha kau jangan bermimpi"
"mimpi saja kau"
Tiga pemuda tampan yang mendengar dengan jelas percakapan para pemuda yang terpesona akan kecantikan anastasya mengeram tidak suka
Hatinya bergemuruh di landa rasa cemburu yang kuat
"sayang jangan tersenyum seperti itu lihat ada banyak pria yang menetapmu penuh kagum dan aku tidak suka itu" batin kaisar zen
"lancang sekali mereka memuji permaisuri kaisar ini lihat matanya seakan ingin menelan permaisuri ku ingin rasanya ku colok mata mereka semua" batin kaisar ziu
"sayang siap siaplah menerima hukuman dariku karna berhasil membuat pria lain menatapmu dengan tatapan seperti itu dan aku sangat tidak menyukainya" batin kaisar lee geram
Bulu kuduk anastasya terasa meremang ketika melihat tatapan tiga pria tampan itu,tapi lain hal dengan ekspresinya yang tak menunjukkan apapun
Bawahan anastasya kemudian menyiapkan tempat duduk yang nyaman untuk junjungannya
Tak hanya anastasya kini jendral jinhu dan yu zuo pun telah memiliki kursi lipat yang sama persis di gunakan anastasya
"ahhh nyaman sekali andai saja aku memiliki kursi ini sejak dulu" kata yu zuo setelah duduk di kursi lipatnya yang telah di siapkan
"benar ayah ini sangat nyaman" timpal jendral jinhu
"asya" teriak vizia
Tindakannya itu tentu saja mengundang perhatian semua orang yang ada di sana namun ia tak peduli terserah orang lain mau mengatakan apa ia tak mau ambil pusing
"mommy jangan berteriak semua menatapmu, nanti tindakanmu akan di tegur oleh wanita yang selalu mementingkan tata krama" kata anastasya sambil tersenyum menatap vizia
Sedangkan selir lingfei yang merasa jika kalimat itu di tujukan padanya mengeram kesal tangannya terkepal kuat
Sekarang semuanya benar benar terbalik jika dulu ia yang selalu memojokkan anastasya sekarang ia yang ada di posisi itu
Lagi pula ia harus apa,harus menegur seorang ibu suri dari kekaisaran utara? Tentu saja itu adalah tindakan yang bodoh bisa bisa ia akan di hukum atau mati karna telah menyinggung orang penting itu
"tidak masalah memangnya mommy peduli lagipula memangnya ada yang berani" kata vizia santai
"bay ambilkan kursi yang kemarin untuk daddy mommy dan pria menyebalkan itu" perintah anastasya pada pengawalnya
"baik permaisuri" patuh luo kemudian menghilang mengggunakan ilmu teleportasinya
Jika anastasya merasa santai dengan perkataannya tidak dengan orang lain mereka semua terkejut kala mendengar anastasya secara terang terangan mengatai kaisar yang berdarah dingin dari kekaisaran utara
"permaisuri jaga ucapan mu" teriak kaisar ziu
Ia benar benar tak menyangka jika permaisurinya berani berkata seperti bagaimana jika kaisar dari istana langit itu tersinggung itu benar benar mala petaka bagi istana bulan
"jangan meneriaki anastasya seperti itu" dingin kaisar lee
Ia sangat tidak suka jika ada yang berani membuat gadis pujaannya merasa tidak nyaman
Tentu saja kaisar lee tau apa yang di suka dan tidak di sukai anastasya terutama jika ada yang meneriakinya
"maaf kaisar lee hanya saja kaisar lee ini menegur permaisuri karna bersikap lancang pada kaisar lee wangsu" kata kaisar ziu memperjelas semuanya
"apa kau melihat aku merasa terganggu?" tanya kembali kaisar lee dengan dingin
"kalau begitu maaf atas tindakan saya kaisar lee wangsu jika itu membuat anda terganggu" kata kaisar ziu sopan
Kaisar ziu merasa ada yang aneh ia merasa heran dengan respon kaisar lee bukankah seharusnya kaisar lee itu marah karna perkataan permaisurinya jika pun permaisurinya tidak di hukum karna ia wanita bukankah selama ini kaisar lee tidak pandang bulu terhadap orang lain
Dalam hatinya ia gelisah ketika sesuatu terlintas d benaknya
"apakah kaisar lee wangsu menyukai permaisuriku? Tidak ini tidak boleh terjadi karna sampai kapan pun aku tak akan melepaskan permaisuri anastasya" batin kaisar ziu cemas
sedangkan bay yang baru saja tiba dengan tiga kursi lipat di tangannya mengerutkan keningnya heran karna melihat ekspresi junjungannya yang terlihat dingin ia bisa memastikan pasti ada sesuatu yang merusak mood junjungannya itu
kaisar lee,vizia dan lee ziajin duduk di kursi yang telah di siapkan oleh pengawal anastasya
vizia yang menyadari jika mood calon menantu kesayangannya memburuk segera meraih kepala anastasya dan meletakkannya di pundaknya
"tenanglah sayang sebentar ikut dengan mommy mommy mempunyai hadiah untukmu" kata vizia lembut berusaha membujuk anastasya
anastasya hanya mengangguk lalu memeluk tubuh vizia
"aku harus memikirkan cara agar secepat mungkin untuk pergi dari istana ini aku benar benar muak dengan orang yang berkuasa dan bertindak seolah olah dialah yang paling benar" batin anastasya
"bawakan aku smoothie dan cookies coklat sekaligus untuk ayah kakek mommy dan daddy ku dan untuk pria yang di sana" kata anastasya sambil mengarahkan dagunya ke kaisar lee
"baik permaisuri" jawab zizi dan luo serempak kemudian menghilang menggunakan ilmu teleportasinya
mereka semua mengalihkan pandangan mereka pada kaisar ziu yang sedang membuka acara pertandingan beladiri
"seperti biasa di tahun tahun sebelumnya pertandingan ini di lakukan dengan aturan yang masih sama dan tak ada yang berubah,pertandingan ini bisa di ikut oleh semua orang tak terkecuali wanita atau tua maupun muda
maka tak usah berlama lama kaisar ini dengan resmi membuka acara pertandingan bela diri ini" kata kaisar ziu lantang dan di ikuti tepuk tangan yang meriah semua orang kecuali anastasya tentunya
kini prajurit yang bertugas menjadi wasit dalam pertandingan itu mengumumkan peserta yang akan tampil lebih awal
"pangeran dui dari klan mawar hitam melawan pangeran pouli dari klan amber" kata prajurit itu dengan lantang
dua pemuda tampan itu berjalan dengan penuh wibawa menaiki arena pertarungan
"dalam pertandingan ini kalian bisa menggunakan hewan kontrak kalian dan menggunakan senjata yang kalian miliki dan jika salah satu di antara kalian merenggang nyawa maka itu adalah hal yang lumrah dan tak boleh di permasalahkan" ucap prajurit itu mengingatkan kembali tentang pertandingan yang akan dua pemuda tampan itu lakukan
kedua pemuda itu mengangguk,pangeran dui melemparkan tatapan tajamnya pada pangeran pouli namun ia tak membalas ia hanya memberikan ekspresi tenangnya seolah tak terganggu dengan tatapan tajam pemuda yang ada didepannya
pangeran dui merasa marah melihat sikap tenang pangeran pouli yang seolah mengacuhkannya tangannya terkepal kuat
gongggggg
suara bunyi itu menandakan jika pertarungan telah di mulai
anastasya yang tadi hanya diam dengan kepala yang du letakkan di pundak vizia kini memperbaiki posisinya
matanya fokus memperhatikan pertarungan yang sebentar lagi terjadi cukup menarik batinnya
ketika melihat dari segi kemampuan bisa di katakan jika pangeran dui lebih unggul dari pangeran pouli namun dengan sikap tenang pangeran pouli membuatnya penasaran siapa yang akan memenangkan pertarungan itu
***hai hai kesayangan author
author mau minta maaf yang sebesar besarnya karna membuat kalian lama menunggu cerita author untuk update
author lagi ngak enak badan tapi melihat komentar kalian yang pada nunggu author update maka author usahain update buat kalian
semoga kalian semua suka yah
jangan lupa like,comment,rate dan vote sebanyak banyaknya biar author makin rajin update buat kalian karna antusias kalian adalah semangat buat author meski author sakit hehehe
salam cinta buat kalian para readersku
dan juga maaf telah membuat kalian menunggu
author receh ini sayang sama kalian***
ig:magfiraramadhni