Putri Berharga Dari Masa Depan

Putri Berharga Dari Masa Depan
terbongkar


**usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah


tolong hargain usaha author


salam sayang buat kalian**


**happy reading**


setelah anastasya mengambil hadiah dari vizia ia terburu buru pulang kediamannya karna merasa lelah dan vizia memahami itu terlebih ia tau jika anastasya akan mengikuti acara berburu besok


kini anastasya tengah berbaring di kediamannya dengan paha kaisar lee yang ia jadikan bantalan


"apa besok kau tidak ikut berburu?" tanya anastasya dengan mata terpejam menikmati elusan tangan kaisar lee di kepalanya


"apakah kau ingin aku berburu?" tanya kaisar lee tanpa menjawab perkataan anastasya


"emmm itu terserah kau saja memangnya di acara sebelumnya kau tidak ikut? "


"tidak" jawab kaisar lee singkat


"kenapa?"


"aku terlalu malas mengikuti acara seperti ini ayahanda yang biasa mewakili ku" jelas kaisar lee


anastasya hanya ber oh ria menanggapi penjelasan kaisar lee


"aku akan ikut berburu denganmu" kata kaisar lee kembali


"benarkah?" anastasya cukup terkejut dengan penuturan kaisar lee


bukankah tadi ia berkata terlalu malas untuk mengikuti acara yang seperti itu


namun sejenak ia tidak peduli baginya juga tak masalah jika kaisar lee ikut bukankah itu akan memudahkannya begitu pikir anastasya


"hmmmm"


"kenapa bukankah kau malas mengikuti acara seperti itu? "


"hanya ingin menjagamu" jawab kaisar lee singkat


"kalau begitu jangan salahkan aku jika aku merepotkanmu saat berburu" gurau anastasya


"tidak masalah apapun untukmu"


"kau tak membuka hadiah dari ibunda?" tanya kaisar lee ketika melihat bungkusan yang di berikan ibunya masih terbungkus rapi


"besok saja aku mengantuk sekarang" keluh anastasya sambil menguap


"kalau begitu tidurlah" kata kaisar lee lembut


"hmmm"


"kau melupakan sesuatu" kata kaisar lee pada anastasya


anastasya mengerutkan keningnya mendengar perkataan kaisar lee


"sesuatu apa itu? "


"ahhh dasar kau" sungut anastasya ketika menyadari maksud dari perkataan kaisar lee


ia kemudian bangun dari posisinya dan


cupp


anastasya mengecup singkat bibir kaisar lee, namun saat hendak melepasnya kaisar menahan tengkuk anastasya dan mulai ******* bibir tipis gadis pujaannya itu


anastasya diam saja ia tak tau harus berbuat apa karna bisa di katakan ia tak Berpengalaman dalam hal berciuman,bahkan ciuman pertamanya pun itu di ambil oleh kaisar lee


anastasya menepuk nepuk dada kaisar lee karna merasa pasokan udaranya telah hampir habis,kaisar lee paham ia kemudian melepas tautan bibirnya


hosh hosh hosh


anastasya mengibaskan tangannya di depannya dengan rakus ia menghirup udara


"kau ingin membunuhku ha" marah anastasya dengan muka merah padam,ahhh bukan lebih tepatnya ia marah bercampur malu apa lagi kaisar lee menatapnya dengan intens


"tapi kau menyukainya bukan" goda kaisar lee


"jangan so toyyy ingat jangan sotoy" ketus anastasya menutupi rasa gugupnya ketika kaisar lee menggodanya sudah di pastikan mukanya kini semerah tomat


kaisar lee terkekeh ia kemudian mengusap bibir anastasya yang kelihatan membengkak gara gara perbuatannya


"tidurlah kau butuh waktu istirahat yang banyak" kata kaisar lee lembut


"kalau begitu aku pergi kau juga tak melihatku"


"ya ya ya pergilah dan jangan pernah menemuiku lagi" rajuk anastasya


kaisar lee di buat gemas dengan tingkah anastasya,melarangnya pergi namun tidak mengatakannya dengan jelas malah memberinya ancaman yang mengerikan kini ia harus menjadi pria yang peka untuk gadis pujaannya itu


kaisar lee kemudian berbaring di samping anastasya kemudian membawanya ke dalam pelukannya


"tidurlah aku tidak akan meninggalkanmu" kata kaisar lee lembut


anastasya tidak menjawab ia hanya mengeratkan pelukannya pada kaisar lee dan mencari posisi ternyaman


dalam hatinya merasa sangat senang karna pria itu sangat peka padanya bahkan tidak pernah menolak permintaannya meski permintaannya kadang tak masuk akal hanya hanya untuk mengetahui rasa kaisar lee padanya


sejenak hidupnya terasa bergantung pada pria itu, namun kembali lagi ia harus menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi bisa saja manusia berubah di kemudian hari,ia hanya bisa berharap jika sikap kaisar lee tak akan pernah berubah padanya


anastasya memejamkan matanya dan tak butuh waktu yang lama untuk menuju alam mimpinya


*****


sedangkan di tempat lain kaisar ziu mengahancurkan semua yang ada di kamarnya ia sangat marah bahkan kini air matanya telah mengucur dipipinya


flashback


"apa permaisuri ada di kediamannya?" tanya kasiar ziu pada lexi pengawalnya yang berdiri tak jauh darinya


"iya yang mulia permaisuri kini beristrahat di kediamannya setelah dari ke paviliun ibu suri dari istana langit" jelas lexi


"aku akan pergi kekediaman permaisuri" kata kaisar ziu memberi tahu pengawal nya


"apa saya perlu memberitahu permaisuri yang mulia"


"tidak perlu kita langsung saja kesana"


"baik yang mulia"


kaisar lee berjalan menuju kediaman mawar seperti biasa ia selalu di hadang oleh prajurit anastasya saat ingin memasuki kediaman


"aku ingin masuk aku telah membuat janji dengan permaisuri ku dan ia juga bersedia lagi pula kaisar ini membawa hadiah yang di minta permaisuri" bohong kaisar ziu dan kebetulan ia membawa sebuah tusuk rambut dari emas yang di bungkus guna memberikan hadiah pada permaisurinya itu


prajurit yang menjaga kediaman anastasya sedikit ragu namun ia berfikir jika yang di katakan kaisar di depannya bisa saja benar karna junjungannya begitu menyukai hadiah.


"baiklah silahkan" prajurit itu mempersilahkan kaisar ziu masuk bersama dengan lexi pengawalnya


ia tersenyum senang membayangkan raut wajah permaisurinya itu bahagia menerima hadiah mewah darinya


senyumnya tak pernah luntur namun saat sampai di depan pintu kamar anastasya tubuhnya terasa membatu mendengar suara anastasya bersama seorang pria dan ia tau suara itu yang tak lain adalah kaisar lee


tangannya terkepal kuat saat mendengar suara permaisurinya yang terdengar begitu bahagia dan jangan lupa dengan kaisar lee yang selalu menanggapi setiap perkataan anastasya dengan lembut


hal yang bisa di bilang langka karna kaisar berdarah dingin itu tak pernah berkata selembut itu sebelumnya


ia ingin marah dan mengamuk namun ia urungkan ia berfikir anastasya tak salah ia yang salah selama ini karna mengacuhkan permaisurinya,dan jika ia mengamuk itu sangat berbahaya terlebih pria yang bersama permaisurinya adalah pria yang berbahaya


amarahnya kembali membuncah ketika mendengar suara decapan bibir dari dalam kamar anastasya tangannya terkepal kuat


sebelum amarahnya tak bisa ia tahan ia memilih meninggalkan kediaman permaisurinya itu dan kembali ke kediamannya


***hai hai sayangnya author


makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author


yang nanya kapan cerai, bentar lagi kok sabar yah sayangku


para readers ku


tetep dukung author yah


like


comment


rate bintang


vote sebanyak banyaknya


biar author makin rajin update buat kalian


karna antusias kalian adalah semangat buat author


sarangheo😘***