
Bright Vachirawit chiva-aree seorang
pria tampan dengan kepribadian ganda, di sisi terangnya Bright memiliki
kepribadian lembut penyayang dan penuh kasih lain lagi disisi gelapnya dia
memiliki kepribadian yang sangat buruk dan tidak manusiawi,kejam,buas dan tuli
akan kata ampun layaknya srigala. Dua kepribadiannya akan muncul di hadapan
orang yang berbeda sisi terang di hadapan orang terdekatnya dan sisi gelap di
sisi orang yang dianggapnya musuh seperti saat dia memandang seorang perempuan
yang bernama Win .
Metawin Opas-iamkajorn (biasa
dipanggil Win) adalah perempuan berparas cantik ia memiliki bibir rambun
berwarna pink dan kulit yang putih, Thanat Opas-iamkajorn(fake name)adalah almarhum ayahnya yang merupakan mafia terkenal di
Thailand. Win cukup tahu bahwa almarhum ayahnya dulu adalah seorang mafia,
setelah tumbuh dewasa ia sudah siap menghadapi ancaman ancaman yang akan ia
terima dari musuh ayahnya terdahulu. Setelah ayahnya meninggal Win tinggal
bersama ibunya (Pim adalah nama ibunya fake
name) yang sakit sakitan, ekonomi keluarganya yang sekarang jauh dari kata
mewah bahkan perusahaan yang didirikan ayahnya dahulu sudah hancur
berkeping-keping akibat ulah balas dendam dari musuh-musuhnya.
.
.
Dalam dunia gelap seperti mafia kata “balas
dendam” sepertinya sudah mendarah daging, meski sudah meninggal sekalipun
dendam akan di turunkan kepada generasi selanjutnya. Begitupun dendam ayah
Bright(Lakorn chiva-aree fake name) yang
akan di teruskan oleh Bright, meskipun bukan ayah kandung namun Lakornlah satu
satunya orang yang mengurus dan menyayanginya dengan tulus sejak kecil.
*Suatu hari (flashback on)
Di kamar,Bright kecil menyembunyikan badannya di balik
selimut berwarna abu, tangannya bergetar, air matanya mengalir dengan mulut
terisak. Terdengar suara barang barang yang terlempar lalu pecah bersama dengan
teriakan seorang wanita saling bertautan, suara suara tersebut terdengar
berulang ulang hingga 2 jam lamanya. Setelah suara suara hilang Bright kecil
memberanikan diri keluar kamar dan melihat keadaan diluar….
“Ahhhhhhhhhhhhhhhhh” Bright kecil berteriak, terjatuh
dan terpental kedinding lalu ambruk ke lantai. Matanya merah ketakutan badannya
tatkala Bright kecil melihat sang ibu tergeletak dengan darah di seluruh
tubuhnya tak dipungkiri lagi itu adalah perbuatan ayahnya. Kekerasan rumah
tangga dan kelaparan sudah menjadi makanan sehari hari bagi Bright kecil.
“Bu…..? ibu?..” Bright kecil memberanikan diri
membalikan badan sang ibu yang sedari tadi membelakanginya, di ceknya hidung
sang ibu intuk memastikan apakah ibunya masih hidup atau tidak. Sayang sang ibu
sudah tidak bernafas, hati Bright kecil sesak,perih dan sakit hingga bukan air
mata lagi yang pantas keluar dari matanya. Tidak ada ide lain dalam benak
Bright kecil selain menguburkan ibunya dengan tangannya sendiri, Bright tidak
meminta bantuan siapapun. Rumah bright jauh dari keramaian sehingga bright
tidak memiliki tetangga,sepupu atau siapapun yang mempedulikan keluarganya.
Dengan tangan kecilnya Bright menggali tanah yang
basah bekas hujan di belakang rumahnya,matahari sudah setengah tenggelam Bright
kecil hanya mampu menggali tanah -+ setengah meter dalam jangka waktu 3jam
lamanya. Karena kelelahan Bright ambruk di tanah bersamaan dengan teriakan dan
air mata yang mengalir deras di depan lubang kubur ibunya, Bright menyeka
airmatanya menguatkan diri memasuki ruangan dimana tempat ibunya berbaring
terkaku. Dengan sekuat tenaga Bright menarik badan ibunya ke luar dimana Bright
menggali tanah, darah berceceran sepanjang jalan mengikuti kemana tubuh sang
ibu pergi.
Kini tubuh sang ibu sudah berada di liang kuburnya,
Bright menimbun tubuh sang ibu dengan tanah hingga terkubur sepenuhnya.
“Bu..Bright sayang ibu”
Bersamaan dengan badannya yang ambruk di atas kuburan
ibunya.
.
.
.
.
.
.
Follow+Like+Vote+Komen sesudah baca:) Khop Khun Kha and Happy Reading>_<
ig:@enihandayani_26