My Contract Wife

My Contract Wife
mual


Lima bulan berlalu dan saat ini Rona dan Louis tengah berbincang hangat dengan semua keluarga


Namun tiba tiba Rona merasa mual dan pusing dengan cepat ia berlari menuju kamar mandi diikuti Louis yang khawatir


Membantu memijat tengguk Rona dari belakang dan memegang rambut istrinya agar tidak terkena muntahan


"Aku panggil Dokter yah habis ini" Ucap Louis


"Terserah" Ucap Rona menurut


Selesai membersihkan mulut Louis langsung menggendong Rona dan membawanya kekamar


Menurunkannya dikasur dan memintanya untuk istirahat sembari menunggu Dokter tiba


Sementara Louis turun kebawah meminta pelayan membuatkan minuman hangat untuk istrinya


"Rona kenapa nak?" Tanya Mama Dara


"Mual ma,dia lagi istirahat nunggu dokter" jawab Louis


"Loh kok bisa mual?emang abis makan apa?" Tanya Mama Dara


"Ya makan sama yang kita makan" Ucap Louis


"jangan jangan Rona hamil" Celetuk Bunda Mila


"Iya sepertinya begitu" Ucap Mama Dara senang


"Belum pasti ma,tunggu dokter aja dulu" Ucap Louis yang tak ingin merasa bahagia dulu


Takutnya bukan itu yang terjadi


Louis naik keatas bersamaan dengan Dokter dan meminta Dokter itu memeriksa istrinya dengan benar


"Selamat tuan,istri anda sedang hamil dan perkiraan usianya sudah empat minggu,lebih detailnya lagi silakan memeriksakan kedokter kandungan" Ucap Dokter


"Hamil?empat minggu?" Pekik Louis tak lama setelah itu ia tersenyum lebar dan menghampiri Rona tanpa mengucap sesuatu pada dokter


"Sayang kamu hamill" Ucap Louis senang


"Apa?hamil?" Beo Rona senangnya bukan main


"Iya,usianya sudah empat minggu" Ucap Louis tersenyum dengan mengelus perut rata Rona


"Akhirnyaaa" Ucap Rona senang


"jangan terlalu capek sayang,jangan keluar kemana mana,makan yang sehat" Cerocos Louis mendapat anggukan


Louis turun kebawah untuk memberitahukan kabar bahagia ini kepada semua orang yang berada dibawah


Namun ia terkalahkan oleh dokter yang sudah menjawab pertanyaan oleh mama dara dibawah


"Sayangg selamattt" Ucap Bunda Mila memeluk sang putri tercinta


Semua orang senang dan terharu namun beberapa detik kemudian fani berteriak


"Ahhhh sakitt" Ucap Fani


Semua orang panik dan melihat Fani yang memeluk perut besarnya dengan berpegangan dinding


"Febian cepatt gendong istrimu,sepertinya dia kontraksi bawa kerumah sakit segera" Ucap Bibi Sarah mendapat anggukan


Febian menggedong dan membawa Fani menuju rumah sakit dengan beberapa orang yang ikut


Dan benar saja saat sudah berada dirumah sakit Fani sudah pembukaan kelima


Yang berada dirumah pun ikut membantu dengan doa dan Rona yang terus terusan merengek ingin melihat kondisi Fani namun tidak diijinkan oleh louis


Beberapa jam kemudian...


"Syukurlahh bayinya sehatt beserta ibunya" Ucap mama dara setelah mendapat kabar kelahiran Fani yang lancar


"Syukurlah" Ucap mereka semua


"Jenis kelamin bayinya?" Tanya Louis


"Perempuan" Ucap Mama Dara tersenyum


"Aku ingin melihatnya" Rengek Rona


"Turuti saja apa yang dikatakan suamimu sayang" Ucap Bunda Mila


"Yaa" Balas Rona malas


"Jangan ngambek dongg,yaudah minta apa?kubelikan" Ucap Louis mencubit gemas pipi Rona


"Benar?" Tanya Rona senang


"Iyaa" Balas Louis


"Belikan aku tiga buah durian" Ucap Rona


"Durian?" Beo Louis


Tidak tidak! Ia anti dengan durian,bau nya yang sangat menyengat membuatnya ingin muntah


"Tap...."


"Tapi apa?katanya dibeliin!" Ucap Rona kesal


"Iya yaudahh,tak belikan" Ucap Louis pasrah membuat Rona senang bukan main


"Tapi tiga itu kebanyakan sayang,satu saja ya?" Ucap Louis


"Satu?itu tidak memuaskan sayang" Ucap Rona


"Selalu aja gituuu" Ucap Louis


"yaterus gimana" Ucap Rona kesal membuat Louis terkekeh


"Satu!kalau nggak mau tidak usah beli" Ucap Louis


"Ahhh kau curangg! Yasudah belikan satu tapi yang besar! Pastikan belikan yang manis jangan sampai dapat yang hambar" Ucap Rona


"Iya nanti aku minta penjualnya saja yang memilih" Ucap Louis mendapat anggukan


"Okeeee" Ucap Rona senang


Sementara Louis membeli durian sedangkan Rona naik kekamarnya dan melakukan video call dengan Tari


Kabar bahagia dari sahabatnya adalah Desi memberi kabar kalau dia akan segera menikah dengan seorang pria


"Wahh benarkah?mengapa dia tidak mengabariku?" Tanya Rona


"Mungkin belum sempat" Ucap Tari


"Iya mungkin" Ucap Rona


"Ahh gue hampir aja lupa,gue denger lo hamil?" Tanya Tari


"iyaa" Balas Rona senang


"Wahhh serius?semoga nular ke Gue" Ucap Tari ikut senang


"Lo belum ada tanda?" Tanya Rona


"Belum" Ucap Tari sedih


"Heyy gosahh sedih dongg,ditambah lagi durasi mainnya" Ucap Rona


"Lo ya!" Ucap Tari kesal sekaligus malu


"Hehehehe,semangat aja mungkin emang belum waktunya lagian pernikahan lo juga baru lima bulan" Ucap Rona


"Iyaaa,gue selalu semangat kok" Ucap Tari


"SAYANGGG DIMANA KAMUU?" Teriak Kailo


"Gue tutup yee?noh si maemunah dateng" Ucap Tari dibalas Anggukan


Bersambung.


baca cerita othor yg baru yukk