
Mereka beramai ramai masuk kedalam mobil masing masing
Dengan Fani yang satu mobil dengan Febian dan Zahra
Mama Dara bersama ayah Louis dan tuan Tian
Paman Bagas yang bersama bibi Sarah
Etttttt
Tidak jadi karna Rona meminta bibi Sarah untuk satu mobil dengannya alhasil paman Bagas satu mobil dengan mama Dara
"Louis aku bersama mu yah?" Ucap Layla manja
Ahh Rona baru menyadari kalau pakaian Louis berwarna sama dengan Layla
ia Masuk kedalam mobil dengan membanting pintu
BRAKKKK
Louis melihat Rona yang masuk dikursi belakang dengan cepat ia membukanya lagi
"Duduk didepan" Ucap Louis
"Tidak perlu,aku dibelakang saja bersama bibi Sarah" Ucap rona datar
"Duduk didepan!" Ucap louis
"Heyy penggantiku" Panggil Rona pada Layla
"Apa?" Tanya Layla sombong
"Duduklah didepan disamping Louis kau ingin bukan?"ucap Rona santai
" Duduklah atau nanti akan terlambat"ucap Rona
Dengan senang hati Layla masuk dan duduk didepan,Louis yang kesalpun ikutan menutup pintu dengan keras
Dia melajukan dengan kecepatan tinggi
"Heyyy pelan saja!kau mau mati?" Ucap Rona ketakutan
"Matilah sendiri jangan mengajak orang! aku masih ingin menikah dengan babang sehun!" Ucap Rona
"Rona" Tegur bibi Sarah
"Apa sih bi" Ucap Rona kesal
Mobil dilajukan dengan kecepatan yang sama hingga mereka lah yang sampai lebih dahulu
Acara dilakukan dihotel pranata dimana pernikahann mereka dilangsungkan dulu
Dengan dihadiri seluruh karyawan dan rekan bisnis dari yang biasa hingga luar biasa
Louis membukakan pintu untuk Rona lalu menggandengnya masuk kedalam
Melihat raut wajah Rona yang tetap datar membuat Louis sedikit kesal
"Ubah raut wajah datarmu menjadi senyum manis atau kucium kau didepan banyak orang" Ancam Louis
Senyuman manis Rona langsung membuat banyak orang susah menelan air liurnya
Mereka terpesona
Melihat itu membuat Louis menjadi tambah kesal dan marah
"Jangan tersenyum!" Ucap Louis
Karna kesal Rona melepas gandengan Louis dan menggandeng bibi Sarah mencari tempat duduk yang sesuai dengan posisi yang diinginkannya
"Gandeng saja penggantiku itu!" Ucap Rona
Duduk dipojokan yang bila dilihat dari panggung tak akan terlihat karna letak itu berada belakang dan disudut
Ditambah ramainya tamu membuat mereka tak nampak
Louis kalang kabut mencari Rona yang meninggalkannya disaat akan mengejar ia dihentikan rekan bisnis yang ingin berbincang
"Bii kau sudah sarapan tadi?" Tanya Rona
"Sudah,kenapa?" Tanya bibi Sarah
Melihat seorang pelayan yang mengantarkan minuman bibi Sarah meminta tolong padanya
"Mbak tolong ambilin makanan disana yah" Ucap bibi Sarah menunjuk daerah yang berjejer rapi dengan menu menu makanan yang lezat
"Iya nyonya" Ucap pelayan sopan
Sekembalinya pelayan itu Rona langsung melahap dengan rakus tak perduli dengan orang yang melihat dirinya dengan tatapan aneh dan sedikit merendahkan
Cantik cantik kok makannya gitu?
Ihhh rakus bangett kek gapernah makan enak aja
Bodoamatlah yang penting perut kenyang hatipun senang
Acara dimulai hingga ketitik tuan Tian naik kepanggung
Semua kamera sudah siap menyorotnya
"Ada kabar baik yang akan saya sampaikan" Ucap tuan Tian
"Saya akan menjadi buyut" Ucap tuan tian tersenyum
"Wahh benarkah ?siapa yang hamil? istri tuan Febian atau tuan Louis?"bisik tamu
"Entahlah"
"Istri Febian yang bernama Fani telah mengandung buyut pertamaku" Ucap tuan Tian tersenyum bahagia
Rona memutar bola mata dengan malas
"Cihh drama"gumam Rona
Selesai dengan pengumuman yang diutarakan oleh tuan Tian banyak tamu yang berbondong bondong menyalami keluarga pranata dengan sedikit mencari perhatian
Namun saat itu otak mama Dara terlalu encer hingga ia memiliki ide licik untuk menantu tercintahhhh nyaa
cepat cepat ia berjalan dan menaiki panggung mencari sebuah mig
"Ada pertunjukkan yang ingin ditampilkan oleh menantuku untuk kalian semua" Ucap mama dara tersenyum miring
"Benarkah nyonya?" Ucap host
"Dimana menantu anda?" Tanya host
"Menantuku sayang Rona kemarilah dan tunjukkan bakat terpendammu?tadi kau mengatakan ingin bernyanyi bukan ?" Ucap mama Dara
Semua para tamu mencari cari sesosok Dona dengan celingak celinguk
Louis mengeram kesal mendengar ucapan mamanya ia tahu pasti mama dara ingin membuat Rona malu
Ia juga berpikir pasti Rona tidak akan bisa dan tidak akan ingin maju
Lousi benar benar marah dengan mama Dara ia juga tahu rencana obat perangsang yang diminumnya kemarin pasti ulah mamanya
Dan sekarang??
Sungguh keterlaluan
Berdiri dan berjalan berniat akan memberitahu bahwasan istrinya tidak akan bisa bernyanyi dengan alasan tak enak badan
Namun jalannya terhenti mendengar teriakan seseorang
Orang itu adalah Rona
Rona yang tadinya tertidur karna bosan mendengar drama keluarga pranata,dengan tangan sebagai tumpuan bahkan ilernya yang sudah mengalir terbangun karna ucapan mama Dara yang mengejutkannya
Dengan segera mengelap ilernya lalu berdiri,mengetahui bibi sarah yang panik iapun mengedipkan sebelah matanya
"AKUU DISINI MERTUAKU TERCINTAAA" teriak Rona
Bersambung.
Likenya dong
Othor bakal lebih semangat upnya kalo yang ngelike banyak yahhh???
I lope you all♡
baca cerita baru othor ya