
Louis ikut tidur memeluk Rona dengan tangan yang mengelus perut rata istrinya
Keesokan harinya mereka telah bersiap dengan Rona yang sedikit malas tujuannya ikut dengan Louis hanyalah ingin ikut menghajar pria yang kurang ajar dan seenaknya sendiri terhadap adik iparnya
Meskipun Zahra bersikap kurang baik padanya namun yang ia lihat bukanlah sipihak wanita namun pihak pria dimana lelaki itu dengan mudah membuang disaat sudah tidak membutuhkan
Ia juga seorang wanita dimana pintu hati terketuk merasakan sakitnya bagaimana seorang perempuan dilakukan secara tidak pantas seperti itu
dulu jika ia hamil sebelum mengetahui percakapan yg diberitahu bibi sarah sudah sangat jelas ia akan bertahan demi masa depan anak dan dirinya
Tak ingin adik iparnya mengalami kehidupan seperti bundanya karna bagaimana pun yang terkena imbasnya adalah pihak anak
Meskipun belum tentu sang janin digugurkan atau tidak namun yang pasti ia ingin menampar pria brengsek itu
"Sudah siap sayang?" Tanya Louis
"Kenapa kau memesan tiket pagi pagi buta?aku masih ingin tidur dijam segini!huh!" Ucap Rona kesal
Rona sangat sangat kesal Pasalnya suami tampannya membeli tiket dijam subuh yang pastinya ia masih dalam keadaan ngantuk dan molor
"Zee yang membelikannya sayang,aku tidak tahu kalau dia akan membelikannya jam segitu" Ucap Louis
"Apa perlu kita batalkan?" Tanya Louis
"Tidak perlu,ayo cepat gendong aku" Ucap Rona merentangkan kedua tangan dengan manja
"Bayi besarku sedang manja ternyata" Ucap Louis berjalan menggedong Rona
"Mengapa kau tambah berat Rona?apa kau terlalu banyak makan?" Tanya Louis
"Dengan mudah kau bertanya seperti itu?itu adalah kata kata yang sensitiv untuk perempuan kau tahu!"
"Kau pikir aku senang dengan pertambahan beratku hah?itu semua karna anakmu yang menginginkan banyak makan!tapi yang terkena imbas aku!" Ucap Rona kesal
Padahal bisa dibilang berat Rona hanya bertambah sedikit namun entah mengapa ia begitu kesal padahal niat Louis sebelumnya hanya bercanda
Ia juga tak merasakan tubuh Rona yang terlalu berat
"Maafkan aku istriku,aku hanya bercanda tubuhmu bertambah seksi saat ini" Ucap Louis
"Heh tentu saja aku seksi sejak dulu" Ucap Rona percaya diri
"Iya iyaaa" Ucap Louis mengalah
Sebelumnya Rona dan Louis telah izin kepada bunda Mila sementara bibi Sarah dan paman Bagas juga ikut serta dengan mereka
Mereka juga ingin menyelesaikan masalahnya untuk bunda Mila ia sudah terbiasa sendiri jadi tak masalah dengan kepergian mereka
Dikediaman luas itu juga banyak pelayan dan penjaga yang senantiasa bersamanya
Dan mungkin ini adalah kesempatan besar Aldrich untuk medekati mantan pacarnya
Singkatnya saat ini mereka berempat telah berada dibandara kota A yang berada dimana negara ini adalah tempat kelahiran Louis
Langsung menuju kediaman Pranata dengan mengendarai mobil milik Louis yang dibawa oleh asisten Zee
Tentu saja ketika tiba disana anggota keluarga pranata yang tersisa begitu terkejut terutama tuan Tian
Ia berubah!
Dia bahkan langsung menggeret Rona dengan lembut dan berbicara halus menawarkan berbagai jenis makanan dan camilan untuk wanita yang telah ia hina dulu bahkan pernah ditamparnya
"Ada apa nak?kau ingin ini?itu?atau itu?atau ingin yang lain?" Tanya tuan Tian lembut
"Ada apa kalian datang tiba tiba?mengapa tidak memberitahukan dulu?kita bisa mempersiapkan semuanya" Ucap tuan Tian lembut selembut selimut anda
Tentu saja semua orang tercengang dengan perubahan sikap yang terjadi pada pria berambut putih itu
"Ad..da apa denganmu kek?" tanya Zahra terkejut
'Memang dasar mata duitan!udah tua bukannya tobat mendekat ke tuhan' 'batin Rona namun hingga kini ia tak menjawab satu pun pertanyaan yang dilontarkan tuan Tian
Rona menatap Suaminya seakan menyuruh untuk cepat mengatakan apa yang ingin dikatakan
Louis yang memang pria peka tidak seperti pria kalian
Hehe bercandaaa
Alhasil Louis langsung mengatakan kepokok inti percakapan
"Ada kabar bagus untuk kalian" Ucap Louis
"Apa itu nak?" Tanya tuan Tian
"Kabar apa Louis?" Tanya mama Dara penasaran
"Rona hamil dan kini kandungannya sudah empat bulan mengenai permasalahan rumah tanggaku kemarin,kita sekarang sudah baik baik saja" jelas Louis
"Apa?" Pekik tuan Tian terkejut
Ia akan menjadi buyut dengan dua bayi secara bersamaan namun ia tidak tahu kalau ia akan menjadi buyut dengan tiga bayi bersamaaan!
"Ha..mil?" Ucap mama Dara
"Kedatanganku kesini hanya untuk membicarakan ini dan yah mengenai perusahaan Pranata aku sudah lepas tangan biarlah Febian yang mengambil alih" Ucap Louis lagi
"Apa?bagaimana bisa nak?lalu kau akan bekerja apa?" Tanya tuan Tian terkejut
"Aku memiliki perusahaan sendiri dibidang pangan" jawab Louis
"Dan kau Febian" Ucap Louis menatap saudaranya
"Aku sudah merelakan perusahaan pranata untukmu jadi jangan mengecewakanku mengerti?" Ucap Louis
"Baik mengerti terima kasih banyak kak,aku tidak akan mengecewakanmu" Ucap Febian tersenyum haru
"Kak benarkah kau hamil?" Tanya Fani ditelinga Rona
"Iss suaramu besar" Ucap Rona menutup kupingnya terkejut
Pasalnya tiba tiba ia mendengar suara keras nan mengejutkan,hatinya dag dig dug dibuatnya
Inikah yang dinamakan jatuh cinta?
Tentu tidak!
"Hehe maaf kak" Ucap Fani cengengesan
"Yang kau tanyakan jawabannya benar" Ucap Rona
"Wahh usia kandungan kita sama kak" Ucap Fani senang
Tiba tiba rona melamun otak travelingnya dalam mode on
Jangan jangan mereka begituan secara bersamaan atau dihari yang sama?tapi tiba tiba otak travelingnya berganti dengan otak pintar nya
Itu tidak membuktikan kalau mereka melakukan dihari atau diwaktu yang sama bisa saja itu dilakukan dibeda hari
Meskipun usia kandungan mereka sama namun semua yang terlintas diotak travelingnya tidak valid
Bersambung.
likeeee,vote,koment dan kasih hadiahh bebebs❀
tak doakan banyak rejeki dan panjang umurr≧∇≦