
Saat ini Rona tengah menutup mata diatas kasur empuk namun ia sudah bangun
Di lakukannya lantaran samar samar ia mendengar Louis yang membicarakan sesuatu dengan seseorang dipanggilan telephone
"Tidak perlu memperdulikan keluarganya,aku tetap ingin dia kau masukkan kepenjara" Ucap Louis
'Siapa?' Batin Rona
"Aku akan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya" Ucap Louis
"Tapi untuk wanita itu buang saja jasadnya terserah dimana" Ucap Louis
'Wanita?jasad?' Batin Rona
"Iya" Ucap Louis dan mematikan sambungan
Louis berjalan mendekat kekasur dan meloncat kesamping istrinya
Lalu memeluk Rona yang tidur membelakanginya
"Heyy sayang,ini sudah pagi ayo bangun" Ucap louis memainkan telinga kanan Rona
"Sayangkuuuuu ayo bangun" Ucap Louis
Melihat istrinya yang tak merespon apapun ucapan dan tindakannya Louis memiliki ide
Ia tersenyum licik
"Benar tidak ingin bangun?" Tanya louis dengan tangannya yang jail menggesekkan ke telinga
"iyaaaa akuu bangunnn!" ucap Rona kesal
Namun tangan nakal itu tak kunjung berhenti yang membuat istrinya tambah tambah kesal
"Louis! merusakk senin pagi ku!" Ucap Rona
"Baiklah baiklah,selamat pagi" Ucap Louis menarik tangannya dan membalikkan tubuh istrinya agar menghadap kearahnya
Cup
Ciuman manis diberikan diawal hari ini
Rona duduk dari tidurnya dan menatap serius suaminya
"Ada apa?" Tanya Louis ketika melihat tatapan serius Rona
"Dulu kau bilang Kailo dan Tari dijodohkan?lalu kapan pernikahan itu?" Tanya Rona
Ia baru mengingat temannya,ia sudah lama tidak bertemu dan merindukannya
"Ah masalah itu pernikahan akan dilakukan minggu depan" Jawab louis
"Benarkah?kau punya nomor Kailo?" Tanya Rona
"Untuk apa?" Tanya Louis tak suka
"Ingin meminta nomor Tari" Ucap Rona
Semenjak ia pergi kekota A nomor kedua temannya sama sama ganti dan ia tak mengetahui nomor baru kedua sahabatnya
"Akan ku tanyakan ke Kailo" Ucap Louis
"Okey" Ucap Rona
"Mandilah,trus turun ayo sarapan bersama keluarga " Ucap Louis
"Iya" Ucap Rona berdiri dan berjalan menuju kamar mandi
Tak membutuhkan waktu lama Rona sudah cantik dengan dress yang panjangnya dilutut dan lengan yang pendek
Mencepol tinggi rambutnya dan memberikan poni didahinya
Ia terlihat seperti anak berusia delapan belas tahun
Louis dibuat gemas dengan penampilan Rona yang berbeda
"Poni?" Ucap Louis
"Bagus bukan?aku memotongnya sendiri" Ucap Rona tersenyum manis
"Oh ayolah hanya memotong poni,itu adalah hal biasa" Ucap Rona
Tak banyak yang bisa memotong poni bahkan banyak orang yang mencoba karena teracuni oleh aktris korea yang sering memakai poni
Kebanyakan orang pasti potongannya tidak tepat,menceng dan terlalu pendek
Namun istrinya memotong dengan posisi yang tepat dan tidak pergi kesalon
"Kau menggemaskan sekali sayang" Ucap Louis
"Aku terlihat lebih muda kan?" Ucap Rona percaya diri
"Iyaaa" Ucap Louis tersenyum
Mereka berdua bergandengan turun kebawah dimana meja makan yang sudah banyak orang
Makanan makanan lezat,minuman segar buah dan hidangan kecil penutup berjejer rapi diatas meja
Tak kalah dengan itu orang orang juga sudah berjejer rapi ditempat duduk masing masing
Mereka menyantap makanan dengan santai dibumbui percakapan
"Rona" Panggil Mama Dara
"Iya?" Beo Rona
"Tidak ingin berlibur kemana gitu?menghabiskan waktu bersama suamimu?" Tanya Mama Dara
Ia mencoba memberikan usulan agar Rona tidak selalu mengingat kepergian sang janin
"Apa kau mau?" Tanya Louis
Itu usulan yang bagus,ia bisa berduaan dengan sang istri dan mengajak nya berlibur
"Emm boleh" Ucap Rona membuat orang orang tersenyum
"Tapi setelah kepernikahan Tari" Ucap Rona
"Baiklah" Ucap Louis mengangguk
Selepas itu Louis mengajak Rona keperusahaannya
Entahlah ia merasa tak ingin jauh dari sang istri meskipun ia bekerja
"Ehh bukankah itu istri tuan Louis?"
"Ternyata nyonya Rona terlihat lebih cantik diaslinya ya"
"Mereka terlihat serasi"
"Wahh nyonya Rona terlihat lebih muda dan imut"
Bisik bisik dari para karyawan membuat Louis menatap tajam mereka sementara Rona tidak melihat mereka sama sekali
Ia menatap depan dengan tangan yang digandeng Louis
Louis tak ingin ada yang menggosipkannya apalagi sang istri
"Kembali bekerja! Larangan terbaru tidak diperbolehkan menggosip!" Ucap Louis keras
"B-bbaik tuan" Ucap semua karyawan yang ada disana
Louis melingkarkan tangannya posesif dipinggang Rona dan berjalan menuju ruangannya
"Mereka hanya menggosip kenapa kau sewot sekali" Ucap Rona saat mereka sudah berada diruangan Louis
"Aku tidak ingin mendengar mereka membicarakan mu" ucap Louis
" Mereka membicarakan tentang hal baikku,aku cantik,aku serasi denganmu dan aku imuttt"ucap Rona tersenyum geli mengingat ucapan para karyawan yang memujinya
Bersambung.
hallo othor comeback🐵
beberapa hari kemaren othor sibuk banget🙈