Masa Lalu Kelam Gadis - 058

Masa Lalu Kelam Gadis - 058
Pekerjaan Baru


Setelah seharian berkeliling mencari pekerjaan, Akhirnya Selva mendapatkan pekerjaan di sebuah Cafe yang cukup mewah berkonsep kan indoor garden. Meskipun tugasnya hanya sebagai pelayan, Namun Selva bersyukur karena ia mendapatkannya dengan jujur tidak seperti saat ia melamar di perusahaan Arkananta Group yang menggunakan data diri palsu.


"Kamu bernasib baik karena karyawan yang baru saja kami terima kemarin secara mendadak mengundurkan diri sehingga kami membutuhkan penggantinya mengingat Bos mengharuskan menambah karyawan untuk memaksimalkan pengoperasian Cafe," ucap pria yang di beri kepercayaan untuk memutuskan siapa saja yang bisa bekerja di Cafe tersebut.


"Terimakasih banyak atas kepercayaan Pak, Saya janji akan bekerja semaksimal mungkin melakukan yang terbaik untuk Cafe ini."


"Bagus, Itu yang ingin saya dengar."


Tidak perlu menunggu hari esok, Hari ini juga Selva di beri seragam dan di minta turut mempersiapkan segala keperluan karena besok Pak Direktur akan datang berkunjung. Dengan cepat Selva mampu beradaptasi dengan para pekerja lainnya yang rata-rata berjenis kelamin laki-laki.


"Buat semuanya mohon perhatiannya," ucap Pria paruh baya menghentikan semua pekerjaan yang tengah di lakukan oleh para karyawannya.


Ya, Pria paruh baya itu adalah Founder atau pendiri Cafe yang memiliki beberapa cabang di beberapa kota besar di negeri ini.


"Besok kalian semua harus datang lebih awal dari hari biasanya, Karena Aku ingin ketika putera ku datang, Kalian tidak disibukkan dengan pekerjaan kalian dan menganggu kunjungan putraku. Aku ingin kalian fokus menyambutnya karena ini pertama kalinya putera ku mau datang setelah sekian lama dia jauh dariku." Narendra terdiam sedih mengingat tentang putra yang ia bicarakan.


"Tapi bagaimana jika para pengunjung sudah datang Tuan?" celetuk salah satu karyawan.


"Apa lagi, Kalian bisa layani mereka seperti biasanya, Tapi kalian perlu ingat, Harus ada salah satu yang terus mendampingi putra ku."


Semua karyawan mengangguk paham dan kembali ke pekerjaannya masing-masing tak terkecuali dengan Selva. Selva yang melangkah paling terakhir menganggukkan kepala sembari sedikit membungkukkan badannya sebagai tanda hormatnya pada Narendra karena berjalan di depannya. Hal itu menarik hati Narendra yang jarang sekali melihat remaja seusianya bersikap sopan seperti itu.


"E-tunggu..." ucap Narendra menghentikan Selva.


"Apa kamu karyawan baru?"


"Ya benar Tuan, Ini hari pertama saya bekerja."


Narendra menganggukkan kepalanya dan membiarkan Selva pergi melanjutkan perjalanannya


Setelah pekerjaannya selesai, Tepatnya jam lima sore, Selva bersiap untuk pulang. Seminggu pertama Selva memang di tugaskan untuk bekerja siang hari sebelum berganti sif pada malam hari di Minggu berikutnya.


•••


Sesampainya di Kost-an Selva yang telah tiba di depan pintu kamarnya berbalik badan melihat pintu kamar Marvin yang tertutup rapat. Meskipun ia sudah berusaha untuk melupakan perasaannya pada Marvin dengan menyibukkan diri, Namun hatinya begitu merindukan Marvin meskipun baru beberapa jam ia tidak melihatnya.


Seketika Selva tersentak ketika pintu kamar Marvin di buka dari dalam. Bahkan Selva tak sempat melarikan diri untuk bersembunyi sehingga ia harus melihat yang berada di balik pintu bukan hanya Marvin, Tetapi juga seorang wanita dengan pakaian yang sangat minim, Memperlihatkan sebagian tubuhnya yang berisi baik bagian atas maupun belakangnya.


Marvin yang menyadari Selva berdiri di depan kamarnya terlihat tidak nyaman melihat Selva yang terus menatapnya tajam. Namun Marvin tidak melakukan apapun karena wanita itu langsung menarik tangan Marvin untuk pergi bersamanya.


Selva menarik nafas dalam-dalam dan hanya bisa menatap kepergian mereka yang sekalipun tak menoleh lagi ke belakang.


Bersambung...


📌 Mohon maaf yah baru Update lagi 🙏