Kerikil Hidup Aluna

Kerikil Hidup Aluna
Debaran Cinta?


Tengah asyik menggeser layar, tiba-tiba ada DM masuk di akun Instagram miliknya. Terlihat bukan akun yang dia Follow sebab Aluna belum sempat mem follback semua pengikutnya yang sangat banyak hari ini.


"Tidak salah nih, kak Leo ngirimin aku dm"


"Apa yah isinya"


"Halo Aluna, ini Kevin" iya tau ujar Aluna bergumam membacanya


"Boleh minta wa kamu ga dek?"


"Hmm, buat apa yaa kak?"


"Kalau ada lomba seni, gampang hubunginya kamu"


"Hmm iya kak"


"Kalau di fikir-fikir kontak Ketua OSIS kan penting buat di milik kan" ujar Aluna lagi


"Yaudah deh, aku kirimin saja"


Send 085*****93


"Thanks Dek"


"Iya kak, sama-sama" tambah Aluna dengan emot senyum 


Tak lama setelah itu, ada juga panggilan masuk di Instagramnya dari foto profil yang tidak asing baginya hari ini.


"Kak Leo?"


"Aduh apaan ini bisa-bisanya langsung vc"


Panggilan ditolak


"Apa kak?" Tambah emot tersenyum miring ke samping


"Kangen" jawab Leo singkat


"Ihh aneh" balas Aluna


Akun Leonardo_wrd diblokir


"Ganggu aja, bisa-bisanya bilang kangen. Amit-amit"  walaupun Leo telah menolong dirinya hari ini, tapi Aluna tetap tidak melupakan bagaimana Leo menyudutkannya hari ini di depan semua orang.


"Yah walaupun kak Leo emang peka banget sih orangnya, tapi tetap saja ngeselin"


Aluna pun melihat jumlah followersnya yang meningkat drastis karena hari ini. Banyak pula yang men tag akun miliknya ketika bernyanyi. Itulah mengapa dia hari ini begitu populer dan banyak mendapatkan respon positif dari para netizen yang Budiman di seluruh pelosok Indonesia.


Ditengah keseruan dirinya berselancar dengan sosial medianya. Aluna terkejut ketika mendapati Anita memanggilnya.


"Aluna, ternyata disini. Mama tadi cariin ke kamar tapi gak ada"


"Eh mama, ini jagain Zeus, suster tadi sholat jadi aku jagain Zeus bentar"


"Ummmm, ya sudah itu Susternya Zeus udah kelar, kamu temani mama ya"


"Kemana ma?"


"Aluna perlu siap-siap, apa gimana?"


"Ga usah, gitu saja"


Aluna tetap tampak cantik walaupun hanya mengenakan baju rumahan dan rambut yang diikat keatas menunjukkan leher jenjangnya yang putih bersih.


"Ini mau kemana ma?" Tanya Aluna lagi saat naik ke mobil mamanya.


"Mama mau kerumah teman arisan mama, buat bawain gaun pesanan dia, tadi kelupaan"


"Kenapa ga anter kurir ma?"


"Ga enak, mama udah janji mau anterin langsung" ujar Anita menjelaskan ke putrinya tersebut.


Sepertinya Anita ingin memperbaiki hubungannya dengan anaknya tersebut yang akhir-akhir ini cukup kacau. Jadi dia bela-belain pulang menjemput Aluna alih-alih langsung kerumah temannya.


Akhirnya Aluna pun melakukan mobil milik mamanya itu dengan cukup santai. Jadi alasan Anita mengajak Aluna, adalah agar Aluna yang menyetir untuknya karena Anita yang tidak tau menyetir mobil. Walaupun sudah beberapa kali kursus mengemudi tetapi tetap saja tidak stabil. Jadi dia harus menggunakan jasa supir setiap harinya.


Setelah melewati kemacetan kota Jakarta, sampailah Anita dan Aluna disebuah kompleks perumahan griya permata tepat ketika jam tangan Aluna menunjukkan pukul 7 malam. Anita pun langsung mengajak Aluna masuk.


"Permisi, ujar Anita sembari menekan bel rumah"


Tak beberapa lama datanglah seorang perempuan yang seumuran dengan Anita dengan penampilan modus tidak jauh keren dari Anita.


"Ehhh jeng, silahkan masuk" tak lupa mereka cipika cipiki seperti ibu-ibu sosialita pada umumnya.


"Eh ini anaknya jeng Anita ya"


"iya jeng"


"Ayok masuk sayang, aduh cantiknya" ujar Gracia teman arisan Anita tersebut.


"Ehhh apaan ini" ucap Aluna panik


"Kenapa kamu disini?" Tanya seorang pria yang saat ini menggenggam tangan Aluna erat


"Kangen ya sama aku?"


"Enak aja, aku anterin mama ku"


"Dasar aneh" ucap Aluna lagi


Pria yang menariknya tidak lain adalah Leo, senior yang berdebat dengannya sore tadi.


"Kenapa kamu blokir akun ig aku" tanya Leo menatap lembut ke arah Aluna


"Kakak mengganggu" jawab Aluna yakin


"Yakin?"


Leo pun memajukan wajahnya sampai sejajar dengan wajah Aluna. Terlihat jelas kecantikan Aluna dihadapan Leo. Sedangkan tangan Leo masih terus memegang kedua tangan Aluna.


"Aku teriak nih, kakak ngapain"


"Kamu cantik ya Alunae..." Ucap Leo spontan


Tanpa Aluna sadari wajahnya berubah berseri-seri, bagai persik yang baru saja masak dari pohonnya.


"Alunaeeea, kamu dimana" panggil Anita mencari anaknya tersebut


"Itu mamaku, lepasin kak" ujar Aluna cepat


"Ga mau" ucap Leo menggoda Aluna


Karena tidak mendengarkan perkataannya, Aluna dengan sengaja menendang betis Leo sampai akhirnya dia kesakitan dan melepaskan pegangannya.


"Rasainnnnn..." Ejek Aluna lalu berlari pergi


"Kamu pergi kemana sih?"


"Tadi ambil hp ma di mobil, ketinggalan" Aluna menjawab santai ke mamanya agar tidak terbaca bahwa dia sedang berbohong.


"Mama, masih lama gak?"


"Kenapa memang?"


"Aluna tunggu di mobil saja ya" ucap Aluna


"Mama masih agak lama ini, mau bahas butik juga"


"Aluna tunggu di mobil saja deh, gak mau ganggu urusan mama"


"Yaudah, kalau ada apa-apa langsung masuk sini saja ya"


"Siap ma"


Aluna pun dengan hati-hati melangkahkan kakinya keluar pintu, dengan tetap melihat ke arah kanan dan kiri untuk memastikan keberadaan Leo.


"Bisa-bisanya mama malah kenal sama mama kak Leo,huuuu" ujar Aluna lega setelah tak menemukan sosok Leo lagi dari berbagai sudut.


Baru saja, Aluna duduk di atas mobi dengan tenang, tiba-tiba pintu sisi kanannya di buka orang lain. Leo pun duduk di sisi Aluna dengan santai.


"Kakak keluar ga, atau Aluna teriak"


"Tenang dong, kakak ga akan ngapa-ngapain, cuman mau ngobrol saja"


"Mana ada, kakak itu jahil" ucap Aluna membantah


"Masa sih, memannya kamu mau di jahili apa sama aku?" Lirik Leo


"Kalau kamu buka blokir Instagram aku sih, aku langsung turun ini"


"Iya bukaaaa, tapi turunnnn"


"Iyaaaa" Aluna pun meraih ponselnya dan segera membuka blokir akun Leo.


"Nih udah kan, sana kaakkk jauh-jauh dari aku"


"Okeeeedeh, makasih yaaa" tak lupa Leo meraih pipi Aluna dan mencubitnya gemes.


"Ah sial sekali hari ini" gerutu Aluna pada dirinya sendiri kesal


Tak cukup satu jam akhirnya, Anita pun keluar rumah diantar oleh Gracia mamanya Leo, dan Aluna pun tak lupa tersenyum ke arahnya. Sampai akhirnya mereka berpamitan untuk pulang. Leo juga ikut melambaikan tangan dan tersenyum licik ke arah Aluna.


"Beneran menarik" ucap Leo semangat.


Begitu saja, waktu berlalu dan hari ini meninggalkan kesan yang manis di hati Leo. Walaupun dia selalu menggoda Aluna tapi yang jelas bahwa Leo menyimpan rasa kepada junior nya itu di hari pertama dia mengenalnya.