Kaisar Dewa Iblis

Kaisar Dewa Iblis
Ch. 48 - Ancaman


Memang, Tetua Han tidak ingin bertarung sampai akhir melawan Master Xie. Namun, jika dia harus memilih untuk melakukan pertarungan antara Master Xie dan Qing Shan, dia pasti akan memilih Qing Shan. 


Sekte Iblis Hitam menghargai hubungan antara Guru dan murid.


"Tetua Han, kau masih ingin menghalangi aku?" Master Xie berseru dengan marah.


"Tentu saja!" Tetua Han menjawab sambil tersenyum.


"Tia Han, kau hanya salah satu dari Tetua Empat Penegak Kegelapan, apakah kau benar-benar ingin menyinggung seorang pemimpin !?"


"Haha, Tua Xie, kau terlalu banyak bicara, kurangi mengucapkan banyak omong kosong, terima serangan kuali besiku...!"


Kuali ini, kuali itu melesat dengan kecepatan kilat secara tak terduga ke arah Master Xie. 


Wajah cantiknya langsung kehilangan warna. Dia hanya bisa menggigit giginya untuk memblokir serangan Tetua Han, lalu dia dengan marah berteriak.


"Apa yang kalian lihat? Cepat hentikan anak muda itu selagi dia masih memadatkan energi pedangnya!"


Kata-katanya ini ditujukan kepada ahli ranah Alam Emas yang sedang melihat di sekitarnya. Para Tetua ini semuanya sudah terluka parah dan pergi menjauh lebih awal karena takut terlibat dalam pertempuran ini.


Pada saat ini, setelah mendengar perintah Master Xie, mereka menghadapi di lema dan tanpa meunggu perintah, mereka bergegas menuju ke arah Qing Shan. Namun, Qing Shan dengan dingin melotot saat cahay pedangnya sedikit bergerak. belasan penatua dari Sekolah Malaikat Iblis itu tidak bisa mendekati Qing Shan lebih dekat.


Mereka memiliki intuisi bahwa kematian akan menghampiri mereka jika mereka tersentuh oleh cahaya pedang itu. Pada saat ini, aura pedang Qing Shan telah selesai bertranformasi dan dia langsung menebas pedangnya ke depan....


SWOSHHHHH....!


Para Tetua yang berada di jarak terdekat di area Qing Shan berada langsung dipotong dan di ubah menjadi kabut darah oleh tebasan pedang Qing Shan.


Cahaya pedang ini membawa seutas niat Kaisar Dewa, menyebabkan Qing Shan yang jelas-jelas ranah Alam Roh Harmonis melepaskan serangan pedang itu dengan kekuatan yang sama dengan kekuatan ranah Alam Emas tingkat puncak. Dia tidak menahan kekuatanya karena dia harus menghancurkan Sekte Malaikat Iblis.


Ini adalah tujuan utamanya.


"Guru, biarkan aku bertarung!" Ucap Qing Shan tiba-tiba.


Seluruh tubuhnya tampak berubah menjadi sinar pedang saat dia terbang lurus ke arah Master Xie.


"Sial....!"


Wajah menawan Master Xie sangat berubah drastis. Dia menyentuh kantong penyimpanannya dan sebuah pedang terbang berada di genggaman tangannya dan melepaskan serangan tunggal yang ditujukan ke arah dada Qing Shan.


Namun, pedang ini pertama kali bergetar setelah bertemu dengan sinar pedang Qing Shan, kemudian langsung hancur berkeping-keping.


Pedang terbang peringkat tinggi miliknya yang mampu menyebabkan ahli Alam Emas yang tak terhitung jumlahnya menjadi gila jika sebuah pedang milik mereka yang berada di peringkat tertinggi dipatahkan dengan mudah hanya dengan satu benturan serangan.


Ini adalah pertama kalinya Master Xie mengalami perasaan takut karena dia melihat kegilaan di mata Qing Shan. Seorang pemuda dengan aura Iblis bersama dengan Pedang sudah membuatnya agak khawatir. Dia lalu mengeluarkan sebuah ornamen batu terbuat dari giok untuk menyiapkan serangan lain.


Jika dia bisa melepaskan serangan ini, maka dia bisa meminjam seutas kekuatan mengerikan dari tubuh aslinya menggunakan ornamen batu giok itu Giok ini bernama Giok api yang sangat berharga dan langka


"Hancurkan!"


Giok api miliknya ditebas berkeping-keping tanpa ampun oleh satu pedang. Sinar pedang itu bahkan tidak berhenti, itu sudah mendekati tubuh Master Xie. 


"Cepat sekali, serangan ini terlalu cepat!" Ucapnya di sela-sela keterkejutannya.


Tubuh Master Xie langsung di serbu serta dikelilingi oleh cahaya pedang seolah-olah jutaan jarum menembus tubuh dan meridiannya. Dia mulai metadakan kehilangan kesadarannya.


Tapi sebelum kehilangan kesadarannya, dia dengan enggan menatap Qing Shan. Dia tidak bisa membayangkan bahwa semut yang dia lihat tidak penting ini akan dapat meminjam kekuatan Api Iblis untuk menyakitinya selama pertarungannya dengan Tetua Han.


"Aaakhhhh, jadi bagaimana jika kalian berdua bisa membunuhku sekarang, ini hanyalah tubuh avatar dari diriku yang sebenarnya. Bunuh tubuhbini dan diriku yang sebenarnya akan tahu bahwa ada sesuatu yang terjadi di sini, dan tubuh asliku akan benar-benar memikirkan cara untuk datang. Kau meminjam keluatan Api Iblis memang sudah benar-benar luar biasa, tetapi kau tidak tahu bahwa gurumu si Tua Han memiliki musuh yang tak terhitung jumlahnya di Alam Dunia Empat Surga. Bunuh aku dan tubuhku yang sebenarnya akan memimpin musuh gurumu ke sini dan memburunya.."


Mendengar kata-kata ini, mata ganas Qing Shan tiba-tiba bergetar dan sedikit kilatan membuatnya menangguhkan seraangan pedangnya untuk untuk tidak membunuh Master Xie.


Master Xie di hadapan mereka saat ini hanyalah sebuah tubuh avatar. Membuat avatar di luar tubuh utama hanya bisa dipelajari oleh ranah Alam Roh ke atas. tubuh aslinya setidaknya harus berada di ranah di atas Alam Roh ke atas, bahkan munhkin lebih tinggi dari ranah itu.


Tidak heran mengapa dikatakan bahwa Sekte Malaikat Iblis ini sangat misterius, jadi inilah alasannya. Membunuh satu avatar dan itu mungkin membawa musuh Tetua Han datang ke Alam Bawah dan mendatangi Negara Xie, untuk menghancurkan Tetua Han.


"Tetua Han sangat baik padaku dan membantuku menyelamatkan Qing Luo. Apakah aku akan menyakiti perasaannya?"


"Aku bisa membunuh Master Xie..!"


Qing Shan menahan niat membunuh di dalam hatinya dan tiba-tiba menarik pedangnya.


Dan begitu pedang itu menghilang, Api Iblis juga menghilang. Saat ini, Qing Shan merasa eolah-olah dia kehilangan kekuatan di seluruh tubuhnya, dan masih dengan mencengkeram bahu Master Xie.


Ekspresi Master Xie terlihat terkejut. Dia tidak percaya bahwa kata-katanya yang terdengar sederhana sudah cukup untuk menakuti Qing Shan. Sementara itu, Tetua Han memperhatikan bahwa Qing Shan sedang berjuang di dalam hatinya ketika dia berhenti meyerang.


Dia tahu bahwa Qing Shan benar-benar membenci Sekte Malaikat Iblis, makanya dia membawanya datang ke sini. Hadiah terbesar untuk upacara merayakan hubungan antara Guru dan Murid kali ini termasuk untuk menyelamatkan Qing Luo.


Namun, Tetua Han tidak berpikir bahwa Qing Shan akan melepaskan kebenciannya demi dirinya.


"Kau jangan memcoba untuk berani membunuhku ....ah..!" 


Sebelum Master Xie menyelasiakan perkataannya, Pembuluh darahnya telah dihancurkan oleh Qing Shan sehingga kekuatan Qi menghilang, dibiarkan begitu saja tanpa memiliki kekuatan untuk melawan.


"Aku tidak akan membunuhmu, tapi aku punya cara untuk berurusan denganmu! Tunggu saja!" 


Qing Shan dengan kuat menekan niat membunuhnya. Dia tidak bisa membunuh Master Xie sekarang karena dia tidak bisa melibatkan Tetua Han. Dan dia juga tidak akan pernah mau membiarkan Master Xie begitu saja.


Ujung pedangnya sedikit condong ke dada Master Xie dan melepaskan emergi pedang sehingga menembus perut Master Xie. Energi pedang itu langsunh memotong Inti Emasnya dan menghancurkan kesempatan Master Xie untuk membuat ulang pembuluh darah yang baru, lalu Qing Shan menyarungkan pedangnya.


Tangan kirinya meraih Qing Luo yang sedang tidak sadarkan diri, dan tangan kanannya berubah menjadi kepalan yang menyalurkan energi untuk menyerang dada Master Xie, membuatnya koma.


Telapak tangan ini menyebabkan Master Xie muntah darah saat dia terbang mundur sementara Qing Shan memiliki ekspresi aneh. Dia mengulurkan tangannya lagi untuk meraih Master Xie dan meletakknya di atas pundaknya. Tatapannya kemudian menyapu belasan tetua yang masih hidup dari Sekte Malaikat Iblis.


"Master kalian telah aku kalahakan dan Sekte kalian juga telah hancur. Kalian semua, jangan pernah bermimpi untuk tetap hidup!"


Dalam jarak seratus mil dari Sekte mereka, bahkan seekor lalat pun tidak ada yang hidup ataupun yang masih tersisa. Wajah para tetua itu berubah pucat pasi setelah melihat tatapan Qing Shan.