Kaisar Dewa Iblis

Kaisar Dewa Iblis
Ch. 107 - Teknik Roh Ilahi


Dia membawa musang kecil di tangannya sambil duduk bersila. Tanah terbelah karena tebasan pedangnya, api tanah dinyalakan dan Qing Shan memulai membuat pil.


Setiap ramuan yang dibutuhkan dalam membuat pil dilemparkan dengan terampil olehnya ke dalam Kuali Naga. Hitam. Kali ini, dia telah memutuskan untuk meramu 100 pil.


Keahliannya dalam alkimia membuat kagum musang kecil di tangannya.


Qing Shan telah mengalahkan tiga ratus hantu alam Roh Harmonis dalam benerapa hari. Itu adalah prestasi yang meninggalkan kesan mendalam di hati musang kecil, tapi dia tidak bisa membayangkan bahwa pemuda seperti itu juga seorang Master Alkimia.


Selain itu, anak ini memiliki sejumlah besar ramuan di kantong penyimpanannya, dia bahkan telah mengeluarkan ramuan berumur ribuan tahun yang tak terhitung jumlahnya.


Musang kecil menjilat mulutnya dan matanya terbakar saat melihat ramuan-ramuan itu.


"Jika aky mengkonsumsi ramuan itu, tidak akan sulit untuk membuka segel di tubuhku dan memulihkan kultivasiku lagi."


Dia mengambil kesempatan untuk keluar dari pelukan Qing Shan saat Qing Shan masih meramu pil dan perlahan merangkak menuju kantong penyimpanan yang di letakkan tidak jauh darinya, tapi lehernya dcengkram oleh Qing Shan dan kemudian mengembalikan musang itu ke pelukannya.


"Musang kecil, jangan main-main. Jika kau mengacau lagi, aku akan menandai jiwamu." Ucap Qing Shan sedikit mengerutkan alisnya.


"Apa? Kau berani mengancamku?"


"Uekkk. Uekkkk. Ueekkk."


Musang itu ingin mengutuk Qing Shan tetapi tubuhnya mulai menggigil. Dia tidak bisa membayangkan betapa tragisnya jika dia, seorang ahli Langit Surgawi di tandai dengan teknik itu, hidupnya akan sepenuhnya dikendalikan oleh Qing Shan.


Dia dengan patuh menjulurkan lidahnya untuk menjilat tangan Qing Shan sambil merasa jijik dengan tindakannya, bertingkah seperti hewan iblis peliharaan normal untuk membuat Qing Shan bahagia.


Adapun Qing Shan, dia mengungkapkan senyum lembut, melihat musang itu menjadi patuh.


"Lebih baik kau tetap seprti ini. Tunggu sampai indra rohku mencapai ranah Alam Emas tahap menengah, aku akan membawamu ke area Ketiga untuk membunuh para hantu Alam Emas itu!"


Aroma dari pil terpancar dari dalam kuali, ini berarti penyelesaian membuat pil semakin dekat.


Tiga hari kemudian, Di sepanjang area hutan iblis yang ditutupi oleh formasi membocorkan gelombang indera roh yang kuat, menyapu bagian wilayah tersebut. Setiap hantu yang dipindai oleh indera roh itu mengungkapkan ketakutan di wajah mereka.


Ranah Alam Emas Tahap Menengah!


Setelah kejyatan jiwanya mencapai ranah Alam Emas tahap menengah, Qing Shan menemukan sesuatu dari batu giok milik musang itu untuk pertama kalinya.


"Ini adalah Waeisan Jiwa Kaisar?!" Ucap Qing Shan terkejur.


Selama zaman kuno, Warisan peninggalan Jiwa Kaisar adalah salah satu harta warisan kuno Kaisar Surgawi dari Alam Dewa.


Qing Shan tenggelam ke dalam batu giok berwarna hitam melalui indera rohnya. Tiba-tiba, sensasi dingin dilemparkan ke dalam lautan kesadarannya, seperti jaring ikan.


Wajahnya berubah drastis ketika pikirannya diganggu oleh sensasi dingin itu, tetapi dia menenangkan dirinya setelah itu karena rasa dingin itu tidak berbahaya. Itu adalah kekuatan roh yang tersimpan di dalam batu giok hitam yang digunakan untuk memberikan teknik rahasia.


"Teknik Roh Ilahi, ini adalah teknik kuno. Apakah ini kemampuan ilahi yang telah lama hilang dari seorang Kaisar Dewa?"


Teknik itu bisa meningkatkan fisik seseorang, memungkinkan seseorang tumbuh menjadi raksasa yang bisa memindahkan gunung dan berjalan di laut. Beberapa teknik bahkan bisa meningkatkan kekuatan seseorang, begitu kuat sehingga bisa menghancurkan langit dan bumi. Itu cukup kuat untuk menutupi langit dengan satu jari.


Namun, Teknik rahasia yang saat ini dia dapat, bisa digunakan untuk memperkuat kekuatan jiwa atau roh seseorang. begitu Teknik Roh Ilahi benar-benar dikultivasikan, satu pikiran dapat membalikkan dunia, menghancurkan cakrawala, dapat membunuh Seorang Kaisar Dewa dan membunuh tanpa menumpahkan darah.


Dengan teknik ilahi ini, orang tersebut dapat menebas langit dengan sebatang rumput dan menutupi langit dengan kehendaknya.


Wajah Qing Shan berubah serius saat dia dengan hati-hati mengintegrasikan energi dingin ke dalam lautan kesadarannya untuk menyerap pesan dari teknik kultivasi ke dalam otaknya.


Anehnya, ekspresinya terkadang berubah menjadi senyuman lembut, terkadang menjadi cemberut dan terkadang terlihat gelisah dan cemas. Sulit untuk menentukan emosinya yang sebenarnya dari campuran ekspresi.


Dia mulai bergumam setelah beberapa waktu.


"Teknik Roh ilahi ini terdiri dari delapan tingkat. Pada zaman kuno, Kaisar Dewa Chang memiliki teknik terkenal yang terdiri dari delapan tingkat. Siapa pun yang mengembangkan tekniknya dapat mencapai kemajuan pesar dalam kekuatan rohnya. Itu dapat digunakan untuk menyerang, bertahan hidup, dan membunuh. Jika aku bisa mengolah delapan dari tingkat teknik itu, aku akan menjadi tak terkalahkan Alam Dewa setelah ribuan tahun latihan keras. Sayangnya, warisan ini hanya memiliki tiga dari delapan teknik itu."


Qing Shan menghela nafas dalam-dalam dan menyimpan batu giok itu yang telah menyerap Qi nya sementara pikirannya menghafal teknik itu.


"Musang kecil, tunggu aku di sini. Aku akan mengolah teknik ini terlebih dahulu, dan kemudian kita akan pergi ke area Ketiga."


Qing Shan berjalan ke tepi sungai. 


Dia lalu menanggalkan pakaian, barang-barang, dan kantong penyimpanannya. Avatar jiwanya membutuhkan dia untuk memotong jiwanya menjadi dua. Diluar ith yang tidak terhubung secara fisik dengan diri sendiri akan memengaruhi tingkat keberhasilan penciptaan avatar jiwanya.


Tubuh Qing Shan saat ini telanjang dan duduk bersila. Dia menutup matanya saat dia memeriksa jiwanya, mulai memotong jiwanya menjadi dua, dan memadatkan avatar jiwa. Dia tidak perlu khawatir tentang musang kecil yang akan membahayakan dia karena dia bisa langsung menghabisi binatang itu. 


Namun, dilihat dari penampilan musang itu, dengan tubuh kecilnya kemungkinan tidak akan berubah menjadi musuhnya. Musang itu pemalu, pintar, dan imut dan menyukainya.


Saat Qing Shan memadatkan jiwanya, musang kecil itu menggerutu pada dirinya sendiri dan melihat semua ramuan yang di letakkan Qing Shan dan merangkak untuk melahap ramuan itu.


"Menggunakan jiwaku sebagai intinya. Teknik ini sekarang bisa menjadi avatarku."


Darah menetes dari mata, telinga, lubang hidung, dan mulutnya. Saat dia membuka matanya, ekspresinya berubah menjadi mengerikan. Gelombang energi spiritual bergulir dan cahaya redup menyinari tanah di depannya. 


BUSSSHHHH!


Avatar jiwa dari dirinya telah terwujud.


Qing Shan menghela nafas sedikit ketika dia menyimpan jiwa keduanya kembali ke lautan kesadarannya. Dia menyadari bahwa kekuatan rohnya masih terlalu lemah untuk menopang jiwa yang baru terbentuk. Dia perlu meningkatkan kultivasi kekuatan rohnya untuk bisa menggunakannya.


Setelah mengenakan pakaiannya, dia melihat ke kantong penyimpanan miliknya yang telah menyusut dan beralih melihat kearah kepompong berukuran setengah manusia yang berwarna hitam. Dia merasa aneh saat melihat kepompong itu melalui indera roh.


"Musang kecil... Ah.. Kau berani memakan ramuan milikku?"


"Aku tidak pernah berpikir bahwa musang kecil ini bukan hanya ahli Alam Roh Harmonis belaka, dia juga adalah ahli Surgawi. Aku telah mengabaikan hal ini."


Qing Shan tersenyum pahit. Dia adalah orang yang telah menipu banyak orang, tetapi hari ini dia ditipu oleh musang kecil itu.