
"Ayo pergi. Kita lebih baik mengejar iblis lainnya. Karena teman kultivator yang baru saja membantu kita melenyapkan iblis ditempat ini tidak mau menunjukkan dirinya, kita tidak perlu memperhatikannya lagi karena dia mungkin tidak ingin orang lain mengetahui identitasnya.” Ketika seorang pria tua seperti sarjana itu berbicara, yang lain mengangguk setuju. Hanya pria jelek dipanghil Kakak Hui yang tidak memperhatikan kata-katanya.
Setelah ketiga orang lainnya pergi, dia mempelajari jejak dan tanda aura yang tersisa ditempat itu dan merasa bingung dan aneh..
'Aura pembudidaya manusia Alam Jiwa ini sepertinya sangat akrab. Mmm, aura ini seharusnya milik seseorang yang aku kenal. Tapi di mana aku pernah bertemu ahli ini sebelumnya?'Gumamnya.
Pria jelek ini dengan pasti tidak akan tahu bahwa pembudidaya manusia yang dia maksud adalah adalah Qing Shan yang pernah dia temui ketika memasang taruhan saat di Sekte Hantu Iblis di Negara Xin saat menjalankan tugasnya.
Itu sebabnya kebingungan terlihat pada ekspresinya yang dingin dan acuh tak acuh terhadap orang lain melanjutkan gerutuannya. "Sial... Aku merasa sangat frustrasi memikirkan siapa orang ini. Ini aura yang benar-benar akrab, tetapi aku tidak dapat mengingatnya. Ahh.. Siapa dia sebenarnya? Si Tua Qin, Rekan Ma… Tidak, bukan mereka. Siapa sebenarnya dia? Aku yakin aku pernah bertemu dengannya sebelumnya!”
Dia tidak pernah menghubungkan Qing Shan yang pernah dia temui pada saat itu karena dia merasa tidak mungkin seorang pemuda memiliki keluatan seorang ahli Alam Jiwa.
SWOSHHH!!! Tidak lama kemudian setelah tidak berhasil mendapatkan petunujuk si pemilik aura, bayangannya menghilang dalam sekejap dari tempat itu.
...
Saat ini, di sebuah Lembah Naga, semua orang sedang dalam keadaan sedih.
Pemimpin Sekte dimana Mou Li berasal bernama Long Ye sedang duduk dengan hormat di aula utama saat ini. Alis dan janggutnya yang putih dipenuhi keringat. Fitur wajahnya yang biasa menakjubkan sekarang memiliki sedikit kegugupan hari ini.
Ada beberapa ratus pembudidaya yang telah datang ke lembah dimana itu dari Tujuh Sekte yang berbeda-beda berkumpul di aula utama, dan mereka semua memandang Long Ye dengan iri.
“Long Ye! Serahkan Relik Surgawi itu! Sekteku memperoleh informasi bahwa tetua sekte kalian bernama Mou Li telah memperoleh relik itu dari Bukit Leluhur Pendiri Negara Yan beberapa hari yang lalu! Itu adalah pusaka Negara Yan, apakah kalian ingin memilikinya sendiri?!” Seorang lelaki tua berambut perak dengan kasaya merah tua bertanya saat aura Alam Emas Puncaknya menyapu seluruh aula utama!
Long Ye merasa menderita di bawah aura itu dan tidak mampu menahan tekanannya.
Perbedaan kekuatan antara Alam Emas tahap Awal dan Puncak sangat besar. Dan selain itu, lelaki tua yang baru berbicara itu adalah salah satu dari leluhur tua dari antara Tujuh Sekte Besar yang datang.
Nama pria tua ini adalah Du Sheng dengan orang-orang memanggilnya dengan nama julukannya, Kilat Du! Ini karena teknik dan seragan Du Sheng luar biasa cepat dan pembudidaya Alam Emas tahap menengah bahkan tidak bisa mengambil salah satu serangan telapak tangannya.
Setelah Du Sheng berbicara, enam sekte lainnya segera mengikuti dan mulai mengutarakan pikiran mereka juga.
“Long Ye! Jika kau menyerahkan relik itu, Sekte Gagak Iblis tidak akan menimbulkan masalah pada kalian hari ini!” Seorang pemuda berjubah putih dengan rambut putih berbicara dengan nada sinism
“Harta karun tertinggi seperti Relik Surgawi tidak layak dimiliki oleh sekte kelas dua seperti milikmu!” Seorang biksu tua yang juga merupakan leluhur sektenya berkata dengan nada tajam.
“Serahkan relik itu! Jika tidak, Lembah Naga ini akan dilenyapkan hari ini!”
Suara masing-masing dan setiap ancaman terus bergema di aula utama, tetapi Long Ye hanya bisa menanggapi dengan menghela nafas.
'Jika seandainya relik itu sudah di beri Mou Li padaku, aku akan menyerahkannya kepada kejujuh sekte besar ini demi perdamaian. Ketujuh leluhur tua dari masing-masing sekte ini adalah orang-orang kejam yang tidak bisa aku singgung. Sial, sekarang apa yang harus aku lakukan?' Ucap Long Ye dalam hati saat menghela nafas berat.
Hanya ada total dua ahli Alam Emas tahap awal di Lembah Naga mereka, Mou Li dan Long Ye. Lembah Naga adalah Sekte kelas dua yang ada di Negara Yan. Ketujuh dari Leluhur dari setiap sekte kelas satu dan besar telah berkumpul di Lembah Naga, dengan masing-masing dari mereka memiliki kekuatan untuk menginjak-injak dan meratakan Lembah Naga mereka.
Long Ye memikirkan apakah Mou Li telah mati atau telah melarikan diri dengan harta itu, jika iya, dia akan benar-benar membenci pengkhianat yang membawa bencana pada sekte mereka.
Jika Mou Li telah meninggal karena serangan gelombang iblis, maka bahkan dia tidak akan bisa memberikan penjelasan apapun untuk sekarang.
'Ahh.. Dosa apa yang telah aku buat hingga didorong dalam keadaan seperti ini!' Ucap Long Ye lagi dalam hati sambil menutup matanya dalam kekecewaan dengan wajah tenang..'Lupakan saja... Tdak peduli di mana relik itu berada, aku tidak mungkin lolos dari kematian hari ini.'
"Long Ye, apakah kau akan menyerahkan harta itu atau tidak ?!" Du Sheng bertanya untuk terakhir kalinya.
“Aku tidak memegang harta itu… Aku bersumpah demi iblis hatiku!” Long Ye menjawab dengan getir.
“Hmmph! Pria tua bodoh yang keras kepala! Baiklah, rekan-rekan semuanya tidak perlu menahan diri lagi. Kita harus menemukan relik itu hari ini meskipun itu berarti meratakan menghancurkan seluruh Lembah Naga ini!”
Setelah mereka mendengar kata-kata Du Sheng, ekspresi para leluhur dan ratusan anggota sekte dari masing-masing tujuh sekte yang telah bergabung itu menjadi dingin dan niat membunuh mereka yang tersembunyi tiba-tiba terlepas.
Orang-orang ini terdiri dari pembudidaya jalur iblis dan benar, tetapi terlepas dari status mereka, tidak ada yang baik demi mendapatkan harta surgawi.
Setiap pembudidaya di Lembah Long gemetar karena beberapa ratus niat membunuh yang diarahkan pada mereka semua.
Bahkan ada banyak murid yang berlutut dan memohon kepada Long Ye untuk tidak membawa bencana bagi sekte mereka hanya demi sebuah harta dan juga beberapa murid mereka sudah segera dibantai.
Mata Long Ye dipenuhi dengan kebencian. Saat dia membuka matanya, dia meraung marah.
“Du Sheng! Aku sudah mengatakan sejak awal bahwa tidak ada harta itu di sini! Bahkan jika aku memilikinya, ini tidak ada hubungannya dengan murid sekteku, beraninya kau melakukan ini ?! ”
"Bagus! Bagus! Seorang pembudidaya Alam Emas tahap awal berani meneriaki orang tua ini! Kau harus mati! Tak satu pun dari murid sektemu akan hidup hari ini.! Du Sheng mencibir dan pada saat berikutnya, cahaya emas menyelimuti tubuhnya.
SWOOOSHHH!!!
Tapi tiba-tiba, cahaya emas itu berubah menjadi roda emas berputar di atas aula utama tanpa henti dan memunculkan seratus telapak tangan raksasa emas serta menghancurkan atap aula utama itu, lalu serangaan telapak tangan itu melesat menuju ke arah Long Ye saat Du Sheng menggerakkan tangannya.