Kaisar Dewa Iblis

Kaisar Dewa Iblis
Ch. 251 - Keberangkatan


Keesokan harinya.


Qing Shan bersama dengan Ling Yun tebang ke Kota Es untuk menemui kelompok tetua dari Sekte Hantu Iblis, para patriak klan yang berada di Kota Es serta beberapa patriak dan leluhur sekte besar yang ada di Negara Xinberkumpul di luar Kota Es untuk mengantar kepergian Zhang En. Sebuah kapal besar yang bisa terbang akan segera berlayar di luar Kota Es.


Di bawah kapal besar yang melayang di udara, Qing Shan dan Jin Zhu beserta istrinya mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang.


Sebagian besar pembudidaya yanh datang mengantar kepergian mereka berasal dari Sekte Hantu Iblis dan Sekte Naga Api dan para jenderal pasukan Kota Dewa Iblis. Orang-orang dari sekte lain datang hanya untuk menonton, tetapi tidak seantusias ketiga kelompok tersebut.


"Qing Shan, bawalah batu roh ini bersamamu. Aku memintanya dari ayahku untuk diberikan padamu untuk bekal di perjalanan kalian.!" Xiao Mei memberi Qing Shan tas ruang yang terisi penuh dengan wajah kepahitan tersembunyi di wajahnya.


Bai Yu juga datang bersama kelompok para tetua sekte, tapi dia tidak berbicara sepatah kata pun kepada Qing Shan dan hanya melihatnya dari jauh.


Ketika Qing Shan melihat sosoknya di antara kerumunan, Qing Shan tersenyum ke arahnya. Alis Bai Yu langsung bergetar dan membalikkan badannya untuk tidak melihay Qing Shan yang melihat dan tersemyum padanya


“Hati-hati dalam perjalananmu…” Ucap Bai Yu melalui pesan mental yang dia kirim dari jarak jauh.


"Kau juga harus berkultivasi dengan rajin, mungkin kau akan memiliki kesempatan untuk membunuhku saat aku kembali lagi di masa depan," Jawab Qing Shan menggoda.


“Hmmph! Kau pikir aku tidak bisa melakukannya?! Kau hanya menunggu dan melihatnya di masa depan, kultivasiku pasti akan meningkat pesat pada saat kau kembali dan pasti akan mengejutkanmu!" Bai Yu dengan kesal mejawab.


“Baiklah, aku akan menunggu hari itu datang di masa depan jika aku kembali dan bertemu lagi denganmu.”


Setelah acara perpisahan selesai, kelompok Jin Zhu dan Qing Shan menerima cukup banyak hadiah dari banyak ahli sebelum menaiki kapal yang akan berlayar menuju selatan.


Ada dua puluh wanita cantik yang diberikan oleh Patriark dari Sekte Matahari kepada Qing Shan sebagai pelayan di kapal.


Setelah memperhatikan para pelayan ini, Qing Shan mengenali seorang kenalan di dalam pelayan wanita yang diberikan oleh Patriark Sekte Matahari kepadanya, tetapi dia belum mengekspos wanita itu


Pelayan wanita ini ditugaskan untuk melakukan pekerjaan seperti menyajikan makanan semua keperluan Qing Shan.


Qing Shan juga mengeluarkan Qiao Hu dan Cang Yu yang berada selama ini dia sembunyikan di gelang ruang spasial miliknya.


WUSHHH..!!


Kapal yang di naiki Qing Shan dan kelompoknya lalu melesat dan menjauh dari Kota Es.


...


Kapal itu telah terbang selama beberapa hari dan telah mencapai perbatasan selatan Negara Xin. Pada saat ini, Qing Shan mengumpulkan semua pelayan kapal dan berbicara kepada salah satu dari mereka.


Barulah Wu Shi segera membuka penyamarannya setelah penyamarannya terbongkar dan dia tersenyum lembut pada Qing Sha.


“Aku telah mempermalukan diriku sendiri. Sekarang aku bukan orang dari sekte atau faksi mana pun, aku ingin meminta bantuan seseorang dari salah satu sekte yang aku kenal dan berada di wilayah Lautan Tak berujung. tetapi, uang dan batu roh milikku telah tinggal di Sekte Awan Biru dan aku sekarang tidak punya apa-apa untuk bekal dalam perjalanan. Akan sulit bagiku untuk mencapai wilayah Lautan Tak Berujung hanya dengan mengandalkan diriku seorang, oleh karena itu aku bergantung padamu, Tetua Qing. Mungkinkah kau tidak mengizinkan aku untuk menemanimu dalam perjalanmu ini?”


"Tidak juga, aku hanya merasa sedikit tersanjung. Karena Patriark Wu Shi sudah menaiki kapalku, tidak akan mudah untuk turun lagi," Jawab Qing Shan sambil tersenyum.


“Aku bukan lagi salah pemimpin Sekte Awan Biru. Mulai hari ini dan seterusnya, kau dapat memanggil aku Rekan kultivator!” Ucap Wu Shi sedikit menghela nafas seolah-olah dia baru saja mengingat ingatan yang buruk. Namun, kesuraman di wajahnya segera tersapu oleh godaan Qing Shan.


“Bukankah baik memanggilmu Wu Shi saja?”


"TIDAK! Itu tidak bagus!"


“Baiklah, kamu menang… Rekan Shi, karena kau telah menaiki kapalku. Aku akan membawamu ke Lautan Tak Berujung. Sekarang, kenapa tidak kita hitung biaya yang dibutuhkan untuk seluruh perjalananmu…” Ucap Qing Shan berpura-pura serius.


"Ah? Aku harus membayar untuk bisa naik ke kapalmu…?” Wu Shi sedikit panik.


“Rumor mengatakan bahwa kau ahli dalam memainkan seruling dengan baik. Ketika kau memainkannya dengan teknik mistikmu, itu bahkan bisa membersihkan Iblis Hati dari seorang kultivator ... Jika kau kau memainkan seruling itu untukku, biaya perjalananmu akan dianggap telah dibayar!"


“Bukan hal yang sulit jika kau ingin mendengarkanku memainkan seruling. Selain itu, lebih baik bagiku untuk membayarmu dengan itu. ” Wu Shi sedikit menghela nafas lega, dia benar-benar takut Qing Shan akan menuntut pembayaran darinya.


Perjalanan menuju Lautan Tak Berujung harus melalui formasi teleportasi kuno antar negara. Itu membutuhkan jumlah batu roh yang sangat mahal, dan ini semua akan dibayar oleh Qing Shan. Diam-diam Wu Shi merasa bersyukur, karena dia membaayar dengan memainkan serulingnya.


Wu Shi tidak tahu bahwa alasan Qing Shan meminta pembayaran menaiki kapalnya adalah untuk memberinya ketenangan pikiran dari Iblis Hati yang kadang menyerangnya.


Dengan adanya Wu Shi, ahli yang berada di kapal adalah Qing Shan, Jin Zhu dan Wu Shi.


Qing Shan memberi tahu Jin.Zhu alasan mengapa Wu Shi ingin ikut, tetapi Jin Zhu tidak percaya sama sekali.


Tatapan Jin Zhu ke arah Qing Shan memiliki sedikit kekaguman, kekaguman itu datang karena dia berpikir kemampuan Qing Shan dalam mencuri hati Wu Shi.


Ini adalah kesalahpahaman besar yang tidak di tau oleh Qing Shan tentang pikiran Jin Zhu. Tapi Jin Zhu tidak mengatakan apa-apa lagi dan Qing Shan juga tidak mengatakan apa-apa lagi..


Perjalanan menuju perbatasan Negara Xin dianggap berjalan lancar. Kecuali para pembudidaya yang sesekali numpang naik kekapal dan turun di wilayah yang mereka tuju.


Dala perjalanan, Jin Zhu dan nona Lin Hua tiap hari bermain catur dan menanam bunga di sekitar kapal. Sedangkan Qing Shan dan Wu Shi berkultivasi di tempat berbeda.


Setiap Qing Shan mengakhiri kultivasi, dia akan berdiri di depan haluan kapal saat matahari terbenam, dan Wu Shi akan berdiri di belakang dan memainkan seruling, suara seruling itu sepertinya mampu membersihkan Hati Iblis Qing Shan.