Kaisar Dewa Iblis

Kaisar Dewa Iblis
Ch. 229 - Menyegel Ruang


Jin Zhu mengambil momen ini sebagai kesempatan untuk membebaskan dirinya dari mayat hitam itu dan berdiri di samping San Zi. Dia berharap mereka bisa memblokir serangan mayat hitam dengan bergabung bersama.


"Kita dapat memblokir seranganya bersama ..." Kata Jin Zhu dengan pelan setelah berdiri berdampingan dengan San Zi.


"Tidak ... Mari kita tunggu penyelamatan dari Qing Shan," kata San Zi dengan sedikit rasa percaya diri.


Qing Shan telah berjanji padanya bahwa dia akan datang untuk menyelamatkan mereka. Dia memiliki sarana untuk menyelamatkan mereka meskipun dia berada ratusan kilometer jauhnya. Dengan kepribadian Qing Shan, dia tidak akan pernah membiarkan mereka mati di mulut mayat hitam ini dengan sia-sia.


Mayat hitam batuk dengan ringan, seolah dikejutkan oleh cermin hati cahaya keemasan milik Jin Zhu.


“Harta Buddha? Meskipun itu hanya kelas tinggi, mengingat kekuatannya menahan kejahatan sudah cukup untuk melukaiku sedikit... Tidak buruk. Alam Jiwa Palsu belaka yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan banyak Alam Jiwa biasa di luar sana... Tapi kau masih akan mati ditanganku! Tidak ada yang bisa menyelamatkanmu! Amu akan menunjukkan kepada kalian teknikku yang sebenarnya sehingga kalian akan tahu apa yang disebut Pasukan Mayat Penghancur!"


Mayat hitam itu menjilat bibirnya dan menepuk tas ruang hitamnya. Kemudian, Mayat Hidup Alam Roh Harmonis yang tak terhitung jumlahnya dan bahkan qi mayat Alam Emas muncul dari pasukan itu, menutupi langit!


Raungan aneh dan ratapan yang menyakitkan datang dari tas ruang hitam itu yang segera membuat wajah Jin Zhu menjadi pusat pasi dan bertanya.


"Berapa banyak mayat yang ada di tas ruan hitam di pinggang mayat hitam ini? Kalau aku perkirakan ada sepuluh ribu mayat. Kebencian mayat yang berasal dari tas ruang hitam itu saja bahkan tidak tertahankan lagi.!"


“San Zi, mari kita cepat pergi, kita tidak bisa melawan iblis ini… Mengingat situasi kita, yang bisa kita lakukan hanyalah kembali ke Kota Dewa Iblis, lalu melarikan diri dari Negara Xin dengan Qing Shan dan yang lainnya pada malam hari dan mencari perlindungan di tempat lain. bahkan Sekte Awan Biru itu tidak akan dapat ikut campur dalam masalah ini... Kita akan menyerahkan masalah ke Istana Surgawi Dunia Tropis kita untuk ditangani, meskipun aku ingin tahu apakah Istana Surgawi Dunia kita akan memperhatikan Negara Xin kita yang berperingkat rendah…” Ucap Jin Zhu sambil menghela nafas dengan sedih. 


Semua niat bertempur di hatinya telah hilang. Dia bukan tandingan mayat hitam itu. Dia mungkin bahkan tidak cocok untuk Zu Yi itu. Menambahkan mayat hitam itu memiliki pasukan mayat hidup yang tak terhitung jumlahnya, bagaimana dia bisa bertarung dalam pertempuran ini? Dia tidak akan memiliki kesempatan, bahkan jika dia telah menembus ke ranah Alam Jiwa Sejati.


“Tunggu sebentar lagi. Qing Shan mungkin punya jalan keluar dari masalah yang ada di didepan kta ini…” Jawab San Zi dengan keras kepala. Dia sangat percaya bahwa Qing Shan tidak akan pernah menipunya. Tidak ada yang bisa mengubah pikirannya begitu dia memutuskan untuk percaya pada sesuatu.


"Ini ... San Zi, jangan tersinggung, hubungan antara kau dan Qing Shan masih dangkal. Orang tua ini tidak bisa begitu saja melihatmu mati di sini. Jika kau menolak untuk pergi, orang tua ini akan memukul kepalamu dan membawamu kembali dengan selamat ke Kota Dewa Iblis!" Ucap Jin Zhu menghela nafas lagi. Sepertinya dia tidak punya pilihan, selain mrmukul San Zi dan membawanya kembali dengan paksa.


Ini mungkin tampak seperti tindakan sembrono, tetapi dia tidak bisa membiarkan dirinya menyaksikan San Zi mati di sini.


Begitu San Zi mendengar kata-kata Jin Zhu dia sedikit tertekan.


Gagasan Jin Zhu terlalu bagus untuk menjadi kenyataan karena kata-katanya telah membangkitkan tawa mayat hitam itu dari jauh.


Qi mayat yang tersisa berguling di langit dalam jarak seratus meter diikuti oleh cakar raksasa.


Di mata mayat hitam ini, dia sudah bisa membayangkan pemandangan kedua orang ini akan sekarat. Setelah mengubah mereka berdua menjadi mayat hidup, dia akan menyimpan jejak kesadaran mereka kedalam dalam tubuhnya.


Hanya saja ketika kedua cakarnya melesat setengah, itu dihentikan dengan keras oleh cahaya yang keluar yang melesat ke tanah. Untuk pertama kalinya, dia menunjukkan tatapan mengerikan dan menarik diri tanpa ragu-ragu. Yang mengejutkan, dia juga menemukan bahwa dia tidak dapat melakukan gerakan instan lagi! Tubuhnya serang telaj dikunci oleh beberapa teknik lain.


Pedang yang menutupi langit telah menyegel ruang yang luas. Ada empat bayangan pedang besar, tebal dan berat yang penuh dengan perubahan dia atas langit. Meskipun dipisahkan oleh lapisan Qi padat dari mayat hidup, siapa pun samar-samar bisa melihat bahwa ketajaman bayangan pedang itu tidak bisa dihentikan oleh apapun!


Setiap pedang pembunuh dewa muncul di depan mayat hitam tanpa peringatan. Terlepas dari fisiknya yang kuat, pertahanannya mudah ditembus oleh pedang itu, seperti pisau yang memotong tahu. Darah berwarna hitam menyembur keluar dari luka mayat hitam itu.


Mayat hitam itu mendengus dan telah terluka oleh pedang itu. Yang membuatnya ngeri, dia ingat bahwa ada baris kalimat dang di dapat dari warisan teknik mayat iblisnya yang menyebutkan tentang energi pedang yang menakutkan seperti ini.


“'Empat pedang jatuh ke tanah untuk menahan dan mengeksekusi. Dewa yang memberontak melawan Surga akan merasakan sakitnya sepuluh ribu pedang…' Pedang ini tidak mungkin salah. Itu adalah Pedang Pembunuh Dewa! Itu adalah pedang penghakiman yang digunakan oleh Pengadilan Surgawi Kuno! Ah!”


Rintihan dan ratapan keluar dari mulutnya tanpa henti. Saat ini, dia tidak bisa memanggil pasukan sepuluh ribu mayat hidupnya karena dia takut semuanya akan dibinasakan oleh pedang itu.


Qing Shan nyaris tidak selamat di bawah serangan pedang ini saat itu dan tidak mengherankan bahwa mayat hitam itu juga akan terluka parah oleh pedang ini.


Mayat hitam itu terlihat tidak takut terluka karena tubuhnya adalah mayat yang dapat dengan mudah diperbaiki ulang menggunakan teknik penyempurnaan mayat dan beberapa artefak lainnya. Apa yang paling tidak bisa dia terima adalah bahwa kultivadinya mulai turun ketika dia hampir menerobos Transformasi Kedua Tubuh Mayat Iblis!


WUSHHH..!!!


Tebasan pedang itu krmbali menebas ke bawah dan menghancurkan qi mayatnya… Itu adalah qi mayat yang telah dia kumpulkan selama 2000 tahun sehingga dia bisa menyelesaikan Transformasi Kedua Mayat Iblis dan menjadi abadi.


Tekanan pedang Pembunuh Dewa berangsur-angsur berkurang sedangkan niat membunuh mayat hitam yang terletak di pusat serangan pedang itu semakin kuat.


Ada jejak qi yang familier dalam aura di dalam Pedang itui yang membuatnya sangat marah! Itu adalah jejak Qi milik Qing Shan.


“Qing Shan! Orang tua ini harus mencabik-cabikmu hingga berkeping-keping!"