Dijual Suamiku Dibeli Pamanku

Dijual Suamiku Dibeli Pamanku
BAB 63. Ketoprak Pelakor | TAMAT


"Dirga Afdarianto bin Anthony Afdarianto, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan, saudari, Almaira Alshad binti Alshad Gunawan dengan Mas Kawin berupa (Dirahasiakan) dan seperangkat alat sholat dibayar Tunai!"


"Saya terima, nikah dan kawinnya, Almaira Alshad binti Alshad Gunawan dengan Mas kawin berupa (Dirahasiakan) dan seperangkat alat sholat dibayar Tunai!"


"Bagaimana, para saksi!"


"Sah!"


"Alhamdulillah!"


Semua yang ada diruangan itu menengadahkan tangan ke atas atas resminya akad nikah dari Dirga dan Alma, setelah persiapan yang begitu panjang akhirnya Alma dan Dirga sekarang sudah sah menjadi pasangan suami istri.


Pernikahan itu dihadiri oleh kerabat dekat mereka dan dilaksanakan di rumah Dirga, dikarenakan Alma sudah tidak punya keluarga lain selain Deno disini.


Dan keluarga Dirga sendiri menetap di Melbourne, Australia sehingga tidak bisa hadir dalam akad nikah Dirga.


Setelah di sahkan oleh para saksi, Alma segera mencium tangan Dirga dan Dirga mengecup keningnya, mereka saling menukar cincin.


Raut wajah bahagia tampak dari mereka, rasanya penantian setelah sekian lama selesai sudah, mereka berdua kemudian berjalan mendekati Deno dan Arlan yang juga hadir dalam pernikahan itu.


"Selamat yah! Pak Boss!" Deno memeluk Bossnya itu begitupun dengan Arlan.


"Kalian kapan nyusul?" tanya Dirga yang membuat Deno mendelik.


"Aku nikah sama Arlan?" tanya Deno. "Najis, sama-sama lanang!"


"Gak gitu Deno, maksudnya kamu sama Arlan kapan cari istri juga," ujar Dirga yang membuat Alma tertawa.


"Kirain Pak, terkejut juga kan, insha Allah deh," jawab Deno yang membuat mereka berempat disana tertawa.


"Yaudah nanti sore, datang lagi yah, kan ada rencana makan bareng sama karyawan outlite Ketoprak Selingkuh juga, sekalian kita bahas peluncuran menu baru di outlite."


Mendengar itu membuat Deno dan Arlan mengangkat jempol memberi tanda siap, Alma dan Dirga sendiri segera menyapa tamu satu persatu setelah berbincang dengan Deno dan Arlan.





"Capek! Udah jadi istri Boss masih aja disuruh gini!" Alma duduk di kursi setelah membersihkan meja bekas pelanggan.


Seperti biasa setelah urusan kantor, mereka kembali menjadi karyawan outlite Ketoprak selingkuh.


"Nih, Es Jeruk Pebinor!" Arlan meletakkan sebuah Es Jeruk di depan Alma yang sedang duduk bersama Deno.


"Astagfirullah Akhi, mau jadi Pebinor?" tanya Deno pada Arlan.


"Kalau mau sih mau, tapi saya takut dijadiin Batagor sama Pak Dirga," gurau Arlan yang membuat mereka bertiga tertawa.


Kini Karyawan Outlite utama hanya ada Deno, Alma dan Arlan dan dua orang lainnya karena karyawan sebelumnya dipindahkan di cabang lain.


"Alma!"


Alma mengangkat kepala dan menatap sosok yang memanggilnya, itu adalah Dirga, Alma langsung bangkit.


"Kenapa, Pak Boss?"


"Ke ruangan saya," jawab Dirga kemudian masuk ke ruangannya.


Alma melangkahkan kakinya menuju ruangan Dirga selaku Boss disini, sementara itu Deno dan Arlan hanya duduk sembari menunggu pembeli.


Sesampainya Alma di ruangan Dirga, dia langsung duduk dipangkuan suaminya itu.


"Kenapa?"


"Kangen, pengen romantisan sama kamu," jawab Dirga yang membuat Alma hanya tertawa kecil. "Nih lihat, ini pack buat menu baru kita."


"Ketoprak Pelakor, hahaha aku kadang lucu loh Mas inget ini, kan aku pelakor."


"Tapi kamu Pelakor spesial sayang, kamu adalah Pelakor paling direstui," jawab Dirga mengusap kepala Alma.


"Aku gatau rasanya kenapa jadi begini, aku dijual sama suami aku terus dibeli buat jadi istri kedua dan ternyata aku terjebak jadi seorang Pelakor, tapi dibalik semua itu, aku selalu bersyukur, karena aku nemuin cinta sejatiku, yaitu Mas Dirga."


"Sayapun sama, Alma," jawab Dirga.


"I love you!"


"I love you Too Alma, dan sampai kapanpun akan tetap begitu!"


Alma tersenyum lepas, akhirnya kisah dari semua yang dia alami benar-benar selesai dan mungkin sampai sini saja yang dia ingin sampaikan karena Alma sudah menemukan tempat untuk pulang.





TAMAT


Assalamualaikum


Akhirnya beneran Tamat!


Terimakasih sudah mendukung Author, tanpa kalian Author gak bakal bisa sampai di titik ini, buat yang mau baca karya lain Author silakan mampir di ISTRIKU (BUKAN) WANITA MALAM.