System Kekayaan Super Box

System Kekayaan Super Box
BAB 70


Saat itu itu pula ada petugas yang berpura-pura memakai seragam guru mendatangi sebuah kasino yang biasanya mereka datangi untuk membuat rencana.


Guru itu datang ke kasino dan masuk ke dalam.


Mereka semua merasa aneh karena seorang guru masuk ke dalam kasino, biasanya guru itu berada di tempat yang bagus.


"Ada apa pak guru?" tanya salah satu dari mereka.


"Hm… ini, mobil saya dan anak-anak sekolah bocor ban, bisakah untuk membantunya?" tanya guru itu.


"Oh begitu, mari coba kami lihat," ucap salah satu pria itu.


"Iya, terdiam kasih, tapi sebelumnya apa saya bisa menumpang toilet sebentar?" tanya Guru itu.


"Oh boleh, silakan lewat sana," ucap pria itu menunjukkan arah toilet. Guru itu berjalan dan tentu saja kamera tersembunyi terpasang di kantongnya dan ia mengarahkan kamera itu ke sana kemari.


Fiqan, Stella dan yang lain bertugas membocorkan ban mobil mereka.


Beberapa orang pria datang untuk mengeceknya dan mereka pun membantu menambahkan anginnya.


Guru itu keluar dari tempat tersebut. "Terima kasih ya pak sudah membantu," ucap guru itu tersenyum ramah.


"Sama-sama," angguk guru itu.


"Lain kali jangan lewat di sini ya, berbahaya dan juga nggak ada orang di sini," pesan pria itu.


"Iya pak maaf, kami hanya ingin berwisata dengan 2 murid kami yang berprestasi ini," ucap guru itu merangkul Fiqan dan Stella, dengan terpaksa Stella tersenyum.


"Oh begitu ya, baiklah jika begitu, hati-hati di jalan," ucap pria itu.


"Iya," angguk guru itu dan mereka pergi di perjalanan mereka melihat video itu ada sebuah kamar yang hanya terbuka sedikit dan mereka pun mendapatkan informasinya.


xxx


Malam pun tiba, para petugas dan yang lain bersiap-siap dengan senjata lengkapnya, mereka pun menuju lokasinya. Sesampainya di sana mereka pun bersiap-siap untuk berperang dan mengintai para bandit itu.


"Lagi-lagi kau membawaku," keluh Fiqan.


Berhenti mengeluh," ucap Stella.


Salah satu petugas masuk ke sana dan mereka pun mulai menangkap para pelaku itu, karena jumlah mereka juga banyak, jadi mereka pun tembak-tembakan.


Akhirnya para mafia itu pun di bekuk dan di bawa ke kantor polisi dan sebagian terluka. Fiqan ikut andil juga dalam hal ini.


Ding Ding


Anda mendapatkan box coklat


Apa Anda yakin ingin membukanya?


[Ya]


[Tidak]


Fiqan menyentuh tulisan ya


Ding Ding


Selamat Anda mendapat hadiah 1.000.000.000


Hadiah Anda menjadi 2.659.800.000.


Fiqan menarik tangan Stella dan membawanya masuk ke dalam mobilnya.


"Hey, ada apa ini?" tanya Stella.


"Ikut saja denganku," ucap Fiqan yang langsung melajukan mobilnya menuju pelabuhan.


Sesampainya di sana, mereka pun turun dari mobil.


"Itu adalah kepala pesiar ku, apa kau ingin menaikinya bersama ku?" tanya Fiqan tersenyum.


"Tentu saja aku mau," jawab Stella mengangguk.


Fiqan mengulurkan tangannya, dengan malu-malu Stella meraih tangan Fiqan dan mereka pun naik ke kapal itu.


Fiqan pun masuk ke ruang kontrol dan mengaturnya agar berlayar otomatis, perlahan-lahan kapal itu pun bergerak meninggalkan dermaga.


Fiqan dan Stella berdiri di depan kapal sambil melihat pemandangan yang indah, angin bertiup sepoi-sepoi, membuat rambut Stella melambaikan, malam itu Fiqan melihat ia sangat cantik.


"Ehem… maaf jika ini mendadak, tapi maukah kau menjadi pacarku?" tanya Fiqan tiba-tiba membuat Stella tersontak.


"Aku… aku tidak tahu," jawab Stella gugup.


"Terima saja, kita akan menjalani hubungan ini dari awal dan pelan-pelan saja," ucap Fiqan.


"Aku…"


Fiqan memeluk Stella dari belakang dan menggenggam tangannya.


"Tidak perlu gugup, aku berjanji akan menjagamu di dalam hidupku, percayalah," ucap Fiqan serius.


"Baiklah, aku terima kamu," jawab Stella mengangguk.


"Terima kasih sayang," ucap Fiqan yang langsung mengendong Stella dan tertawa bahagia.


Mereka pun hidup bahagia


Tamat


Jangan lupa mampir ke karyaku yang lain ya


[System Super Kultivasi]


[System Super Kultivasi 2]


[System Next level]


[System kekuatan dan kekayaan]


[System Miliyader]


[System Level Up Super Rich]


[The Power Of The System]


Follow Ig: Erna Less22


FB: Erna Liasman