System Kekayaan Super Box

System Kekayaan Super Box
BAB 23


"Ayo ikut aku sekarang," ajak Fiqan buru-buru.


"Kemana?" tanya Zacky yang baru saja mau duduk.


"Ayo ke bar," jawab Fiqan.


"Hey! Tadi dosen menyuruhmu istirahat bukan? Dan kau malah mengajak ku ke bar, kau bener-benar ya, kalo gitu ayo gaskan," ucap Zacky senang.


"Ayolah, kita ke sana bukan untuk bersenang-senang, tapi menyelamatkan sesorang," jawab Fiqan.


"Ha? Dari mana kamu tau?" tanya Zacky mengangkat alisnya.


"Eh… Hm? Oh itu adalah Fillingku, biasanya fillingku selalu benar," ucap Fiqan ngasal sambil memutarkan bola matanya.


"Oh benarkah?" tanya Zacky curiga.


"Eh ayo cepat, sebelum dia benar-benar tak bisa di selamatkan," ucap Fiqan menarik tangan Zacky.


Mereka pun masuk dalam mobil dan Fiqan menginjak pedal gas mobilnya dan menuju bar.


"Fiqan, emang bar pagi buka ya?" tanya Zacky.


"Ku rasa bar ini buka 24 jam," jawab Fiqan.


"Mungkin, oh iya nanti pas pulang kita mampir ke toko kaca mata, tadi lupa," ucap Zacky.


"Iya, kamulah ingatinnya, aku mana ingat," ucap Fiqan.


"Oke," anggul Zacky.


Perjalanan menghabiska beberapa menit dan mereka pun sampai di tempat tersebut.


"Ayo masuk," ajak Fiqan.


Mereka pun masuk ke dalam dan di sana sangat sepi.


"Aku rasa di sini pasti ada ruang VIP-nya, ayo kita pesan," ucap Fiqan.


Mereka menuju meja tempat penyewaan ruangan.


"Pak saya mau pesan ruang VIP berapa perjamnya?" tanya Fiqan.


"Baik Tuan, tunggu sebentar ya, hm 1 jam 700.000 Anda ingin berapa jam?" tanya pegawai itu.


"Aku mau 5 jam," ucap Fiqan.


"Baik Tuan, 5 jam berarti 3.500.000," ucap pegawai itu mengambil kartu untuk membuka kunci pintu.


Fiqan mengeluarkan ponselnya, lalu membayar lewat scan.


Ding dong


Uang Anda di kurang 3.500.000


Sisa uang Anda 106.570.000.


"Sudah di bayar," ucap Fiqan memperlihatkan layar ponselnya.


"Baik Tuan, ini kartunya," ucap karyawan itu memberikan kartu tersebut.


Karyawan pun mengantar Fiqan dan Zacky ke ruangannya.


"Ini ruangan Anda Tuan, silakqn masuk, jika Anda ingin memesan makanan dan minuman, Anda tinggal tekan saja tombol warna merah di dekat kursi itu," ucap pegawai tersebut.


"Baiklah, terima kasih," ucap Fiqan. Fiqan dan Zacky pun masuk ke dalam ruangan tersebut dan pegawai itu pun pergi kembali ke tempatnya.


"Kamu tunggi di sini," ucap Fiqan membuka pintu sedikit dan menongolkan kepalanya melihat sekitar.


Fiqan melihat seorang gadis seksi sedang mengantarkan minuman di sebuah ruangan.


"Apa gadis itu?" tanya Fiqan. Fiqan pun memutuskan untuk keluar dan mengikuti gadis tersebut.


Gadis itu masuk ke ruang VIP tersebut dan tiba-tiba pintu pun langsung terkunci rapat.


Fiqan berdiri di depan pintu tersebut dan menempelkan telingannya.


"Ngapain?" tanya Zacky.


"Sssttt!" ucap Fiqan meletakkan ujung jari telunjuknya di bibirnya.


"Aaaaaaaa… lepaskan!" terdengar suara yang sangat sayup, ruangan tersebut mengunakan peredam suara, sehingga jika hanyaborang lewat saja itu tidak kedengaran.


Fiqan dengar suara teriakan tersebut karena ia benar-benar mendengarnya dengan teliti.


Fiqan pun menendang pintu tersebut, namun pintu itu tak bergeming.


"Baiklah, gunakan kekuatan penuh," ucap Fiqan mengumpulkan kekuatan di kakinya lalu menendang pintu tersebut hingga pintu itu jebol.


Terlihat wanita itu di keroyok oleh 3 orang pria dengan baju yang di robek oleh para pria hidung belang itu.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih