System Kekayaan Super Box

System Kekayaan Super Box
BAB 69


Pembagian materi pun berlangsung, Fiqan dan yang lain juga mengikutinya, namun tetap saja ada mahasiswa yang tidur.


Pembagian materi selesai, para mahasiswa pun pulang.


"Ya udah, aku pulang dulu ya," ucap Zacky.


"Baiklah," angguk Fiqan.


Triring


Triring


Triring


"Halo," jawab Fiqan.


"Apa kau punya waktu hari ini?" tanya Stella.


"Ada apa?" tanya Fiqan.


"Para polisi sudah menemukan lokasinya, kamu harus ikut bersama ku," ucap Stella.


"Kenapa aku harus ikut dalam pengejaran itu? Lebih baik aku tidur di rumah," ucap Fiqan.


"Kamu ya bener-bener, ayo ikut cepat," paksa Stella.


"Huh menyebalkan sekali kamu, baiklah aku akan ke sana sekarang," ucap Fiqan mengalah.


Fiqan masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya di jalanan.


Triring


Triring


Triring


Ponsel milik Fiqan berbunyi lagi dan menelpon adalah Stella lagi.


"Ada apa lagi? Kangen denganku?" tanya Fiqan.


"Kamu sangat PD ya, kami sudah duluan meluncur kamu cepat menyusul, kami sekarang sudah di kilo meter 7 dan terus mengikuti jalan raya ini, kamu cepatlah menyusul," ucap Stella.


"Baiklah, kalian menggunakan mobil apa? Tidak mungkin mobil polisikan?" tanya Fiqan.


"Tentu saja tidak, kami menggunakan mobil Sport plat 4453," jawab Stella.


"Oke baiklah jika begitu," angguk Fiqan.


"Tunggu dulu, sebelum kau ke sini kau harus memakai seragam SMA," ucap Stella.


"Kenapa? Aku kan anak kuliahan, kenapa harus memakai seragam SMA?" tanya Fiqan tak terima.


"Ayolah, ini sangat penting, kau pokonya harus memakai seragam SMA, jangan tanya alasannya," ucap Stella.


"Baiklah, baiklah, tunggu penjelasan darimu beberapa tahun kemudian baru tahu jawabannya," jawab Fiqan.


"Bagus kalau kau mengerti, oke aku duluan," ucap Stella memutuskan Panggilannya.


Fiqan pun pergi ke toko seragam sekolah.


"Pak aku mau seragam SMA ukuran ku ada?" tanya Fiqan.


"Yang ini mungkin, soalnya ini ukuran besar," ucap Pemilik toko.


"Ya udah deh pak ini aja, lagian cuma di pake satu hari aja," ucap Fiqan mengambil uang di dompetnya.


"Berapa pak?" tanya Fiqan.


"200 ribu," jawab penjual itu. Fiqan pun memberikan uang itu kepada Pemilik toko.


"Terima kasih," ucap pemilik toko menerima uangnya.


"Sama-sama," angguk Fiqan membawa baju seragam itu ke mobilnya.


Ding Ding


Hadiah Anda di kurang 200.000


Sisa hadiah Anda 1.659.800.000.


Fiqan memakai baju itu di dalam mobilnya. "Haish… capek-capek kuliah eh malah balik lagi jadi SMA," ucap Fiqan tertawa yang tidak enak di dengar.


Setelah selesai, Fiqan pun melajukan mobilnya sesuai titik lokasi yang di berikan oleh Stella.


Ding Ding


Anda mendapatkan sebuah Box coklat


Apa Anda yakin ingin membukanya?


[Ya]


[Tidak]


Fiqan menyentuh tulisan ya


Ding Ding


Misi baru


Bunuh para mafia


Status misi sedang berlangsung


"Entah berapa banyak yang aku hadapi nanti, biasanya mafia pasti sangat banyak bawahannya," ucap Fiqan.


Mobil itu terus melaju dan sampai akhirnya mereka pun sampai tempat yang di tuju.


Mobil Fiqan pun tak lama kemudian sampai di dekat mobil Stella.


Mereka semua keluar dari mobilnya, Stella langsung menghampiri Fiqan. Fiqan berusaha menahan tawanya karena Stella juga memakai seragam sekolah SMA dan petugas yang lain memakai seragam guru.


"Hari ini kita semua menyamar, berpura-pura bocor ban saat hendak berwisata," ucap Stella.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih